Warga Lorong Bungung Lompoa Antang Lakukan Lokal Lockdown

Pembatasan akses masuk dan keluar (local lockdown) yang dilakukan warga di Lorong Bungung Lompoa, RT 3 RW 5 Kelurahan Antang, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Senin (30/3). (Foto: Istimewa)

KabarMakassar.com — Foto penutupan atau pembatasan akses masuk dan keluar (local lockdown) yang dilakukan warga di Lorong Bungung Lompoa, RT 3 RW 5 Kelurahan Antang, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, viral di media sosial dan sejumlah whatsapp grup.

Salah seorang warga yang tinggal di Lorong Bungung Lompoa, Syarif yang dihubungi mengaku penutupan tersebut dilakukan atas inisiatif warga setempat, dengan tujuan untuk mencegah penularan Virus Corona (Covid-19).

“Ini bentuk antisipasi warga disini untuk mencegah adanya orang dari luar yang masuk dan bisa menularkankan virus Covid-19 ke warga di Lorong Bungung Lompoa ini. Apalagi disini memang belum ada penyemprotan disinfektan,” kata Syarif, Senin (30/3).

Terpisah, Lurah Antang, Amanda Syahwaldi yang dikonfirmasi terakit local lockdown yang dilakukan warga Lorong Bungung Lompoa, mengaku sudah menerima laporan terkait hal tersebut.

“Itu inisiatif warga disitu, dan ada ji laporannya (ke pihak kelurahan). Warga disitu cuma melarang orang dari luar masuk ke kos-kosan yang ada di dalam situ. Disana kan banyak kos-kosan. Hanya warga dari luar ji yang memang dilarang masuk,” kata Amanda.

Perihal penyemprotan disinfektan yang menurut warga tidak penah dilakukan di Lorong Bungong Lompoa, Amanda mengatakan, pihaknya memang tak memiliki anggaran untuk itu.

“Penyemprotan disinfektan itu warga secara mandiri yang lakukan. Tidak ada angarannya pemerintah, apalagi kelurahan. Ada bantuan dari parpol, anggota dewan, calon walikota, kita terima semua. Namanya kondisi begini, kita tidak pilih-pilih mi. Yang jelas ada membantu, kita terima,” ujarnya.

Olehnya itu, Amanda juga mengimbau warga di wilayah Kelurahan Antang agar mematuhi imbauan pemerintah untuk tidak mengurangi aktivitas di luar rumah.

“Kalau tidak ada kepentingan yang urgen di luar, lebih baik tinggal di rumah. Karena jangan sampai ketika keluar rumah, saat pulang membawa virus yang bisa menular ke anggota keluarga yang lain. Kami juga berharap warga menerapkan pola hidup bersih dan sehat supaya terhindar dari penularan penyakit,” pungkasnya.

Reporter :

Editor :

Firdaus

-

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI