Tolak Tambang Pasir Laut, Masyarakat Takalar Kembali Demo

Tolak Tambang Pasir Laut, Masyarakat Takalar Kembali Demo

Tolak Tambang Pasir Laut, Masyarakat Takalar Kembali Demo

Kabar Makassar -- Puluhan masyarakat Takalar yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa dan Masyarakat Tolak Tambang Pasir Laut Takalar kembali demo di kantor Gubernur Sulawesi Selatan Jalan Urip Sumoharjo Makassar, Selasa 15 Agustus 2017.

Dalam orasinya pengunjukrasa meminta Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk menghentikan kegiatan tambang pasir laut di daerah Galesong, Sanrobone dan Kepulauan Tanakeke di Kabupaten Takalar yang dianggap menimbulkan dampak sosial bagi warga sekitar, diantaranya ancaman terjadinya abrasi dan tangkapan ikan nelayan di laut semakin berkurang yang berimbas kepada hilangnya mata pencarian utama warga sekitar yang rata rata berprofesi sebagai nelayan.

Demo yang sudah dua kali digelar masyrakat Takalar dalam beberapa pekan terakhir ini sempat diwarnai adu argumen antara pengunjuk rasa dengan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan Sulawesi, Sulkaf S Latif yang menemui pengunjukrasa.

Menurut perwakilan pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan ini penambangan pasir laut di Grup, Sanrobone dan Pulau Tanakeke di kabupaten Takalar sudah sesuai aturan termasuk semua ijinnya sudah dipenuhi.

Meski aspirasi mereka sudah disampaikan ke pihak pemerintah Sulawesi Selatan, pengunjukrasa tetap bersikukuh agar penambangan atau pengerukan pasir laut di daerah mereka untuk dihentikan pengunjuk rasa juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyelamatkan nasib nelayan dan kelestarian laut di Takalar dengan membagi bagikan selembaran yang berisi tuntutan mereka kepada pengguna jalan yang melintas.

Redaksi

Related Articles

Close
Close

Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.

Close

Close