Terus Bertambah, 4 Pasien Positif Covid-19 di Sulsel Dinyatakan Sembuh

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sulsel, dr. Muhammad Ichsan Mustari. (IST)

KabarMakassar.com — Jumlah pasien positif Covid-19 di Sulsel yang sembuh terus bertambah. Hingga Rabu (1/4) pukul 19.00 WITA, sudah ada 4 orang yang dinyatakan sembuh. Hal ini disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sulsel, dr. Muhammad Ichsan Mustari melalui video conference, Rabu (1/4) malam,

“Sampai malam ini sudah 4 orang yang sembuh. Insha Allah dengan berjalannya waktu, ini jumlah yang sembuh akan semakin banyak,” kata Ichsan.

Keyakinan tersebut, kata dia, didasarkan pada terus membaiknya kondisi dari seluruh pasien positif Covid-19 yang saat ini tengah dirawat di sejumlah rumah sakit di Sulsel.

“Dari seluruh pasien positif yang dirawat, sekitar 75 persen itu mengalami perbaikan kondisi. Ini penting kita sampaikan, sekaligus menjadi bukti bahwa penyakit ini bisa disembuhkan,” tegasnya.

Ichsan menjelaskan, seorang pasien yang sudah terkonfirmasi positif terinfeksi Covid-19 bisa dinyatakan sembuh jika dua kali hasil uji swab yang dilakukan terhadap pasien tersebut selama masa karantina atau isolasi menunjukkan hasil negatif.

“Jadi tidak hanya gejala klinis saja yang dilihat. kondisi fisik dan beberapa hal lainnya juga diliha selama sselang waktu sejak dia dinyatakan positif terinfeksi Covid-19,” jelasnya.

Lebih jauh Ichsan mengatakan, dari 5 pasien positif Covid-19 di Sulsel yang meninggal dunia, semuanya memiliki penyakit kronis selain Covid-19.

“5 yang meninggal itu kemarin semua ada penyakit penyerta, sehingga Covid-19 ini memang semakin memperberat kondisi sakitnya,” ungkapnya.

Sekadar diketahui, berdasarkan data yang dirilis di laman https://covid19.sulselprov.go.id/, hingga Rabu (1/4) pukul 18:37 WITA, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Sulsel jumlahnya ada sebanyak 110 (bertambah 4 orang). Dari jumlah tersebut, 99 diantaranya masih dirawat, 8 sehat (hasil uji lab negatif), dan 3 meninggal dunia.

Sedangkan untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya sebanyak 1.072 orang (bertambah 381). Dari jumlah tersebut, 976 diantaranya masih dalam proses pemantauan, dan 96 lainnya telah selesai pemantauan.

Sejauh ini, Kota Makassar masih menjadi daerah dengan angka kasus positif Covid-19 tertinggi di Sulsel. Jumlah otal jumlah pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Makassar ada sebanyak 41 orang, diikuti Gowa 10 orang, Maros 6 orang, Sidrap 3 orang, Pinrang 1 orang, Bulukumba 1 orang, Luwu Timur 1 orang, Takalar 1 orang, Pangkep 1 orang, dan Soppeng 1 orang.

Sebelumnya, pada Rabu (1/4) siang, Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengumumkan adanya tiga pasien positif Covid-19 di Sulsel yang dinyatakan sembuh.

“Ada 3 pasien positif yang sudah dinyatakan sembuh,” kata Nurdin.

Selain itu, lanjut Nurdin, ada 8 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang juga sudah dipulangkan.

“Jadi totalnya sudah ada 8 yang sembuh (PDP) dan 3 yang positif. Tim dokter, tim medis, dan kita semua sudah maksimal,” ujarnya.

Meski begitu, Nurdin tetap mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga imun atau daya tahan tubuh agar tak mudah terserang penyakit.

“Kita berharap memang masyarakat menjaga imunitas tubuhnya. Sekali lagi saya menyampaikan, imunitas tubuh kita harus dijaga. Walaupun positif, itu kan belum tentu mereka berbahaya. Kita harus melawan ini, karena masa inkubasinya14 hari,” jelasnya.

“Isolasi diri secara mandiri merupakan jalan terbaik agar terhindar dari Covid-19,” sambungnya.

Nurdin menambahkan, siapapun bisa terinfeksi Covid-19 jika tak berhati-hati dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

Olehnya itu, ia meminta masyarakat untuk tidak menganggap Covid-19 ini sebagai aib keluarga atau pribadi, sehingga sampai menolak pemakaman jenazah pasien korban Covid-19

“Jadi saya minta sekali lagi, korban meninggal yang disebabkan oleh Covid-19 itu bukan aib. Harus dipahami bahwa virus juga tidak menyebar kalau mereka sudah dikuburkan,” pungkasnya.

Reporter :

Editor :

Firdaus

Redaksi

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI