Warga Desa Lembang Mate’ne Diduga Tenggelam di Perairan Kalao Toa Selayar

Ilustrasi (pixabay)

KabarMakassar.com — Upaya pencarian dan penyisiran hilangnya Muh Ali (22 tahun) warga Desa Lembang Mate’ne, Kecamatan Pasilambena, Kabupaten Selayar, telah memasuki hari kedua.

Tiga personil Pos Ramil Pasilambena yakni Sertu Amiruddin, Serda Abd. Azis dan Serda Sudirman, diterjunkan ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan upaya penyisiran dan pencarian terhadap korban.

Kegiatan itu dipimpin langsung oleh Dan Pos Pasilambena, Sertu Amiruddin bekerjasama dengan anggota Pos Pol Pasilambena, IPDA. Abd. Malik.

Terkait hal itu, Sertu Amiruddin mengatakan pencarian terhadap korban juga melibatkan tujuh puluh orang warga masyarakat setempat, delapan unit perahu jolor, dan dua unit compressor yang digunakan dalam giat penyelaman ke dasar laut.

“Korban Muh. Ali berangkat dari Pulau Kayuadi, Kecamatan Takabonerate dengan menumpangi perahu bernama KM. Halena yang dinakhodai oleh Caang,” kata Sertu Amiruddin, Kamis (21/5).

Akan tetapi, kata dia, setibanya di Perairan Kalao toa, perahu yang ditumpangi korban tidak bisa langsung merapat ke bibir dermaga karena terkendala oleh faktor air laut yang sedang surut.

“Korban yang merasa gerah dan tidak sabar, lalu membuka pakaian dan menyimpan ponselnya tanpa sepengetahuan anak buah kapal serta teman-temannya yang lain dan menceburkan diri ke laut,” jelasnya.

Ia menambahkan korban baru diketahui hilang pada hari Rabu (20/5) sekitar pukul 13. 00 Wita. Alasannya, korban yang tidak kunjung tiba di rumah. Setelah mendapat, laporan pencarian dilakukan hingga pukul 24.00.

“Pencarian dilakukan sampai pukul 16.00 hari ini tapi tidak kunjung membuahkan hasil dan sama sekali belum ada tanda-tanda korban akan ditemukan. Upaya pencarian akan kembali dilanjutkan hingga Jum’at, besok,” pungkasnya.

Reporter :

Editor :

Zultamzil

Sofyan Basri

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI