Update Banjir Lutra: 7 Orang Dilaporkan Hilang

Tim PMI Luwu Utara melakukan pencarian orang hilang pasca banjir bandang.

Kabarmakassar.com — Curah hujan di Luwu Utara yang mengakibatkan banjir bandang di Dua Kecamatan di Baebunta dan Kecamatan Masamba mengakibatkan korban jiwa dan juga korban sementara dalam pencarian dan hilang terseret arus banjir. Wilayah yang terparah saat ini terjadi di Kelurahan Bone tua, Kecamatan Baebunta, Desa Radda bahkan akses jalan dilokasi tersebutsempat mengalami kelumpuhan total.

Kondisi terkini yang dihimpun oleh tim KabarMakassar.com hingga sore ini, Selasa (14/7), akses di Kecamatan Masamba dan Desa Radda yang sempat mengalami kelumpuhan kini mulai lancar kembali.

Bidang Sumber Daya PMI Luwu Utara, Irma mengatakan bahwa kondisi saat ini perlahan mulai dibenahi oleh pemerintah dan masyarakat setempat.

“Sementara ini sedang dilakukan proses evakuasi dan pencarian orang hilang, dari laporan yang kami terima sekitar 7 orang dilaporkan telah hilang akibat insiden banjir ini” ungkap Irma saat dikonfirmasi KabarMakassar.com

Lanjut Irma jika pemerintah telah memberi bantuan berupa logistik, namun masyarakat yang terdampak banjir ini masih membutuhkan benerapa perlengkapan seperti selimut dan makanan.

Saat ini masyarakat sekitar juga banyak memberi bantuan apa lagi dibeberapa titik masih banyak warga yang mengungsi.

“Pengungsi saat ini tersebar dibeberapa titik seperti di Sekertariat PMI, Kantor Bupati, Kantor DPRD dan rumah-rumah Ibadah seperti Mesjid” tutup Irma

Saat ini kondisi cuaca di luwu utara masih dalam kondisi mendung, harap Irma semoga tidak ada lagi curah hujan yang bisa mengakibatkan banjir susulan.

Reporter :

Editor :

Sulis

Fritz V Wongkar

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI