Video: Begini Suasana Aksi Kamisan Makassar Ke-5

KabarMakassar.com — Gerakan #joinforces yang digagas Amnesty Internasional bersama Komite Perlindungan Jurnalis dan Kebebasan Berekspresi (KPJKB) kembali menggelar Aksi Kamisan Makassar Ke-5 di Monumen Mandala Jalan Jenderal Sudirman Makassar, Kamis 4 Januari 2017.

Aksi yang identik dengan atribut payung hitam itu mengangkat topik tentang 5 kasus anak yang menjadi perhatian penting dalam aksi bersama itu.

Kegiatan aksi yang dikemas dalam bentuk pembacaan puisi menghadirkan tokoh-tokoh dan aktifis yang selama ini fokus pada persoalan anak di daerah ini. Sebut saja Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Sulsel Fadiah Mahmud, Aktifis Lisan Makassar Rusdin Tompo dan sejumlah penyair dan pembaca puisi lokal berekspresi melalui karya.

Dalam kesempatan itu, sejumlah aktifis yang berkolaburasi bersama praktisi media dan pejuang pers lokal. mencoba melakukan refleksi lima kasus kekerasan anak yang terjadi di Sulsel pada tahun 2017 lalu.

1. Bayi Dibuang Di Tong Sampah Gereja

Baca juga :   Dirjen PKT Akui Lutim Sukses Kembangkan Program Transmigrasi

Malam Natal yang seharusnya dirayakan dengan penuh sukacita dan kebahagian tapi hal ini dinodai dengan penemuan mayat bayi di salah satu Gereja di Kota Makassar. Tepatnya di Gereja YHS, Jalan Gunung Latimojong, Kota Makassar 24 Desember 2017.

Kejadian ini berawal ketika ada Cleaning Service yang sedang membersihkan Gereja dan tiba-tiba menemuka mayat seorang bayi di tong sampah Toilet. Cleaning service pun lansung melaporkan kasus ini ke pihak yang berwajib.

Setelah di selidiki, pelakunya adalah ibu kandung dari anak tersebut. Hingga sekarang kasus ini masih terus ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian.

2. Anak 4 Tahun Tenggelam di Hotel Berbintang Makassar

Pada tanggal 2 Oktober, Kota Makassar kembali dikejutkan dengan kabar seorang anak yang tenggelam di kolam renang Hotel Grand Clarion, Kota Makassar.

Allea Ramadhanti adalah anak usia empat tahun warga Jalan Tinumbu Makassar, yang ditemukan tenggelam dan meninggal saat berenang di kolam renang orang dewasa Sky Garden and Pool lantai enam Hotel Clarion yang di Jalan A.P Pettarani Makassar sekitar pukul 09.50 Wita.

Baca juga :   Rakor Permendagri Mengenai Tarif Angkutan Khusus

3. Kepala Sekolah Cabuli 2 Muridnya

Awal Desember dunia pendidikan Indonesia tercoreng dengan adanya kasus seorang Kepala Sekolah SD mencabuli 2 siswinya sendiri. Kepala Sekolah tersebut berinisial SS (57).

Kasus pemerkosaan yang dilakukan SS terungkap setelah D (9), korban pemerkosaan, bercerita kepada ibunya. Demikian pula dengan korban S (9) yang memberitahukan perbuatan SS saat di sekolah. Yang lebih memiriskan Kasus pemerkosaan ini terjadi saat jam sekolah.

Saat itu 2 siswi tersebut di panggil oleh Kepala Sekolah dan masuk diruangannya. ketika itu pula Kepala sekolah tersebut melakukan tindakan tidak bermoral tersebut. Kasus ini pun masih terus ditindaklanjuti oleh pihak yang berwajib

4. Balita 3 Tahun Diperkosa di Kabupaten Gowa

Pada Mei, 2017 kekerasan anak terhadap anak kembali terjadi tepatnya di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Balita berusia 3 tahun dicabuli oleh Rustam Dg Taba (50) tetangga korban sendiri.

Baca juga :   Ini Kronologi Demo Buruh di Pelabuhan Makassar

Kasus ini sebenarnya sudah terjadi pada bulan Februari yang lalu, tapi baru terungkap ketika anak tersebut bercerita kepada orang tuanya.

5. Siswi SMP diperkosa Di Gowa

Tidak hanya balita yang diperkosa oleh orang yang tidak bermoral, anak SMP pun menjadi sasaran para pelaku. Kali ini Im (16) seorang siswi SMP di Gowa Sulawesi Selatan, Kamis malam 4 Mei 2017 melapor ke Polres Gowa usai diperkosa seorang pria yang diduga tengah mabuk. Im (16) diperkosa oleh seorang pria (NS) berusia 35 tahun. (*)

Produksi Marwah & Enggra Mamonto