Wisata Alam Dibuka, Ini yang Perlu Diperhatikan

Obyek Wisata Apparalang Bulukumba.

KabarMakassar.com — Pemerintah Indonesia dalam hal ini Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengizinkan 29 Taman Nasional (TN), Taman Wisata Alam (TWA), dan Suaka Margasatwa (SM) untuk dibuka kembali secara bertahap. Dibukanya wisata tersebut membuat para wisatawan mulai bersiap untuk melakukan aktifitas pendakian dan berpetualang.

Meski telah resmi dibuka untuk Kawasan pariwisata alam wisatawan atau warga yang berkunjung juga harus tahu dan patuhi protokol kesehatan yang dianjukan pemerintah.

Untuk diketahui Pariwisata alam yang dibuka antara lain, kawasan wisata bahari, kawasan konservasi perairan, kawasan wisata petualangan, taman nasional, taman wisata alam, taman hutan raya, suaka margasatwa serta geopark. Kemudian juga pariwisata alam non-kawasan konservasi, antara lain kebun raya, kebun binatang, taman safari, desa wisata, dan kawasan wisata alam yang dikelola oleh masyarakat.

Dibukanya kawasan pariwisata ini dikhusukan untuk kawasan pariwisata alam yang berada di kabupaten dan kota dalam zona hijau atau zona kuning.

Dalam keterangan persnya beberapa waktu lalu, Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar mengatakan, pembukaan ini dilakukan atas pertimbangan adanya kebutuhan untuk masyarakat dapat menghirup udara segar secara langsung di alam yang tenang dan nyaman.

“Hutan bermanfaat bagi kesehatan fisik dan mental manusia (enhancing health and quality of life). Karenanya di tengah pandemi Covid-19 ini, maka salah satu pilihan untuk sehat adalah dengan melakukan kunjungan wisata ke TN, TWA, dan SM,” kata Siti dalam keterangan persnya, Kamis (25/6) lalu.

Namun bagi wisatawan yang tidak sabaran anda perlu perhatikan saat berwisata alam, antara lain:

  • Informasi wisata di daerah yang kawasan zona hijau dan zona kuning.
    Ini sangat penting untuk menjaga diri anda, jangan sampai anda tidak mengetahui informasi wilayah tersebut dan pulang dari lokasi atau wilayah zona merah. Hal itu penting diperhatikan, selain itu surat keterangan bebas virus corona juga perlu anda bawa.
  • Kalau baru sembuh dari penyakit jangan berwisata.
    Jika memaksakan diri anda untuk berwisata, untuk diperhatikan sebaiknya dirumah saja. Apalagi riwayat medis selesai karantina. Intinya sabar, dan menanti tubuh anda bugar kembali.
  • Jangan melakukan pendakian ektreme.
    Kalau pemula, sebaiknya jangan nekat. Diperlukan orang yang memiliki mental dan fisik yang kuat dalam situasi pandemi ini. Disarankan jika pendakian terlalu ektreme diurungkan niatnya saja dahulu. Jangan menjangkau medan yang terlalu sulit dan terlalu jauh dari rumah, karena otot yang telah lama tertidur perlu dibangunkan secara perlahan sehingga tak mengalami kelelahan ekstrem.
  • Wajib bawa masker, dan sesering mungkin cuci tangan.
    Secara tidak sadar, atau iseng menyentuh permukaan yang tidak perlu. Hati-hati dalam memegang sesuatu. Untuk itu wajib bermasker dan serajin mungkin cuci tangan.
  • Bawa bekal dari rumah.
    Sebaiknya bawa bekal dari rumah, jangan jajan diluar, kebersihan dan sterilisasi belum menjamin kesehatan anda di situasi seperti ini.

Selamat berwisata alam dan jaga kesehatan.

Reporter :

Editor :

Redaksi

Fritz V Wongkar

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI