Wabup Bulukumba : Komeng Sudah Ditangani Tim Dokter

Tim medis RSU A. Sultan Radjab Kabupaten Bulukumba telah menangani pasien gizi buruk Komeng (17). Foto : Harlink

Kabar Makassar, Bulukumba — Wakil Bupati Bulukumba, Tommy Satria ikut prihatin terhadap kondisi yang dialami Komeng, (17) penderita gizi buruk yang kondisinya semakin memprihatinkan.

Seperti dikabarkan sebelumnya, warga Dusun Tamampalalo Desa Tamatto, Kecamatan Ujungloe Kabupaten Bulukumba ini sudah 10 tahun terbaring lemah akibat menderita gizi buruk.

Setelah mendapatkan informasi, Tommy Satria saat dikonfirmasi, Minggu 26 November 2017 mengaku pihaknya telah mendatangi kediaman komenng dan membawanya ke rumah sakit untuk dilakukan perawatan serius.

Baca juga :   Unjuk Rasa Pengungsi Rohingya

“Ini sementara ditangani di Rumah Sakit Umum A. Sulthan Daeng Radja. Begitu ada kabar tentang ada kasus gizi buruk ini Bupati dan saya langsung memerintahkan Camat Ujungloe, Kapus Palangisang, Kades Tammatto untuk merespon hal ini,” kata Tommy Satria saat dikonfirmasi awak redaksi KabarMakassar.com, Minggu 26 November 2017.

Tim medis RSU A. Sulthan Dg Radjab Bulukumba telah menangani penderita gizi buruk, Komeng (17). Foto : Harlink

Terkait kondisi anak itu , pihaknya mengatakan hal ini disebabkan karena tertutupnya keluarga Komeng sehingga tidak terpantau oleh pemerintah setempat maupun pemerintah daerah.

Baca juga :   Komeng, 10 Tahun Menderita Gizi Buruk

Bahkan, lanjutnya pendataan warga sehat oleh puskesmas pun tidak ditemukan karena petugas tidak diterima langsung oleh orang tuanya.

“Kalau dari penjelasan Kapus Palangisang disebutkan bahwa ini dikarenakan tertutupnya keluarga terkait dengan kesehatan adik komeng sehingga susah dipantau,” ujar Wabup muda ini.

“Bahkan untuk dibawa ke rumah sakit pun anggota DPRD Samsir Paro dan Lukman langsung mendatangi lokasi untuk membujuk agar dibawa ke RSUD. Dan Alhamdulillah saat ini sementara ditangani oleh tim dokter,” pungkasnya. (*/nck)

Baca juga :   Bulunangko, Kuliner Khas Toraja Berasal dari Afrika

Penulis : Suharlim Syamsuddin