Terlibat Kasus Narkoba, Oknum PNS di Bulukumba Terancam Dipecat

Ilustrasi - INT

Kabarmakassar.com — MA (44), oknum PNS di lingkungan Pemkab Bulukumba yang diamankan oleh Sat Narkoba Polres Bulukumba di Kelurahan Dannuang, Kecamatan Ujung Loe pada Jumat (28/2) lalu karena tersangkut kasus narkoba, terancam sanksi berat berupa pemberhentian secara tidak terhormat atau dipecat.

Hal ini sesuai dengan pernyataan Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali yang di beberapa kesempatan selalu mewanti-wanti agar PNS khususnya di lingkup Pemkab Bulukumba untuk tidak terlibat maupun mengkonsumsi narkoba.

“Pak Bupati sudah menekankan dalam setiap kesempatan bahwasanya Pemda Bulukumba tidak akan melindungi dalam proses hukum, begitupun secara kepegawaian maka oknum PNS akan dikenakan sanksi sesuai aturan yang berlaku,” kata Kabag Humas Pemda Bulukumba, Andi Ayatullah Ahmad, Selasa (3/3).

Ayatullah mengatakan, sanksi berupa pemecatan terhadap MA memungkinkan jika tuntutan hukumnya lebih dari dua tahun.

Meski begitu, kata dia, hal itu tidak berlaku mutlak, karena akan dipelajari dan dievaluasi terlebih dahulu oleh tim yang dibentuk.

“Jadi masih dipelajari dulu kasusnya. Dalam waktu dekat pihak Pemda akan meminta status hukum oknum PNS tersebut dari kepolisian,” ujarnya.

Sekadar diketahui, MA oknum PNS di Sekretariat DPRD Kabupaten Bulukumba ini diamankan bersama rekannya BA (49) oleh Sat Narkoba Polres Bulukumba di Kelurahan Dannuang, Kecamatan Ujung Loe pada Jumat (28/2) lalu, dengan barang bukti satu sachet plastik bening besar yang berisikan narkotika jenis sabu, satu unit hp, dan satu buah pembungkus rokok berwarna putih.

Reporter :

Editor :

Muh. Nur Alim M

Firdaus

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI