Eks Ketum PB HMI Arief Rosyid Dukung Pemkot Tangani Covid-19

KabarMakassar.com — Eks Ketua Umum PB HMI Arief Rosyid Hasan (ARH) temui Pj. Wali Kota Makassar Prof Yusran Jusuf di Rujab Wali Kota, Minggu, (14/6).

ARH bermaksud memberi support kepada pemerintah kota Makassar khususnya pada tim gugus tugas sekaitan dengan situasi pandemi covid-19 saat ini.

“Kami akan libatkan berbagai organisasi pemuda bersinergi dengan tim gugus tugas Pemerintah Kota Makassar untuk sama-sama menghadapi pandemi saat ini,” kata Arief.

Sekaitan hal tersebut, Yusran Jusuf mengaku sangat welcome dan menyampaikan apresiasi mendalam kepada tokoh milenial nasional yang tetap mencurahkan perhatiaannya ke kota asalnya ini.

“Dari awal memang kita sudah menyampaikan bahwa kami akan melibatkan semua elemen masyarakat dari bergai latar belakang. Mulai dari akademisi, aktivis, tokoh masyarakat, RT/ RW, Tokoh Agama, dan tentu Tokoh Pemuda untuk bersama-sama mengambil peran penting melawan Covid-19 yang tengah mewabah di masyarakat,” jelasnya.

Karena itu, Ia berharap, kehadiran Eks Ketum PB HMI di Makassar ini bisa memberi warna baru sehingga upaya menghadapi covid-19 di kota ini bisa lebih maksimal lagi kedepan.

Untuk diketahui, Pemkot Makassar saat ini telah melakukan berbagai upaya penegakan disiplin protokol kesehatan. Selain pelibatan berbagai elemen masyarakat untuk memassifkan edukasi ke masyarakat, juga telah diterjunkan langsung inspektur covid-19 dipusat-pusat keramaian seperti mall dan unit usaha yang menimbulkan kerumunan warga.

Mall Boleh Beroperasi? Ini Jawaban Pj Walikota

KabarMakassar.com — Secara keseluruhan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Makassar akan berlangsung selama hampir sebulan yang dibagi menjadi dua tahap. Detailnya dilaksanakan sejak 24 April dan akan berakhir pada 22 Mei 2020 mendatang.

Untuk tahap kedua, pelaksanaan PSBB akan berbeda dari tahap pertama. Pasca diberlakukannya pada 8 Mei sampai saat ini, telah tampak beberapa toko-toko bahkan dikabarkan beberapa mall juga akan kembali beroperasi.

Terkait hal itu, Penjabat (Pj) Walikota Makassar, Yusran Yusuf tidak membantah jika sudah ada beberapa toko yang telah kembali beroperasi. Ia mengatakan meski PSBB diberlakuan aktifitas ekonomi juga harus tetap berjalan.

“Kita tentu tidak ingin kesehatan terus, nanti habis betul ekonomi baru kita bahas. Ekonomi ini harus bekerja secara simultan, nah pemerintah berpikir tentu lebih koherensif dan yakin dan percaya tentu mempertimbangkan kepentingan rakyat,” kata Yusran, Senin (18/5).

Kata dia, jika toko dan mall kembali beroperasi maka harus tetap menggunakan protokol kesehatan. Menurutnya, penanganan ini harus dipikirkan mulai sekarang.

“Jadi yang penting protokol keamanan dilaksanakan, sama ji kita berkumpul toh tapi kita jaga jarak pakai masker nda masalah, tentukan ada dinamis di lapangan yang penting protokol kesehatan jangan perdebatkan antara ekonomi dan kesehatan bisa kita bersama,” jelasnya.

Ia mengaku Pemkot Makassar telah melakukan pertemuan dan diskusi dengan pihak pengurus mall dan menyetujui untuk menerapkan protokol kesehatan jika nanti akan kembali beroperasi.

“Semua berkomitmen untuk menerapkan, malah mereka melakukan protokol kesehatan sebelum tutup dan harapannya dia meminta tim gugus ada disana juga, jadi nanti kita buat posko termasuk membantu menjaga dan membentuk tim kesehatan ada stand by disana dan dibantu dengan mahasiswa relawan,” terangnya.

Adapun ketika ditanya terkait jadwal pasti mall di Kota Makassar akan kembali diizinkan beroperasi, Yusran mengaku belum dapat memastikan hal itu.

“Kita tentukan dalam waktu dekat karena baru rapat hari ini jadi mudah-mudahan, rapat hari ini dengan panglima dengan gugus provinsi kita bisa putuskan,” pungkasnya.