Satu Warga Pinrang Ikut Dipulangkan Dari Natuna

KabarMakassar.com — Dari 18 orang warga Sulawesi Selatan (Sulsel) yang di karantina di Pulau Natuna pasca dievakuasi dari China. Satu di antaranya adalah warga Paleteang Kabupaten Pinrang, dipulangkan di daerah masing – masing hari ini, Sabtu (15/2).

Satu warga Pinrang itu adalah Nur Ralda, perempuan kelahiran Pinrang 2 Februari 1995 tersebut yaitu salah satu mahasiswa di Hubei Polytechnic University China, Fakultas MBBS (Kedokteran).

Kakak kandung Nur Ralda, Aminah (28) kepada Kabarmakassar.com mengatakan keluarga baru mengetahui bahwa adiknya tersebut salah satu dari 238 Warga negara Indonesia yang dievakuasi dari Wuhan, China setelah dikarantina Natuna.

“Alhamdulillah Pak, kami sangat senang dengar kabar adik kami bisa dipulangkan di Pinrang dalam keadaan sehat,” ucapnya Jum’at (14/2) malam.

Aminah mengungkapkan adiknya itu bisa kuliah di Tiongkok berkat beasiswa yang diperolehnya 2016 lalu. Sebelum kuliah di China Nur Ralda sempat kerja sukarelah di salah satu instansi di Nunukan Kalimantan Utara. Setelah pindah domisili dari Pinrang ke Nunukan, Kaltra sejak tahun 2013.

“Tahun 2016 Nur Ralda dapat beasiswa untuk kuliah di China, sebelum kuliah dai pinda domisili untuk kerja sukarela di kantor BLHD Nunukan. Selama kuliah adik saya jualan bakso di kota Huanxi Provinsi Hubei untuk memenuhi biaya hidup, karena bapak kami tidak bisa kerja sering sakit sakitan,” jelas Aminah.

Terpisah Kadis Kesehatan Pinrang drg Dyah Puspita Dewi di konfirmasi melalui via WhatsApp terkait warga Pinrang yang ikut di pulangkan dari Natuna mengatakan dinas kesehatan Pinrang siap memantau.

“Iya 1 warga Paleteang. Dinkes siap memantau dan Pemkab Pinrang juga pasti siap, kan sudah ada program tetap (protap)nya,” terangnya Jum’at (14/2) malam.

Direncanakan 238 Warga negara Indonesia yang dievakuasi dari Wuhan China setelah dikarantina dan dipastikan kesehatannya di Natuna akan tiba di Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta pada pukul 16.00 WIB Besok. Mereka akan diberangkatkan dari Natuna menggunakan pesawat Hercules.