Waspadai Infeksi Cacing Pita, Dapat Menimbulkan Kematian

Ilustrasi

Kabar Makassar —– Waspada terhadap cacing pita yang biasanya terkandung pada makanan mentah atau air yang mengandung larva atau telur cacing pita menjadi penyebab terjadinya infeksi cacing pita.

Kebanyakan kasus, cacing pita terjadi tanpa disadari hingga ukuran cacing menjadi besar yang mengakibatkan banyak penyakit bahkan kematian.

Seperti yang dilansir dari alodokter.com, Telur cacing pita yang masuk ke dalam sistem pencernaan dapat menetas sehingga menyebabkan infeksi usus. Dan jika telur pita berhasil keluar dari saluran pencernaan, dapat memasuki jaringan tubuh atau organ lain sehingga menyebabkan infeksi yang bersifat invasif.

Gejala terserang cacing pita
Infeksi usus akibat cacing pita pada umumnya tergolong ringan. Tanpa disadari, cacing pita bermigrasi keluar dari saluran pencernaan dan akan memicu terjadinya komplikasi yang membahayakan.

Baca juga :   Aksi Kamisan, Lutfiana Ajak Ramaikan Taman Macan

Umumnya, orang yang terkena infeksi usus cacing pita tidak merasakan gejala apapun. Namun, jika sudah semakin parah akan merasakan gejala seperti mual, sakit perut, lemah, kehilangan nafsu makan, diare, turun berat badan dan menurunnya kemampuan tubuh menyerap nutrisi makanan. Hal ini dikarenakan cacing pita menempel pada dinding usus dan memproduksi telur.

Gejala infeksi invasif akibat cacing pita memiliki kemungkinan menyebabkan kerusakan organ dan jaringan. Gejala yang ditimbulkan seperti demam, timbulnya benjolan atau kista, reaksi alergi, infeksi bakteri, hingga gejala gangguan syaraf seperti kejang.

Cara mengatasi
Untuk mencegah pertumbuhan cacing pita, biasanya dengan mengonsumsi obat oral.Obat ini akan membasmi cacing pita dan akan dikeluarkan bersama dengan tinja. Jika cacing pita tergolong besar, kemungkinan penderita mengalami kram perut saat proses tersebut. Dokter akan mengecek ulang tinja sekitar tiga bulan setelah pengecekan pertama, yaitu saat pengobatan selesai. Salah satu jenis obat cacing yang banyak digunakan untuk cacing pita adalah praziquantel.

Baca juga :   Fungsi Garam Laut Mengatasi Masalah Rambut

Selain itu, ada pula obat lain yang dapat digunakan membasmi cacing pita yaitu albendazole dan nitazoxanide. Obat mana yang akan diberikan, tergantung dari jenis cacing pita dan lokasi terjadinya infeksi.

Tidak hanya itu, dengan menjaga kebersihan sebelum memasak dan makan seperti mencuci tangan dengan air dan sabun dapat membantu mengurangi resiko infeksi cacing pita. Pilihlah daging dan ikan yang segar, lalu masak hingga betul-betul matang dan diamkan beberap menit sebelum memakannya.

Baca juga :   Google Mengetes Fitur Playback Youtube

Cuci dengan bersih sayur dan buah sebelum diproses dan dikonsumsi. Jika binatang peliharaan menderita infeksi cacing pita, pastikan diobati dengan baik. Hindari kontak langsung sedapat mungkin selama pengobatan.

Selain itu, jika mengalami gejala yang telah disebutkan, segera lakukan pemeriksaan dini ke dokter. Ini dikarenakan infeksi cacing pita tidak menimbulkan gejala yang disadari.

Penulis : Marwah