Tangani Anak Dan Perempuan, Parepare Siapkan Perwali

Mini WerkShop P2TP2A Kota Parepare [Foto: Lusi]

Kabar Makassar, Parepare– Pihak Pemerintah Kota Parepare akan membuat Peraturan daerah terkait dengan penanganan perempuan dan anak sebagai korban kekerasan.

Untuk itu digelar Mini Workshop Pembahasan Draft Perwali tentang Pengembangan P2TP2A terkait dengan Penanganan Perempuan dan Anak Korban Kekerasan sebagai Peraturan Pelaksanaan dari Perda No. 12 Tahun 2016 tentang Perlindungan Perempuan dan Anak Kota Parepare. Selasa 29 Agustus 2017.

Baca juga :   PPGT Undang Wagub Hadiri Praya Ke-10

Perwali ini merupakan tindaklanjut yang diadvokasi oleh LP2EM Parepare sebagai mitra Yayasan BaKTI.

Pertemuan dibuka oleh Bapak Abd. Latif M selaku Kepala Dinas PPPA, didampingi oleh Ibu Andi Anja selaku Anggota DPRD.

Workshop ini dihadiri oleh Ibu Indri Suparno selaku Komisioner Komnas Perempuan, yang akan memberikan masukan terhadap draft perwali.

Juga menghadirkan kepala bagian hukum memberikan masukan dan memfinalisasi draft perwali.

Baca juga :   Tanah Longsor Putuskan Jalur Bittuang Bau Toraja

Perwali ini mengatur mengenai penyediaan layanan bagi korban perempuan dan anak untuk penanganan kasus, pendampingan korban, layanan medis dan hukum serta pemulihan sesuai dengan prinsip-prinsip perlindungan korban. Termasuk memastikan penguatan bagi P2TP2A.

Kegiatan ini dihadiri oleh DPPPA, Dinsos, RSU, Dinkes, Unit PPA, lembaga pemerhati perempuan. Kelompok Konstituen, KPI Cab Parepare, P2TP2A dan Paralegal.

Andi Anja legislator menyatakan kesiapannya membantu untuk mengawal penganggaran dalam implementasi perwali dan perda ini untuk kepentingan terbaik korban.

Baca juga :   Pemprov Sulsel Bantah Pengerukan Pasir Laut di Takalar

“Kami siap untuk mengawal program ini,” ujarnya.

Citizen Report
Penulis: Lusi

[divider sc_id=”sc315063186545″]divider-3[/divider]