Tolak MV Coral Adventurer, Wabup Bulukumba Dihubungi Konjen Australia

Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto. (IST)

KabarMakassar.com — Kapal Pesiar asal Australia, MV Coral Adventurer, hari ini mendapat izin untuk bersandar di Pelabuhan Makassar. Beberapa hari sebelumnya, kapal yang mengangkut 35 anak Buah Kapal (ABK) dan 47 orang wisatawan mancanegara (Wisman) ini sempat ditolak untuk sandar di Bulukumba.

Akibat penolakan tersebut, Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto mengaku sempat dihubungi oleh Konsulat Jeneral (Konjen) Australia.

“Iya, saya dihubungi pihak Konjen Australia terkait penolakan terhadap kapal pesiar ini untuk bersandar di Bulukumba. Tapi, saya jelaskan bahwa ini demi kepentingan bersama,” kata Tomy, saat ditemui di Makassar, Kamis (12/3).

Tomy menjelaskan, keputusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba menolak kapal tersebut untuk bersandar di Bulukumba tak lain adalah untuk melindungi masyarakatnya dari penyebaran Virus Corona (Covid-19).

Selain itu, kata dia, keputusan itu juga didasarkan pada kekhawatiran dan juga tekanan psikologis yang dialami sejumlah kelompok masyarakat di Bulukumba terkait penyebaran Covid-19.

“Keputusan itu diambil Pemkab dengan tujuan untuk melindungi masyarakat Kabupaten Bulukumba. Hanya itu, tidak ada yang lain. Bisa jadi memang tidak ada kontaminasi, tapi psikologi publik berkata lain bahwa kepanikan itu akan membuat daya imun masyarakat menurun,” ungkapnya.

Lebih jauh Tomy mengatakan, pada dasarnya Pemkab Bulukumba siap menerima kapal pesiar MV Coral Adventurer tersebut. Terlebih, Pemkab Bulukumba memang memprogramkan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara, salah satunya dengan kedatangan kapal pesiar.

“Pada dasarnya pemkab mau terima, apalagi ini kan pemkab memang ada program untuk mendatangkan kapal pesiar. Apalagi ini adalah kunjungan pertama. Tapi mau bagaimana lagi, kita juga ingin melindungi masyarakat kita. Makanya kita tahan dulu,” jelasnya.

Tomy juga tak mengakui jika akibat mewabahnya Covid-19 ini, bakal calon Bupati Bulukumba ini mengaku jika sektor pariwisata di Bulukumba mengalami penurunan.

“Saya belum punya data validnya. Tapi kalau melihat trend, saya kira menurun. Apalagi masyarakat saat ini sangat berhati-hati untuk berkontaminasi dengan masyarakat luar,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, selain di Bulukumba, MV Coral Adventurer ini juga sebelumnya sempat di tolak untuk bersandar di Palopo.

Reporter :

Editor :

Sofyan

Firdaus

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI