News

Wajah Rupiah dari Masa ke Masa

Wajah Rupiah dari Masa ke Masa

Kabar Makassar-- Pada akhir tahun 2016 lalu, Pemerintah melalui Bank Indonesia resmi mengeluarkan sebelas design terbatu untuk seri rupiah emisi tahun 2016.

Seri uang rupiah Tahun Emisi (TE) 2016 ini terdiri dari tujuh uang kertas dan empat uang logam.

Tapi tahukah Anda bahwa rupiah Indonesia telah mengalami sebanyak 44 kali perubahan dari masa ke masa.

Berikut perubahan perubahan pada wajah rupiah mulai dari penjajagan Balanda hingga Indonesia merdeka.

1. Pada masa penajajahan Belanda, Salah satu pecahan uang yang digunakan oleh Indonesia adalah Gulden dari taghun 1821 hingga 1840.

Pada saat itu perekonomian Indonesia di masa penjajahan Belanda tidak terlepas dari Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC). Yang menyebarluaskan penggunaan mata uanag Gulden Hindia-Belanda dalam kegiatan perekonomian di Indonesia. Gulden berjaya di Indoensia untuk waktu yang relatif lama, hingga pada masa pemerintahan kolonial Jepang mata uang Belanda ini masih digunakan.

2. Pasca kemerdekaan tahun 1946 mata uang yang digunakan di Indoensia adalah ORI.

Langkah besar pemerintah dalam menorehkan sejarah uang Indoensia setelah satu tahun merdeka yaitu dengan mengatasi dilema penggunaan mata uang yang sempat ditetapkan oleh Panglima AFNEI yang menduduki Indonesia tahun 1946.

Pemerintah Indoensia menerbitkan ORI (Oeang Republik Indonesia) pada 24 Oktober 1946, saat itu pemerintah Indonesia denan tegas melarang penggunaan mata uang apapun untuk transaksi dan hanya memperbolehkan ORI.

3. Setelah ORI berakhir penggunaannya pada 1949. Mata Uang Rupiah pun resmi digunakan.

Setelah masa penggunaan ORI berakhir, selanjutnya pemerintah Indonesia memperkenalkan Rupiah sebagai mata uang resmi Indonesia. Penggunaan mata uang rupiah dicetak dan diatur penggunaannya oleh Bank Indonesia dengan kode ISO 4217 IDR.

Secara tidak formal, satu rupiah dibagi menjadi 100 sen, walaupun inflasi telah membuatnya tidak digunakan legi kecuali hanya pada pencatatan di pembukuan bank.

4. Tahun 90 an mata uang Indoensia yang paling dikenal adalah foto Orang Utan pada uang kertas 500 an.

Bentuk uang Indonesia pada tahun 90 an cukup melekat dalam ingatan hingga kini. Salah satunya adalah pecahan uang 500 rupiah dengan gambar orang utan yang merupakan golongan hewan langkah dan dilindungi.

Begitu pula dengan pecahan 100 rupiah dengan gambar perahu layar (Phinisi) yang kemudian saat ini masuk dalam kategori koin yang sulilt dicari.

5. Seri uang TE yang baru beredar saat ini tidak mengubah nominal tetapi hanya desain uangnya saja.

Uang logam yang dulunya dihiasai gambar burung garuda dan nominal pecahan kini menampilkan sosok pahlawan.

Selain untuk menunjukkan keberagaman, ini juga bertujuan untuk mengurangi peredaran uang palsu kerena didukung dengan sistem keamanan yang baik.

Dengan tampilan desain yang berbeda serta pergantian tokoh yang melambangkan kebhinekaan dan keberagaman Indonesia.

Pergantian gambar pahlawan ini juga bertujuan untuk memperkenalkan pahlawan pahlawan lain yang tidak kalah berjasanya kepada bangsa Indonesia.

Seri uang Emisi TE 2016 ini juga dilengkapi dengan rainbow feature, dari situ akan muncul bayangan nominal uang bola dilihat dari sudut pandang tertentu.

Selain itu, ada fiture UV yang menimbulkan bayangan saat dilihat dari bawah sinar matahari dan fitur blind code yang semakin dikuatkan.

Dengan demikian uang baru ini akan lebih mudah diraba sehingga mempermudah kawan kawan tunar netra.(Berbagai Sumber)

Arini Wulandari

Journalist

Aktifis mahasiswi ini mulai aktif menulis sejak 2014 lalu. Kemampuan komunikasi personalnya di ekspresikan dalam bentuk karya jurnalistik.

Redaksi

Related Articles

Close
Close

Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.

Close

Close