Terlibat Narkoba, Tiga Oknum Polres Pangkep Diamankan

KabarMakassar.com — Sedikitnya tiga Oknum Polres Pangkep berhasil diamankan atas penyalahgunaan Narkoba.

Ketiganya adalah Brigadir Andi Yusuf, Bripka Sunadri, dan Bripka Munassir. Mereka diamankan pada Sabtu, 30 Desember 2017 sekitar pukul 11.15 wita.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani membenarkan adanya penangkapan tersebut. Menurut dia, penangkapan itu bermula dari hasil penyelidikan unit Buser Sat Reskrim Polres Pangkep pada hari Rabu kemarin.

Selanjutnya diperoleh informasi bahwa adanya peredaran narkoba jenis sabu di wilayah Pangkep. Kemudian dilakukan under cover buy dan ternyata yang bertindak selaku pengedar adalah anggota Polri yakni nama Brigadir Andi Yusuf yang merupakan pejabat BA Bagsumda Polres Pangkep.

Baca juga :   Menteri BUMN: MNP Siap Jadi Pelabuhan Modern di Timur Indonesia

“Brigadir Andi Yusuf merupakan pemakai & pengedar. Sebelumnya, dia pindahan dari Polres Pelabuhan, baru 3 bulan dipindah ke Polres Pangkep,” ungkap Dicky kepada Kabarmakassar.com, Sabtu, 30 Desember 2017.

Selain itu, lanjut mantan Dir Shabara Polda Kepulauan Riau ini, bahwa yang bersangkutan sebelumnya juga pernah terlibat kasus disersi selama 22 hari karena tidak masuk kantor di Polres Pelabuhan.

Baca juga :   2017, Panen Padi Seluruh Indonesia Dimulai Desember

Sementara kedua pelaku lainnya berstatus sebagai pemakai, yakni Bripka Sunadri pejabat penyidik pembantu unit Reskrim Polsek Ma’rang Polres Pangkep, dan Bripka Munassir sebagai pejabat BA piket Laka Sat Lantas Polres Pangkep.

Setelah dilakukan interogasi, Brigadir Andi Yusuf mengaku mendapatkan barang itu dari anggota Polri yang juga bertugas di Polda Sulsel dan di Polrestabes Makassar.

“Ternyata tersangka (Andi Yusuf) mendapat barang itu dari oknum polisi juga, ini sementara proses penyelidikan,” tutur Dicky.

Baca juga :   Jelang Pendaftaran Bakal Paslon, KPU Makassar Gelar Simulasi Bersama Kepolisian

Diketahui, adapun barang bukti yang berhasil diamankan polisi dari penangkapan ketiga pelaku yakni, 3 kemasan sabu, 1 butir tablet diduga ekstasi. (*/enr)

Penulis Suharlim Syamsuddin