Tunu Panroli Tradisi Ekstrim Suku Kajang di Bulukumba

Kawasan Adat Ammatoa Kajang, (Int).

KabarMakassar.com — Suku Kajang merupakan salah satu suku di Kabupaten Bulukumba, Sulsel yang terkenal dengan pakaian adat hitamnya. Suku juga terkenal karena masih memegang erat adat istiadat, tradisi dan budayanya.

Suku ini mendiami sebuah wilayah yang disebut Tanah Towa atau Tanah Tertua memiliki beberapa tradisi yang terbilang ekstrim. Salah satunya adalah tradisi Tunu Panroli atau Bakar Linggis. Tradisi dilakukan jika terjadi pencurian di kawasan Adat Ammatoa Kajang.

Sebelum dilaksanakan tradisi Tunu Panroli’, terlebih dahulu diberikan mantra atau baca-baca oleh tetua adat yang sudah ahli yang diberi oleh masyarakat setempat dengan sebutan “Pa’ Tunu Panroli”.

Setelah Panroli dibakar sampai berwarna merah, barulah kemudian orang yang dicurigai bersalah harus memegang atau menginjakkan kakinya ke linggis tersebut. Jika tidak merasakan panas dinyatakan tidak bersalah.

Sebaliknya jika merasakan panas maka para tetua adat akan menunjuk dia sebagai pelaku pencurian dan secara langsung akan dilakukan tindakan hukum adat yang di perintahkan oleh Ammatoa atau Kepala Suku Adat Kajang.

Saat ini Pa’ Tunu Panroli Suku Kajang, hanya ada satu orang yang bernama Puto Gassing Daeng Makkulle. Dia ini dikenal masyarakat setempat sebagai orang memiliki sifat terbuka, senang melucu, seorang petani dan salah satu penegak hukum di Suku Kajang.

Bahkan, Puto Gassing juga aktif dalam berosialisasi dengan masyarakat maupun para pendatang yang berkunjung ke Tanah Towa, Kajang.

“Nakke Mami Akkulle Attunu Panroli, ka andre’ mo tua’ ra attunu (Sisa saya yang bisa membakar linggis, karena masyarakat lain belum sanggup melakukannya)” kata Puto Gassing.

Adapun ketika ditanya mengenai siapa calon peneru Patunu Pandroli, Puto Gassing hanya tertawa. “Andre’mo a’ra, bara’ salloppi isse” (Sudah tidak ada yang berani melakukannya, mungkin nanti),” pungkasnya.

Reporter :

Editor :

Muh Nur Alim

Sofyan Basri

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI