Dikabarkan Terjangkit Covid-19, Wabup Bulukumba: Informasi Itu Tidak Benar

KabarMakassar.com — Kabar yang menyebut Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto terjangkit Virus Corona (Covid-19) beredar di media sosial dan sejumlah WhatsApp Grup (WAG), Senin (30/3).

Tomy Satria yang dikonfirmasi, menegaskan jika informasi itu tidak benar alias hoax. Ia juga mengaku telah membaca berita salah satu media online yang menulis berita tersebut.

“Banyak orang yang mengirimkan linknya melalui media sosial. Saya sudah lihat (beritanya). Informasi itu tidak benar, saya juga tidak pernah dikonfirmasi,” kata Tomy Satria.

Tomy menjelaskan, unggahannya di akun facebook miliknya yang mengumumkan bahwa dirinya bersama sang istri masuk dalam kategori Orang Dalam Pemantauan (ODP) itu adalah bentuk edukasi agar masyarakat bisa memahami dam membedakan antara ODP, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan pasien positif Covid-19.

Selain itu, sekligus memberi pemahaman kepada warga masyarakat bahwa Covid-19 bukanlah aib, yang membuat orang-orang yang terpapar atau terjangkit harus dikucilkan.

“Unggahan itu memberikan informasi kepada publik yang menanyakan kabar dimana saya dan istri belakangan terakhir. Karena sebelum almarhum adik MI meninggal, istri saya sempat menjenguk. Saat itu, almarhum dinyatakan PDP Covid, dan belakangan ibunya dinyatakan positif Covid-19. Maka otomatis istri saya masuk kategori Orang Dalam Pemantauan (OPD),” ujarnya.

“Meski saya tidak berinteraksi langsung dengan Almarhum, oleh tim gugus tugas saya kemudian dikategorikan juga sebagai ODP. Sesuai SOP, maka kami melakukan isolasi mandiri sebagai bentuk memastikan memutus mata rantai dan memastikan kami tidak terpapar virus ini. Alhamdulillah proses isolasi mandiri kami sudah berjalan 11 hari dan kami dalam keadaan baik baik saja,” sambungnya.

Sementara, Kasubag Publikasi Humas Pemda, Andi Ayatullah Ahmad mengaku menyayangkan pemberitaaan yang terkesan memplintir informasi, sehingga tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya.

Apalagi, kata dia, selain ada ketidaksesuaian antara judul dan isi, berita itu juga menggunakan nama Tomy Satria sebagai narasumber. Padahal menurut dia, tidak pernah dilakukan konfirmasi dan hanya mengutip status yang diunggah Tomy Satria di akun facebook pribadinya.

“Kami sudah berusaha menghubungi redaksinya melalui email karena tidak ada nomor telepon redaksi yang tersedia, namun belum ada respon,” ujarnya

Meski demikian, pihaknya kata Ayatullah akan tetap melaporkan ke pihak kepolisian dan dewan pers karena ini termasuk kategori penyebaran berita hoax terkait virus Corona.

“Iya dalam waktu dekat segera akan kami laporkan,” pungkasnya.

Tim Kacamatayya Bagikan Masker dan Hand Sanitizer ke Warga Bulukumba

KabarMakassar.com — Tim Pemenangan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto-Andi Makkasau, yang dipimpin Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bulukumba, Fahidin HDK, melakukan aksi bagi masker dan hand sanitizer di Pasar Cekkeng, Kota Bulukumba, Ahad (22/3).

Fahidin mengatakan jika kegiatan yang dilakukan oleh puluhan anggota Tim Kacamatayya (relawan pendukung Tomy-Makkasau) itu dilakukan sebagai bentuk perhatian sekaligus membantu pemerintah dalam melakukan upaya antisipasi dan pencegahan penyebaran Virus Corona atau Covid -19, khususnya di Kabupaten Bulukumba.

“Jumlahnya keseluruhan yang dibagikan itu lebih dari 200 masker dan hand sanitiser. Tentu ini masih sedikit dibandingkan warga yang membutuhkan. Makanya kami akan melakukan pengadaan lagi untuk dibagikan,” kata Fahidin.

Menurut Fahidin, aksi bagi masker dan hand sanitizer yang dilakukan Tim Kacamatayya tersebut bukan baru kali ini saja. Tetapi sudah dilakukan sejak Civid-19 diketahui masuk ke Indonesia. Termasuk melakukan sosilisasi kepada warga tentang bagaimana mencegah penularan Covid-19.

“Ini akan terus kita lakukan, khususnya saat meppatabe (mohon restu) kepada tokoh masyarakat untuk keberkahan pasangan calon kacamatayya,” ujarnya.

Mewakili relawan Tomy-Makkasau, ia juga mengajak agar seluruh pihak ikut menggalakkan aksi bersih-bersih sekaligus pembagian masker dan hand sanitizer kepada masyarakat.

“Persoalan pencegahan penyebaran virus ini perlu penanganan maksimun dan melibatkan seluruh pihak.

