Walikota Danny: Sombere, Kultur Lokal Yang Menguatkan Smart City

Kabar Makassar — Walikota Makassar Danny Pomanto menjadi Keynote Speaker pada Kuliah Umum “Smart City” di Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.

Dalam paparannya, Walikota Danny memberikan penjelasan tentang konsep Smart City yang dimiliki oleh Kota Makassar yang penuh dengan penguatan karakter Sombere..

“Dalam memaknai sombere, great humble, great brotherhood dan great hospitality belum cukup untuk menggambarkan budaya sombere yang kita miliki” tegas Walikota berlatar arsitek ini..

Aplikasi berbasis inovasi dan solusi yang dimiliki oleh seluruh Perangkat SKPD Kota Makassar menjadikan Makassar memiliki 100 inovasi yang menjadikan Makassar Dua Kali Tambah Baik.

Kota Makassar dinobatkan sebagai salah satu kota peraih Smart City Award 2017. Kabar baik ini di umumkan pada acara malam penghargaan Gerakan Menuju 100 Smart City 2017 oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia di Hotel Santika Premiere Jakarta, beberapa waktu yang lalu.

Baca juga :   Bertandang ke DPRD Sulsel, Panitia FKP Temui Cicu

Smart City Award 2017

Menteri Kominfo RI, Rudiantara saat membuka seminar dan malam penghargaan Gerakan menuju 100 Smart City 2017 mengatakan smart city bukan tentang kemampuan membeli perangkat tekhnologi canggih, tapi bagaimana sebuah kota mampu merubah cara berpikir dan juga cara melayani masyarakat.

Sejumlah kota telah berhasil melakukannya, termasuk kota Makassar dalam melakukan inovasi di sejumlah layanan publiknya. “Contohnya layanan kesehatan, Makassar berhasil menciptakan pelayanan yang jauh lebih mudah diakses oleh warganya” ujar Rudiantara.

Baca juga :   APBD Pokok 2018 Kota Makassar Ditetapkan Hari Ini

Hal senada juga disampaikan oleh Rektor Perbanas Institute, Prof. Dr. Ir. Marsudi Wahyu Kisworo. “Kota Makassar berhasil membangun smart city tanpa menjadikan manusianya sebagai mesin. Ada pondasi kultur yang kuat dan berhasil ditanamkan disetiap inovasi yang dilakukan, yakni Sombere. Ini tentu keberhasilan walikota nya dalam mengkolaborasi dua unsur penting ini, Sombere’ dan Smart City” ujar Marsudi yang juga merupakan pendamping kota Makassar dalam menyusun masterplan smart city kota Makassar.

Sebelumnya, lewat kerjasama Kementerian Kominfo RI dan Pemkot Makassar melalui Dinas Kominfo Makassar telah melakukan rangkaian bimbingan teknis penyusunan master plan smart city kota Makassar yang melibatkan hampir seluruh stakeholder, baik itu dewan smart city kota Makassar, tim tekhnis pelaksana smart city kota Makassar serta organisasi perangkat daerah se kota Makassar.

Baca juga :   Berita Foto : Suardi Saleh Dilantik Jadi Bupati Barru

Selain Makassar, sejumlah kabupaten kota yang mendapat penghargaan serupa yakni, Kabupaten Banyuwangi, kota Tomohon, kabupaten Lombok timur, kota Sukabumi, kabupaten Badung, kota Samarinda, kota Bandung, kota Semarang, Tangerang, Sleman, Bekasi, Bogor, Cirebon, Pelalawan, Banyuasin, Bojonegoro, Gresik, Sidoarjo, Tangerang Selatan, Mimika, Kutai Kartanegara,Siak, serta Jambi.