Langsung ke konten
Lifestyle

Pasar Cidu, Surga Jajanan Kaki Lima di Tengah Kota Makassar

Pasar Cidu di Jalan Tinumbu Makassar dikenal sebagai kawasan jajanan kaki lima dengan sejarah panjang dan beragam pilihan kuliner.

Nofisari Diperbarui
Ilustrasi Pasar Cidu (Dok: Int)
Ilustrasi Pasar Cidu (Dok: Int)

KabarMakassar.com - Bagi pencinta jajanan kaki lima, Pasar Cidu di Jalan Tinumbu, Makassar, bisa menjadi salah satu pilihan untuk berburu kuliner dengan beragam pilihan.

Pasar ini telah berdiri sejak 1950-an. Pada awalnya, kawasan tersebut dikenal sebagai tempat penjualan ikan dan sayur. Nama “Cidu” sendiri berarti runcing dalam bahasa Makassar, merujuk pada bentuk lahan pasar yang menyerupai segitiga.

Seiring waktu, kawasan Pasar Cidu juga berkembang menjadi salah satu pusat jajanan kaki lima. Pedagang berjejer di sepanjang jalan dan menarik pengunjung dari berbagai kalangan.

Suasana kawasan biasanya semakin ramai pada bulan Ramadan ketika masyarakat datang untuk mencari berbagai menu berbuka puasa.

Sebuah studi dari Universitas Muhammadiyah Makassar mencatat terdapat 116 pedagang kaki lima di kawasan tersebut. Pasar Cidu juga masuk dalam kajian Pemerintah Kota Makassar mengenai potensi kuliner jalanan sebagai salah satu kawasan kuliner utama di kota.

Bagi yang ingin berburu jajanan di Pasar Cidu, waktu sore dapat menjadi pilihan. Kawasan biasanya mulai ramai dan pilihan jajanan semakin beragam.

Pengunjung juga perlu memperhatikan ketersediaan lahan parkir di sekitar pasar yang terbatas. Datang lebih awal dapat menjadi pilihan agar lebih mudah mendapatkan tempat parkir.

Selain itu, membawa uang tunai juga perlu dipertimbangkan karena pedagang kaki lima di kawasan tersebut belum tentu menyediakan pembayaran secara digital. Menyiapkan uang pecahan juga dapat memudahkan transaksi, termasuk saat membayar parkir.

Dengan suasana pasar tradisional dan deretan pedagang kaki lima, Pasar Cidu menawarkan pengalaman berburu jajanan yang tidak hanya soal makanan, tetapi juga menjadi bagian dari aktivitas kuliner khas Kota Makassar.

 

Penulis: Muhammad Rizqi Korebima

Pilihan Lain

Berita Terkait

Lihat Semua