Pemerintah dengan segala upayanya, dan masyarakat diminta untuk menjalankan imbauan yang dikelaurkan pemerintah. Minimal memproteksi diri, lingkungan dan keluarga masing-masing,” pungkasnya.

Resmi Diusung PBB, Tomy Satria-Andi Makkasau Butuh Empat Kursi Lagi

KabarMakassar — Partai Bulan Bintang (PBB) resmi menerbitkan rekomendasi usungan kepada pasangan Tomy Satria Yulianto-Andi Makassau di Pilkada Bulukumba. Rekomendasi itu diserahkan langsung oleh Sekjen DPP PBB, Afriansyah Noor kepada Tomy Satria, disaksikan Wakil Ketua DPW PBB Sulsel Tahir dan Ketua DPC PBB Bulukumba, H. Saefuddin di Kantor DPP PBB, Jakarta, Selasa (25/2).

Terkait hal itu, H. Saefuddin yang dikonfirmasi membenarkan penyerahan rekomendasi tersebut. Ia mengaku jika partainya sudah final mengusung Tomy Satria-Andi Makkasau di Pilkada Bulukumba.”PBB tahu kualitas Tomy Satria,” kata Saefuddin, Rabu (26/2)

Oleh karena itu, PBB yakin akan menang pada hajatan politik lima tahunan itu di Bulukumba. Kata dia, PBB juga yakin Tomy Satria adalah figur yang mampu memimpin dan merubah Bulukumba menjadi jauh lebih baik.

“Kemarin sudah diserahkan oleh Sekjen. PBB dengan Tomy Satria ini sudah ada chemistry. Sebagai partai yang mengusung, tentu kita sudah yakin menang sebelum mengambil keputusan,” ungkapnya.

Akan tetapi, kata dia, keyakinan menang harus dibarengi dengan kerja keras. Untuk itu, PBB akan bekerja semaksimal mungkin untuk memenangkan Tomy Satria-Andi Makkasau.

Ia menambahkan bahwa keyakinan DPP PBB kepada Tomy Satria sebagai figur tepat memimpin Bulukumba, pasca dilakukan pemaparan visi misi besar untuk membangun Bulukumba ke depan.

“DPP sangat merespon baik setelah beliau memaparkan visi dan misi,” ujarnya.

Diketahui, sebelumnya Tomy Satria-Andi Makkasau telah mengantongi rekomendasi PDIP. Oleh karena itu, pasangan dengan tagline “Kacamatayyamo” tersebut telah mendapat rekomendasi dua partai dengan jumlah kursi sebanyak 4 kursi.

4 Tahun Kepemimpinan Sukri-Tomy dan Realisasi RPJMD 2016-2021

KabarMakassar.com — Hari ini, Senin (17/2), tepat empat tahun AM Sukri Sappewali sebagai Bupati dan Tomy Satria Yulianto sebagai Wakil Bupati memimpin Kabupaten Bulukumba sejak dilantik mpada 2016 lalu.

Pasangan yang dikenal dengan ST15 ini ditetapkan oleh KPU sebagai pemenang Pilkada pada 2015 silam dengan total raihan sebanyak 60.517 suara dari lima kandidat psangan calon bupati yang mengikuti kontestasi ilkada Bulukumba saat itu. 

Empat tahun menahkodai kabupaten berjuluk Butta Panrita Lopi, kritikan dan masukan yang ditujukan pada pemerintahan Sukri-Tomy terus mengalir dari berbagai pihak. Namun, sejumlah capaian dan penghargaan di berbagai bidang juga berhasil diraih Kabupaten Bulukumba di periode kepemimpinan mereka.

Beberapa capaian yang telah berhasil diwujudkan Sukri-Tomy diantaranya: hadirnya Public Safety Center (PSC) 119, layanan kesehatan yang terjun langsung ke rumah-rumah warga. Dimana untuk bisa mendapatkan layanan tersebut, warga cukup menghubungi hotline telepon 119.

Di sektor pertanian, pemerintahan Sukri-Tomy menghadirkan dan menyalurkan 2 ribu hektare asuransi pertanian bagi petani yang gagal panen.

Angka kemiskinan juga berhasil ditekan, di angka 9,15 persen pada trahun 2015 menuju angka 7,26 persen di tahun 2019. 

Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali pada beberapa kesempatan membeberkan, ada 25 program prioritas yang tertuang dalam RPJMD 2016-2021. Program prioritas tersebut adalah penjabaran dari visi dan misi saat menjadi peserta Pilkada 2015 yang lalu.

Menurut Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bulukumba, Feryyawan Fahmi, 25 program yang tertuang di dalam RPJMD 2016-2021 saat ini sudah hampir terpenuhi semuanya.

“Terkait pembangunan museum dan gedung kesenian, itu telah dialokasikan anggarannya di tahun 2020 ini. Yang terpenting, di tahun 2020 ini telah dialokasikan dana kelurahan bagi 20 kelurahan di Kabupaten Bulukumba,” ungkap Feryyawan.

