Tidak Kunjung Diberangkatkan, Calon Jemaah Umroh Laporkan Pihak Travel ke Polisi

Korban Kasus Penipua Travel Bodong [Foto: Baba Duppa]

Kabar Makassar– Dugaan penipuan travel umroh, kembali terjadi di Makassar Sulawesi Selatan. Kali ini sejumlah calon jemaah umrah yang berasal dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan mendatangi Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan di Jalan Perintis Kemerdekaan Makassar Rabu 20 September 2017 guna melaporkan pihak travel globat tour and organiser yang beralamat di Jalan Tupai, Makassar lantaran diduga melakukan tindak pidana penipuan.

Sejumlah calon jemaah umroh ini, merasa ditipu pihak travel lantaran sudah melakukan pelunasan biaya umrah sejak tahun 2016 lalu dengan jumlah bervariasi mulai dari 25 juta hingga 38 juta rupiah. Namun hingga waktu pemberangkatan pada paket ekslusif lailatul qadar di bulan Juni 2017 calon jemaah umroh ini tak kunjung diberangkatkan dengan berbagai alasan seperti tidak adanya tiket hingga visa.

Baca juga :   Ini Curhat Korban Persekusi di Aksi Kamisan

Lantaran gagal berangkat, calon jemaah umroh ini pun sudah berkali-kali dijanji untuk pengembalian uang. Namun pihak travel tak kunjung mengembalikan dana calon jemaah umroh lantaran sudah digunakan untuk investasi.

Total ada 50 calon jemaah umroh yang menjadi korban dugaan penipuan pihak travel Global Tour and Organiser ini namun baru beberapa calon jemaah haji yang resmi melapor ke Polda Sulawesi Selatan.

Baca juga :   Video : Ini Orasi Direktur Perdik Sulsel di Aksi Kamisan Hari Ini

“Begitu waktunya diberangkatkan, waktunya diundur-undur terus, alasannya macam-macam mulai tidak adanya tiket, tidak adanya visa,” kata Meidiwati, salah satu korban yang melapor.

Sementara itu, pihak Kepolisian yang menerima laporan sejumlah calon jemaah umroh ini akan melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan penipuan pemilik travel dalam waktu dekat akan dipanggil untuk dimintai keterangannya.

“Jadi pada hari ini, ada masyarakat melaporkan telah terjadi penipuan terhadap jemaah umroh yang akan diberangkatkan pada bulan ramadhan, penipuan dilakukan salah satu travel bernama global tour and organiser ,” Terang Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani.

Baca juga :   Polisi Gagalkan Penyelundupan Ratusan Koral Asal Sulsel

Kasus penipuan travel umroh dan haji ini merupakan yang kesekian kalinya terjadi di Makassar Sulawesi Selatan. Sebelumnya pada 13 September lalu, Polisi telah menetapkan dua tersangka dari pemilik PT. Archa Perkasa di Jalan Toddopuli Makassar atas dugaan penipuan.

[divider sc_id=”sc955452054221″]divider-3[/divider]

[team layout=”4″ staff=”487″ sc_id=”sc834958502960″]