Tambahan Kasus Covid-19 di Sulsel 15 Mei: 34 Positif, 20 Sembuh

Ilustrasi - INT

KabarMakassar.com — Jumlah kasus virus Corona atau Covid-19 di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) masih terus bertambah. Berdasarkan data yang dirilis Dinas Kesehatan setempat, Jumat (15/5) ada penambahan sebanyak 34 kasus baru yang terkonfirmasi positif Covid-19. Pasien yang dinyatakan sembuh juga bertambah sebanyak 20 orang.

Dengan begitu, total kumulatif pasien positif Covid-19 di Sulsel hingga saat ini sudah sebanyak 871 orang. Dari jumlah tersebut, 313 orang sudah dinyatakan sembuh, 52 meninggal dunia, dan sisanya sebanyak 506 orang masih dirawat.

Berdasarkan daerah domisili pasien, tambahan 34 kasus positif Covid-19 tersebut tersebar di Makassar 19 kasus; Gowa7 kasus; Barru 5 kasus; Luwu Utara 2; dan Parepare 1 kasus.

Sementara untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP), sejauh ini jumlahnya tercatat sebanyak 1.353 orang (286 dirawat/proses follow up, 945 sehat/non Covid-19, 122 meninggal dunia). Sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlahnya sebanyak 4.628 orang (916 proses pemantauan, 3.712 selesai pemantauan)

Sampai dengan hari ini, kasus positif Covid-19 sudah menyebar di 23 dari total 24 kabupaten/kota yang ada di Sulsel. Adapun lima daerah dengan jumlah total kumulatif kasus terbanyak yakni; Makassar (566 kasus); Gowa (67 kasus), Maros (46 kasus); Luwu Utara (29 kasus); dan Luwu Timur (24 kasus).

Sementara 19 kabupaten/kota lainnya, yakni: Sidrap (22 kasus); Parepare (22 kasus); Pangkep (16 kasus); Luwu (14 kasus); Soppeng (9 kasus); Barru (8 kasus); Sinjai (7 kasus); Bulukumba (7 kasus); Bone (6 kasus); Pinrang (5 kasus); Takalar (5 kasus); Enrekang (5 kasus); Jeneponto (4 kasus); Tana Toraja (3 Kasus); Palopo (3 kasus); Selayar (1 kasus); Wajo (1 kasus), Bantaeng (1 kasus); dan Toraja Utara (0 kasus).

(Sumber: Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel)

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah mengatakan, saat ini penanganan pasien Covid-19 di wilayah Sulsel sudah dilakukan secara terpusat atau dipusatkan di Kota Makassar.

Semua pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 di seluruh daerah di wilayah Sulsel, kata dia, sudah ditarik atau dibawa ke untuk menjalani perawatan dan isolasi di Makassar.

“Kita sinerginya itu luar bisa dengan kabupaten kota. Kalau ada yang terkofirmasi positif, semua ditarik ke Makassar. Kalau dia ada gejala, dia dirawat di rumah sakit. Kalau orang tanpa gejala (OTG) itu di hotel, diikutkan program wisata Covid-19,” kata Nurdin di Posko Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Sulsel, Jumat (15/5).

Dengan cara ini, lanjut Nurdin, selain Makassar semua daerah di Sulsel kini sudah clear.

“Alhamdulillah semua daerah sudah clear, tinggal Makassar. Sekarang tinggal bagaimana Makassar ini kita betul-betul terus lakukan tracing, rapid test, dan massifkan PCR supaya menemukan saudara-saudara kita yang terjangkit dan menjadi penular,” ucapnya.

“Makanya kita mau pastikan semua masuk dalam skema wisata Covid-19. kalau itu sudah masuk semua, maka selesai,” pungkasnya.

Reporter :

Editor :

Firdaus

Redaksi

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI