Benahi 19 Pasar Tradisional, Basdir Minta Masukan Lies F Nurdin

KabarMakassar.com — Perusahaan Daerah (PD) Pasar Makassar Raya berencana membenahi 19 Pasar Tradisional yang ada di Kota Makassar. Karena itu, Direktur PD Pasar Makassar Raya, Basdir, secara khusus datang menemui Ketua TP PKK Sulsel, Lies F Nurdin, di Rumah Jabatan Gubernur, Jumat (13/3).

Kedatangan Basdir tersebut bertujuan untuk meminta masukan dan pendapat dari Lies terkait pembenahan 19 Pasar Tradisional di Kota Makassar, dimana tiga diantaranya akan dijadikan percontohan.

“Di masing-masing pasar, akan memperhatikan kondisi kebersihan, higienitas, keindahan, serta aspek ruang terbuka hijau. Apalagi, tiga pasar tersebut juga akan menjadi pusat kerajinan dan belanja oleh-oleh di Kota Makassar,” jelas Basdir kepada Lies.

Basdir memaparkan, konsep pasar wisata modern rencananya akan dibangun di Pasar Baru. Tempatnya sangat strategis, dekat dengan hotel, Benteng Rotterdam.

Di lokasi tersebut, lanjut dia, nantinya akan jadi pusat jajanan lokal, kerajinan, dan oleh-oleh. Di lantai atasnya, bisa dijadikan tempat nongkrong kalangan milenial.

“Pedagang di masing-masing pasar tidak akan mengalami kerugian dengan adanya pembenahan ini.

Tidak akan ada penggusuran. Paling relokasi kalau ada. Inipun dipindahkan ke tempat yang lebih bagus. Jadi tidak akan ada gesekan dengan pedagang,” ujarnya.

Menanggapi rencana PD Pasar Makassar Raya tersebut, Lies merespon positif. Ia mengakui jika kondisi Pasar Tradisional yang akan dibenahi memang memprihatinkan.

“Pasar Baru, Pasar Terong, dan Pasar Toddopuli sebaiknya yang menjadi percontohan dari sisi kebersihan, memenuhi standar ruang terbuka hijau, sekaligus menjadi lokasi wisata,” kata Lies.

Ketua Dekranasda Provinsi Sulsel itu juga mengaku mendukung penuh rencana PD Pasar Makassar Raya bersama Pemkot Makassar, untuk membenahi berbagai fasilitas yang ada di Pasar Tradisional di Makassar. (*)

Perpustakaaan Lorong di Laikang Diresmikan

KabarMakassar.com — Perpustakaan Lorong yang berlokasi di Lapangan Lestari Jalan Soppeng VI, Kelurahan Laikang, Kecamatan Biringkanaya, yang merupakan program bantuan langsung dari TP PKK Provinsi Sulsel, diresmikan secara langsung oleh Ketua TP PKK Provinsi Sulsel, Liestiaty F Nurdin, didampingi Ketua TP PKK Kota Makassar, Murni Djamaluddin Iqbal, Kamis (12/3).

Perpustakaan Lorong yang menyediakan buku bacaan dan juga alat permainan asah otak untuk anak ini, diharapkan mampu mendorong minat baca anak.

“Ini merupakan program bantuan langsung dari Ketua TP PKK Provinsi Sulsel. Dengan kehadiran Perpustakaan Lorong ini, kami harap anak-anak senang membaca dan menjadi cerdas, sehingga mampu bersaing bukan hanya di Kota Makassar, tapi se-Indonesia,” kata Pj Walikota Makassar, Iqbal Suhaeb, disela peresmian Perpustakaan lorong tersebut.

Menurut Iqbal, saat ini tingkat literasi di Kota Makassar masih rendah. Sementara, pada era saat ini Indonesia memasuki dunia informasi yang jika ideologi tidak dikuatkan, maka entitas bangsa akan rusak. Olehnya itu, kata dia, salah satu upaya dalam menjaga itu adalah dengan cara membaca.

“Membaca bukan hanya tulisan saja yang kita baca, tapi otak kita bekerja dan intuisi bekerja setelah membaca,” ujarnya.

Sekadar diketahui, peresmian Perpustakaan Lorong tersebut juga dihadiri Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah. Kehadiran orang nomor satu di Sulsel itu sebagai bentuk dukungan untuk mendorong penuh minat baca masyarakat setempat.