Toraja Utara jadi Satu-satunya Daerah di Sulsel yang Masih ‘Bersih’ dari Kasus Positif Covid-19

(Sumber: covid19.sulselprov.go.id)

KabarMakassar.com — Sebaran kasus virus Corona atau Covid-19 di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) terus meluas. Berdasarkan data yang dirilis Dinas Kesehatan setempat, hingga Rabu (6/5) Covid-19 sudah menyebar di 23 dari total 24 kabupaten/kota yang ada di Provinsi Sulsel.

Kabupaten Bantaeng dan Barru yang sebelumnya nihil kasus positif Covid-19, hari ini mengumumkan adanya 1 kasus positif Covid-19 pertama di wilayahnya masing-masing. Kini, Toraja Utara menjadi satu-satunya kabupaten di Provinsi Sulsel yang masih ‘bersih’ dari kasus positif Covid-19.

Secara umum, di Sulsel hari ini ada penambahan sebanyak 25 kasus terkonfirmasi positif Covid-19, dengan sebaran: Makassar 14 kasus; Parepare 3 kasus; Gowa 3 kasus; Pangkep 2 kasus; Luwu Utara 1 kasus; Bantaeng 1 kasus; dan Barru 1 kasus.

Jumlah pasien positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh juga bertambah. Hari ini tercatat ada tambahan sebanyak 9 orang yang dinyatakan sembuh.

Dengan begitu, total kumulatif pasien positif Covid-19 di Sulsel hingga Rabu (6/5) sudah sebanyak 665 orang (383 dirawat, 237 sembuh, 45 meninggal dunia). Sementara untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 977 orang (206 dirawat, 673 sehat, 98 meninggal dunia). Sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya sebanyak 4.162 orang (902 proses pemantauan, 3.260 selesai pemantauan).

Adapun 5 daerah dengan jumlah total kasus positif Covid-19 terbanyak di Sulsel yakni; Makassar (454 kasus); Gowa (42 kasus), Maros (36 kasus); Luwu Utara (25 kasus); dan Sidrap (22 kasus).

Sementara 18 kabupaten/kota lainnya, yakni: Parepare (16 kasus); Luwu Timur (12 kasus); Pangkep (10 kasus); Sinjai (6 kasus); Bulukumba (6 kasus); Pinrang (5 kasus); Bone (5 kasus); Takalar (5 kasus); Soppeng (5 kasus); Enrekang (4 kasus); Tana Toraja (3 Kasus); Selayar (2 kasus); Luwu (2 kasus); Jeneponto (1 kasus); Palopo (1 kasus); Wajo (1 kasus), Bantaeng (1 kasus); dan Barru (1 kasus).

(Sumber: Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel)

Bupati Bantaeng, Ilham Azikin saat mengumumkan kasus positif Covid-19 pertama di wilayahnya mengatakan, Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bantaeng telah melakukan tracing untuk mencari tahu siapa saja yang telah terlibat kontak dengan pasien tersebut.

“Siapapun yang pernah kontak dengan pasien itu akan melalui proses pengamatan sesuai dengan protokol yang ada,” kata Ilham.

Dengan adanya pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 ini, ia mengimbau seluruh pihak di Kabupaten Bantaeng untuk semakin meningkatkan kedisplinan dan kewaspadaan terhadap penyebaran Covid-19.

Rabu (6/5) malam, pasien positif Covid-19 asal Bantaeng itu dirujuk ke Makassar untuk menjalani perawatan dan mengikuti prosedur atau protokol penanganan pasien Covid-19.

Terpisah, Bupati Barru, Suardi Saleh juga secara langsung mengumumkan adanya kasus pertama positif Covid-19 di wilayahnya. Pasien berusia 13 tahun tersebut, kata dia, merupakan satu dari dua santri yang baru pulang dari Pondok Pesantren Al Fatah, Temboro, Magetan, Jawa Timur dan telah ditetapkan sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

“Saat ini kondisi kesehatannya tetap baik, bugar, seperti tidak sedang terjangkit virus Covid-19. Yang satu lagi hasil swab-nya negatif. Tapi tetap kita minta untuk isolasi mandiri di rumahnya,” kata Suardi.

Sementara untuk orang tua dan keluarga dari santri yang terkonfirmasi positif Covid-19, Suadri mengatakan, meski hasil rapid test-nya negatif, pihaknya juga sudah meminta agar melakukan isolasi mandiri.

“Kami juga berharap kepada masyarakat atau keluarga lainnya yang pernah kontak dengan anak kita ini, agar melakukan isolasi mandiri di rumah. Kami juga akan melakukan rapid test lagi kepada mereka,” pungkasnya.

Reporter :

Editor :

Firdaus

Redaksi

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI