Video: Ini Suasana Aksi Kamisan Makassar Ke-4

KabarMakassar.com — Kordinator Lapangan Aksi Kamisan Makassar, Humaerah dalam orasinya mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh oknum Satpol PP telah melanggar hak asasi, terlebih lagi korban adalah seorang difabel.

“Pelanggan ham bisa saja terjadi di sekitar kita meskipun tidak heboh namun kasus ini tetap harus kita perjuangkan” ungkap Humaerah.

Lanjut, dalam aksi orasinya ia mengajak semuanya untuk terus berjuang mendampingi orang-orang yang merasa telah dilanggar hak nya.

Baca juga :   HUT 348 Sulsel, Kodam Hasanuddin Juara Karnaval Kendaraan Hias

“Kita tidak berjuang sendiri, kita akan berjuang bersama untuk teman-teman kita yang di langgar haknya,” ujar relawan Komite Perlindungan Jurnalis & Kebebasan Berekspresi (KPJKB) saat menggelar Aksi Kamisan Makassar di Monumen Mandala, Kamis, 28 Desember 2017.

Orator lain Abdul Rahman selaku direktur Pergerakan difabel Indonesia untuk kesetaraan Sulsel (Perdik) menjelaskan bahwa Teman-teman difabel masih terampas haknya, bukan hanya kasus yang ada di Bone namun di makassar pun masih banyak teman-teman yang di rampas hak asasinya. Contohnya sampai saat ini banyak ruang publik yang belum ramah terhadap difabel.

Baca juga :   Potensi Kerjasama Victoria dan Makassar dalam Bidang Pariwisata

“Pemerintah saat ini masih belum bisa memenuhi hak masyarakatnya, khususnya para difabel” tegas Rahman.

Lanjut, rahman beranggapan bahwa Satpol PP itu adalah pengawal rakyat, tetapi ketika satpol PP melakukan kekerasan kepada masyarakat berarti mereka tidak layak dikatakan sebagai pengawal rakyat.

“Kami bukan anti satpol PP tetapi kami anti penindasan”tegasnya.

Terakhir dalam orasinya para orator menegaskan bahws apapun tindakan yang dilakukan oleh oknum Satpol PP yang melanggar HAM kita akan terus mengawal dan melindungi teman-teman kita yang menjadi korban. (*/Nck)

Baca juga :   Ukiran Toraja Dipersoalkan, Hotel Four Points Buat Klarifikasi

Video: Amelia Mahmud