Tepis Berita Miring, Sekprov Sulsel Buka Suara Soal Kondisi Kesehatannya

Sekretasis Daewrah Provinsi Sulsel, Abdul Hayat Gani menyampaikan kondisi kesehatannya saat ini melalui video call, Sabtu (21/3) malam. (IST)

KabarMakassar.com — Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Sulsel, Abdul Hayat Gani akhirnya angkat bicara soal kabar yang menyebutnya dirawat di RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar karena menjadi salah satu pasien positif Virus Corona atau Covid-19 (pasien 286).

Kabar tersebut sudah kurang lebih seminggu terakhir beredar di sejumlah media sosial dan menjadi perbincangan masyarakat di Sulsel.

Sabtu (21/3) malam, salah seorang Direksi Perusda Sulsel, MS Andi Baso DN melakukan video call dengan Abdul Hayat Gani.

Dalam rekaman video call yang beredar luas di sejumlah WhatasApp Grup dan media sosial itu, Abdul Hayat mengaku apa yang dialaminya saat ini sangat bertolak belakang dengan kabar miring yang beredar utamanya di media sosial beberapa hari terakhir.

“Saya selaku Sekprov Sulsel baik-baik saja disini, dan alhamdulillah sampai hari ini tidak ada masalah. Saya kira isu-isu yang beredar di luar utamanya di medsos, itu sangat bertentangan dengan apa yang saya alami saat ini,” kata Abdul Hayat.

Abdul Hayat pun menepis anggapan, dirinya dan keluarganya dikarantina di suatu tempat. Fakta sesungguhnya, kata dia, dirinya dan keluarganya dalam keadaan sehat dan hanya beraktivitas di rumah saja sesuai imbauan dari pemerintah, baik pusat maupun dari pemerintah Sulsel sendiri.

“Saya dan keluarga sama sekali tidak dikarantina. Normatif biasa saja seperti yang dilakukan masyarakat lain, bekerja, belajar dan beribadah untuk sementara di rumah. Ini juga melaksanakan imbauan dari pemerintah,” tegasnya.

“Alhamdulillah, saat ini saya dan keluarga dalam keadaan sehat dan baik baik saja. Mohon doanya agar dalam waktu dekat ini saya kembali beraktivitas membantu dan menjalankan tugas tugas yang diberikan Gubernur Sulsel, khususnya penanganan penyebaran Covid=19 di wilayah Sulsel,” tambahnya.

Ia juga sangat menyayangkan beredarnya foto salah seorang pejabat di Pemkot Makassar yang terbaring lemah akibat serangan jantung, yang kemudian disebarluaskan ke medsos dan dijustifikasi foto itu adalah dirinya.

“Foto itu betul-betul keterlaluan dan luar biasa pembohongan publiknya,” ujarnya

Pernyataannya melalui rekaman video call ini juga merupakan yang pertama kalinya sejak kurang lebih dua pekan terakhir Abdul Hayat tak pernah terlihat.

Sekadar diketahui, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah menunjuk Asisten 1 Pemprov Sulsel bidang Pemerintahan, Andi Aslam Pattonangi sebagai pelaksana harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Sulsel menggantikan Abdul Hayat Gani yang dikabarkan sakit dan telah dirujuk ke RSUP Wahidin Sudirohsodo Makassar.

Sebelum dirujuk ke RSUP Wahidin Sudirohusodo, Abdul Hayat selama kurang lebih sepekan sempat dirawat di RS Siloam Makassar.

“Penunjukan Plh ini dilakukan agar pemerintahan tetap berjalan lancar seperti biasa, dan tidak ada pekerjaan yang tertunda. Ini demi kelancaran tugas,” kata Nurdin, Selasa (17/3) lalu.

Terkait kondisi dan penyakit yang diderita Abdul Hayat, Nurdin mengatakan, Sekprov Sulsel itu harus menjalani perawatan karena demam berdarah dengue (DBD). Namun, yang bersangkutan ternyata juga memiliki riwayat penyakit asma.

“Awalnya DBD, tapi sudah sembuh. Cuma asmanya kambuh. Dia memang punya riwayat penyakit asma, jadi dia minta dirujuk ke RS Wahidin karena peralatan disana lebih lengkap. Tidak ada masalah kok, kita baru lihat,” terang Nurdin.

Kabar miring yang menyebut Abdul Hayat positif terjangkit Covid-19 mulai bermunculan saat dirinya dirujuk ke RSUP Wahidin Sudirohusodo yang merupakan RS rujukan untama di Sulsel untuk menangani pasien Covid-19.

Reporter :

Editor :

Redaksi

Firdaus

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI