Tim Fasum-Fasos Verifikasi Data Pencarian Aset

int

Kabar Makassar — Tim Penertiban Fasum-Fasos yang dibentuk Pemerintah Kota Makassar terus melakukan penguatan untuk mengambil kembali aset Prasarana, Sarana dan Untilitas atau PSU.

Kepala inspektorat Pemerintah Kota Makassar Zainal Ibrahim mengatakan kondisi site plan saat ini masih sementara pada tahap verifikasi yang hasil keseluruhannya akan diserahkan ke Badan Pertanahan Negara (BPN)

“Kita menyurat dulu ke BPN terkait titik-titik fasum fasos. Kita lengkapi dengan peta dan titik kordinatnya, nanti kita lihat dulu apakah memang tanah sudah dibebaskan oleh pengembang atau tidak. Jangan sampai tanah yang masuk siteplan itu belum dibebaskan, kan kita takut nanti tanah diukur baru masih tanahnya orang,” ucapnya.

Baca juga :   Hamka dan Klok Hadiri Meet and Greet Mitshubishi di MARI

Sejauh ini pihak inspektorat daerah masih menunggu balasan surat dari BPN terkait titik fasum-fasos yang telah dibebaskan oleh pengembang. “Apabila dalam pembebasan lahan tersebut terdapat campur tangan orang ketiga, Pemerintah Kota akan melakukan pendekatan-pendekatan secara persuasif.” ujarnya.

Diketahui ada empat titik Fasum-Fasos di kawasan Perumnas Bumi Tamalanrea Permai (BTP). “Kita lihat penyelesainnya kalau kemudian surat dari BPN kita punya dan memang ada pihak ketiga. Meski Pemkot Makassar panggil kalau tidak kooperatif tentu kejaksaan akan masuk karena perwakilan kejaksaan juga bagian dari tim ini.

Baca juga :   Cegah Kebakaran, PLN Makassar Utara Dan Pemkot Makassar Sinergi

Menurutnya, ada perkembangan menarik dalam upaya pencarian Fasum-Fasos karena beberapa pengembang sudah memiliki niat baik mengembalikan sarana publik itu. “Tim sedang memverifikasi pengembang yang sudah mau menyerahkan titik fasum fasos ke Pemerintah Kota,” kata dia

Disebutkannya penyerahan itu akan dilakukan dengan dua tahapan yakni melalui verifikasi administrasi dan verifikasi teknis. “Sekarang kita sudah verifikasi administrasi surat penyerahan fasum-fasos pengembang ke Pemerintah Kota, kelengkapan side plan, kelengkapan gambar lokasi yang ingin diserahkan dan tentunya harus ada alas hak. Kita tidak mau kalau tidak ada alas haknya,” tutupnya. (*/nck)

Baca juga :   Jaringan BRI Normal, Nasabah Tetap Protes

[divider sc_id=”sc5930464782″]divider-3[/divider]

[team layout=”3″ staff=”6356″ sc_id=”sc1031334496560″]