Update Covid-19 di Sulsel 5 April: 82 Positif, 263 PDP dan 2.166 ODP

Pencegahan penyebaran Covid-19 melalui edukasi (Illustrasi/int)

KabarMakassar.com — Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sulsel, dr. Muhammad Ichsan Mustari mengumumkan adanya penambahan 2 pasien di Sulsel yang terkonfirmasi positif terinfeksi Covid-19. Sehingga total pasien positif Covid-19 di Sulsel sudah sebanyak 82 orang.

Tak hanya jumlah kasus, angka kesembuhan dan kematian pasien positif Covid-19 di Sulsel juga meningkat. Hingga Ahad (5/4) pukul 19.00 WITA, jumlah pasien yang sembuh juga bertambah 10 orang, dari sehari sebelumnya 9 orang menjadi 19 orang (17 dari RS di Kota Makassar dan 2 dari RS Andi Makkasau, Parepare). Jumlah pasien meninggal dunia juga bertambah 1 orang, sehingga totalnya sudah sebanyak 7 orang.

“Semua yang dinyatakan sembuh ini sudah diperbolehkan pulang ke rumahnya masing-masing. Tapi tetap diminta untuk melakukan isolasi mandiri selama 14 hari lagi di rumahnya,” kata Ichsan melalui video conference, Ahad (5/4) malam.

Sementara untuk jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) jumlahnya sebanyak 263 orang (229 dirawat, 21 sehat, 13 meninggal). Sedangakan Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya sebanyak 2.166 orang (1.653 proses pemantauan, 513 selesai pemantauan).

“Kalau masih ada bagian dari masyarakat yang tidak patuh untuk melakukan physical distancing dan lain sebagainya seperti apa yang menjadi imbauan pemerintah, maka penyebaran virus ini tak akan bisa kita hentikan. Jadi tidak bisa hanya pemerintah saja,” imbuhnya.

Berhenti atau bisa tidaknya pemotongan mata rantai penyebaran virus ini, lanjut Ichsan, sangat tergantung pada kebersamaan dan kekompakan seluruh elemen masyarakat untuk sama-sama disiplin melakukan physical distancing dan mengikuti imbauan pemerintah.

“Physical distancing ini bisa sampai 80 persen memutus rantai penyebaran Covid-19. Kalau kita tidak disiplin, berarti setiap orang di Sulsel bertanggungjawab atas semakin tingginya angka kasus dan jumlah kematian akibat covid-19 ini,” ucapnya

Ichsan menambahkan, pihaknya juga berharap masyarakat bisa mengikuti imbauan pemerintah untuk tidak mudik. Menurut dia, hal ini akan sangat membantu untuk pencegahan penyebaran Covid-19.

“Jangan kita hanya menjaga di hilir saja. Harusnya dari hulu upaya pencegahan itu sudah dilakukan. Salah satunya termasuk mendorong agar masyarakat itu tidak mudik,” ujarnya

“Hasil identifikasi kita ini sekarang di Sulsel sudah local transmission. Ini sudah kita lakukan langkah untuk menghentikan itu. Jangan sampai karena banyak pemudik, muncul lagi kasus imported transmission,” pungkasnya.

Reporter :

Editor :

Firdaus

Redaksi

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI