Waspada Peredaran Pil PCC Ilegal

Kabar Makassar— Pil PCC atau Paracetamol Caffeine Carisoprodol juga ditemukan di Makassar Sulawesi Selatan. 29 ribu pil PCC ilegal ini ditemukan dalam sidak Badan Pengawas Obat dan Makanan atau BPOM Sulsel Jumat 15 September 2017.

Ironisnya obat yang ijin edarnya sudah dicabut sejak 2013 lalu ini, justru didapatkan dari salah satu Pedagang Besar Farmasi atau PBF resmi yakni PT. SS di Jalan Korban 40 Ribu Jiwa Makassar.

Ketika ditemukan ribuan Pil PCC ini sudah dikemas dan siap didistribusikan ke Wilayah Timur Indonesia meliputi Papua, Sulawesi Barat dan Sulawesi Tenggara. Adapun Pil PCC yang ini didapatkan berasal dari salah satu pasar yang berada di Jakarta dan merupakan pusat penjualan obat obatan dan alat kesehatan.

Terkait penemuan ribuan butir PCC ini di salah satu PBF resmi di Makassar, pihak BPOM Sulsel akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan mengingat BPOM tidak memiliki kewenangan mencabut ijin lantaran ijin dari PBF resmi merupakan wewenang Kementerian Kesehatan. Adapun pemilik atau penanggung jawab akan dipanggil pihak BPOM Sulsel dalam waktu dekat.

Baca juga :   Kandungan Detonator Berbahaya, Ini Penjelasan Kabid Humas Polda Sulsel

Pemilik atau penanggung jawab dari PBF terancam undang undang nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara dan denda 1,5 Miliar rupiah. Selain itu pemilik juga diancam dengan Undang Undang Perlindungan konsumen.

“Kami dari BPOM rutin melakukan pengawasan, dan tidak lazim PBF resmi mendistribusikan obal ilegal karena ada apoteker penanggung jawab, tapi kami tida percaya begitu saja. Setelah berhari-hari kami lakukan penyusuran, dan ada kasus di Kendari BPOM Pusat meminta pengawasan ditingkatkan. Awalnya ada info masyarakat kemudian kami pelajari. Ada 5 PBF yang diincar. Disayangkan jika lazimnya obat ilegal ditemukan di tempat tidak resmi, ini malah di tempat resmi,,” Kata Kepala BPOM Sulsel Muhammad Guntur, Sabtu 16 September 2017.

Baca juga :   Berita Foto: Demo Angkutan Konvensional Diwarnai Kekerasan

Saat ini ribuan butir pil PCC tersebut diamankan di BPOM Sulsel Jalan Baji Minasa No.2, Tamarunang, Kecamatan Mariso, Kota Makassar, Sulawesi Selatan sebagai barang bukti. Obat PCC sendiri dikategorikan obat berbahaya bahkan membuat penggunanya mengalami halusinasi.

BPOM Sulawesi Selatan kini gencar melakukan pengawasan rutin ke sejumlah tempat pasca meninggalnya tiga orang dan puluhan lainnya kritis setelah mengkomsumsi Pil PCC di Kendari Sulawesi Tenggara.

Ditemukannya Pil PCC di Makassar membuat sebagian warga cemas. Seperti yang disampaikan Rahayu 34 tahun warga Jalan Tupai Kecamatan Mamajang Makassar Sulawesi Selatan. Ibu satu anak ini mengaku semakin giat mengingatkan anaknya yang berusia tujuh tahun agar tidak menerima pemberian orang yang tidak dikenal.

Baca juga :   Polisi Pelajari Adanya Praktek "Mix" Beras Raskin Di Gudang Bulog Selayar

“Saya sudah bilang ke anak saya, jangan terima kalau ada orang kasi apa-apa, apalagi kalau orang yang tidak dikenal,” Kata Rahayu.

 

Foto : Kepala BPOM Sulsel Muhammad Guntur (kanan) memperlihatkan ribuan Pil PCC ilegal yang diamankan di Kantor BPOM Sulsel Jalan Baji Minasa No.2, Tamarunang, Kecamatan Mariso, Kota Makassar, Sulawesi Selatan Sabtu 16 September 2017 (Baba Duppa).

[divider sc_id=”sc987564804803″]divider-3[/divider]

[team layout=”4″ staff=”487″ sc_id=”sc737620126488″]