Usai Lebaran, Demokrat Putuskan Cawalkot

Bendera Partai Demokrat [Seword.com]

Kabar Makassar — Selang dua minggu menggelar fit and propert test terhadap sejumlah bakal 80 calon Bupati dan Wakil Bupati dari 9 Kabupaten dan 3 Kota yang ada di Sulawesi Selatan.

Dari Makassar ada 9 orang Adi Rasyid Ali (ARA), Andre Arief Bulu, Syamsu RizaL, Mohammad Ramdhan Pomanto, Andi Rahmatika Dewi, Ikbal Jalil, Munafri, HM Yasin AR, H Nasran Mone.

Sebelumnya ada beberapa calon diatas dikabarkan akan berpaket alias jadi 02 dari petahana Mohammad Ramdhan Pomanto (DP) antara lain Nasran Mone, ARA, dan Syamsu Rizal alias Dg Ichal kader Demokrat yang notebenenya adalah pasangan DP untuk periode pertama yang masih berjalan hingga saat ini.

Baca juga :   Peresmian Rumah Pemenangan NH-Aziz

Adapun yang lainnya mencalonkan diri sebagai calon Walikota Makassar alias rival Danny. Untuk kader Demokrat sendiri selain Dg Ichal juga ada Andre Arief Bulu dan ARA ketiga kader Demokrat tersebut belum satupun mendapat rekomendasi dari DPP Demokrat.

Hal tersebut menurut ketua Bappilu DPD Demokrat Sulsel, Sellek KS Dalle pihaknya tetap mengacu pada undang-undang yang diterapkan oleh DPP.

“Untuk Makassar kita masih menunggu keputusan DPP dan namanya juga akan segera kita kirim, terkait siapa yang akan diusung nantinya keputusannya Insyah Allah setelah lebaran begitu juga calon masing-masing kabupaten lainnya,” ungkap Sellek.

Baca juga :   Magnet Partai Gerindra di Pilwalkot Makassar

Dikatakan Sellek penilaian tetap objektif dengan melihat komitmen, integritas dan kompetensi serta sejauh mana pemahamannya, namun yang lebih menjadi bahan pertimbangan bagi kami lebih kepada personal masing-masing bakal calon.

“Jangankan Makassar untuk semua kabupaten kan kita memang sudah mempersiapkan kader jadi semua berpeluang yang jelas hadir dalam fit and proper test,” imbuhnya usai menggelar jumpa pers berakhirnya fit and proper test partai besutan Susilo Bambang Yudhono tersebut.

Baca juga :   Berpeluang Rujuk, Danny Pomanto Masih Cari Deng Ical

Kendati demikian penilaian tim juri dan pengurus tetap pada kualitatif dan kuantitatif serta kemampuan dari masing-masing calon.

Makassar misalnya meskipun carut marut isu-isu politik lokal sedang merebak namun Demokrat tetap konsisten dan profesional dalam menjalankan tugasnya untuk mencari bakal calon bupati dan wakil bupati yang layak diusung.

Foto: Int.