Warga Pinrang Berstatus PDP Meninggal di RSUAM Parepare

Ilustrasi - INT

KabarMakassar.com — Seorang warga Kabupaten Pinrang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) virus Corona (Covid-19) yang dirawat di RSUD Andi Makkasau (RSUAM), Kota Parepare, meninggal dunia, Rabu (29/4).

“Iya, ada pasien (warga Pinrang) yang meninggal di RSUAM Parepare. Dia rapid test positif (reaktif), maka statusnya PDP. Sudah diambil swab-nya sebelum meninggal untuk dites apakah negatif atau positif Covid-19,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang, Dyah Puspita Dewi, kepada KabarMakassar.com.

Menurut Dewi, pasien berjenis kelamin perempuan berusia 53 tahun itu memang ber-KTP Pinrang, namun sejak 4 bulan yang lalu, yang bersangkutan tinggal di rumah anaknya di Asrama Tentara Parepare.

“Dia dilarikan di RSUAM karena sesak nafas dan dirawat pada pukul 06.30 Wita. Kemudian, pasien tersebut dinyatakan meninggal pada pukul 09.35 Wita. Pasien ini pernah berobat di RS Wahiddin bulan lalu, dan ada riwayat penyakit lain,” terang Dewi.

Karena berstatus PDP, lanjut Dewi, maka proses pemakaman pasien tersebut menggunakan protap Covid-19. Jenazahnya dimakamkan di TPU Bilalange, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare.

Dewi menambahkan, sejauh ini jumlah kumulatif warga Kabupaten Pinrang yang terkonfirmasi positif terinfeksi Covid-19 di Pinrang masih sebanyak 5 orang. Satu diantaranya sudah dinyatakan sembuh, sementara empat lainya sementara dirawat.

“5 positif Covid-19. 1 sembuh, yang lainya masih dirawat. Keempanya sudah diambil swab-nya dan dibawa ke Makassar, tinggal tunggu hasilnya,” tutup Dewi.

Reporter :

Editor :

Rudi Hartono

Firdaus

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI