BPS: Wisman ke Sulsel Meningkat 14,17 Persen

KabarMakassar.com — Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mendata jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang datang melalui pintu masuk Makassar pada Desember 2019 mencapai 1.821 kunjungan.

Jumlah wisman tersebut diketahui mengalami peningkatan sebesar 14,17 persen jika dibandingkan dengan jumlah wisman pada bulan november 2019 yang mencapai 1.595 kunjungan. Total wisman tahun 2019 berjumlah 17.771 kunjungan.

Dalam keterangan pers Kepala BPS Provinsi Sulsel, Yos Rusdiansyah di kantor BPS Sulsel, jalan Haji Bau Makassar, Senin (3/2), mengatakan adanya peningkatan jumlah kunjungan wisman melalui pintu masuk Makassar. Namun tak dapat dipungkiri ada beberapa negara yang mulai mengalami penurunan kunjungan seperti dari China dan Malaysia.

Bahkan jumlah kunjungan mengalami penurunan mencapai 40 persen, hal tersebut sekaitan dengan adanya virus corona yang membuat sebagian warga China di isolasi negaranya, bahkan untuk keluar wilayah negara pun penerbangannya dibatasi.

Meski demikian penurunan masuknya wisman asal China dan Malaysia pun terjadi pada akhir tahun 2019 dan awal tahun 2020 saja.

“Untuk data per Desember 2019 memang data wisatawan China menurun, separuhnya di bulan Januari 2020. Mungkin berkurang lagi ditambah dengan adanya larangan pengunjung datang ke Makassar ataupun masyarakat lokal yang akan berangkat ke daerah-daerah yang sudah terinfeksi virus corona itu dan datanya pada Desember 2019 di China memiliki penurunan sekitar 40 persen tapi yang dominan bukan China melainkan Malaysia,” ungkapnya.

Yos menambahkan jika Malaysia sendiri alami penurunan kunjungan hingga 600 orang, kalau di China sekitar 40 orang.

Sementara itu pada periode Desember 2019 jumlah penumpang penerbangan domestik sebanyak 948.698 orang, selain itu jumlah penumpang penerbangan internasional sebanyak 24.289 orang, kemudian untuk penumpang angkutan laut domestik mencapai hingga 93.549 orang dan jumlah barang bongkar muat kapal domestik mencapai 871.776 ton.

Sekedar diketahui sepanjang tahun 2019 penumpang domestik mengalami penurunan 21,46 persen. Sedangkan secara kumulatif penumpang internasional tahun 2019 mengalami kenaikan 31,93 persen. Kemudian selama periode 2019 penumpang angkutan laut domestik naik sebesar 60,42 persen. Sedangkan jumlah barang kapal domestik tahun 2019 naik 2,86 persen.