Di sisi lain, Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto mengatakan, selama empat tahun memimpin Bulukumba, AM Sukri Sappewali bersama dirinya lebih banyak fokus untuk memperbaiki pelayanan dasar masyarakat. Menurut dia, hal ini sebagai bagian dari upaya merespon keinginan masyarakat agar lebih dekat.

Meski hasil kerjanya bersama AM Sukri Sappewali mendapat pengakuan dari Kementerian Dalam Negeri sebagai pemerintah kabupaten yang menempati posisi 8 dengan kinerja tertinggi secara nasional, ia juga tak menampik jika masih ada sejumlah kekurangan. Hal itu kata dia merupakan hal yang wajar mengingat dirinya bersama AM Sukri Sappewali bukanlah pemimpin yang sempurna

“Tidak ada pemimpin yang ingin dihujat oleh rakyatnya. Itulah sebabnya kami senantiasa bekerja keras untuk memastikan program kegiatan akan kami teruskan dalam sisa waktu periode ini yang akan berakhir pada tahun 2021,” kata Tomy.

Tak Ada Acara Khusus

Tak ada acarqa khusus yang digelar Pemkab Bulukumba untuk memperingati empat tahun kepemimpinan AM Sukri Sappewali – Tomy Satria Yulianto memimpin Kabupaten Bulukumba sebagai Bupati dan Wakil Bupati.

Hari ini, baik Sukri maupun Tomy sama-sama sibuk menjalankan agenda masing-masing. AM Sukri Sappewali memantau pelaksanaan hari pertama ujian tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Kabupaten Bulukumba yang dipusatkan di Kampus II Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UMB).

Setelah memantau tes CPNS, Sukri Sappewali kemudian bergeser ke Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa untuk memantau pelaksanaan hari pertama tes wawancara bakal calon kepala desa.

Tes Wawancara ini adalah kelanjutan dari tes tertulis yang dilaksanakan sebelumnya untuk desa yang memiliki lebih dari 5 orang bakal calon kepala desa.

“Kita berharap para bakal calon kepala desa ini dapat memaparkan apa yang akan dilakukan untuk desanya, sesuai potensi yang dimiliki desa sehingga dia betul-betul dapat dinilai pantas atau layak menjadi kepala desa,” kata Sukri Sappewali.

Sementara, Tomy Satria Yulianto hari ini menghadiri acara penyerahan surat keputusan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) kepada Bank Sulselbar yang resmi ditunjuk sebagai bank penerima Ongkos Naik Haji (ONH) untuk wilayah Sulsel, di Hotel Claro Makassar.

Wabup Bulukumba Raih Award di Dies Natalies Fisip Unhas

KabarMakassar.com — Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto (TSY) meraih penghargaan “I Am Sospol” Award, Minggu (9/2) kemarin. Penghargaan diterima bersama Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani dan mantan Wakil Wali Kota Makassar Syamsu Rizal.

Penyerahan award dilakukan dalam rangka Dies Natalis ke-59 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin tahun 2020 yang diselenggarakan oleh civitas akademika Fisip Unhas dan Ikatan Alumni Fisip Unhas.

Tomy mengatakan, dari Fisip Unhas lah ia belajar mengenai ilmu politik. “Di sini saya berkenalan dengan pemikiran Miriam Budiardjo, di sini saya berkenalan dengan Selo Sumardjan, dan di sini pula saya mengenal Samuel Huntington,” tulis Tomy di akun facebooknya.

Nama-nama yang disebutkan Tomy adalah pakar ilmu politik Indonesia yang menulis buku Dasar-dasar Ilmu Politik, pakar pemerintahan dan bapak sosiologi Indonesia serta ilmuwan politik Amerika Serikat.

Tomy mengaku keberadaannya saat ini tak lepas dari ilmu yang ia dapat selama di bangku kuliah. “Dari sini pula  saya mengetahui bahwa politik itu untuk kesejahteraan,” tegasnya. 

Dies Natalis Fakultas ilmu sosial dan ilmu politik universitas itu di rangkaikan jalan sehat bersama Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah.

Menggunakan Tema Bersatu, Bersama, Berjaya menjadikan dies natalis ke 59 tahun Universitas Hasanuddin semakin semarak.

Disdukcapil Bulukumba Bakal Launching Mobil Layanan Kependudukan dan GISA

KabarMakassar.com — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bulukumba akan melaunching atau meresmikan mobil layanan kependudukan. Upaya tersebut sebagai langkah awal menuju “Go digital”.

Kepala Disdukcapil, Andi Mulyati Nur membeberkan, rencananya mobil layanan kependudukan akan di resmikan oleh Gubernur Sulsel HM Nurdin Abdullah pada puncak peringatan Hari Jadi Bulukumba ke 60 tahun Bulukumba, 4 Februari mendatang.

Selain peresmian mobil layanan, Gubernur lanjut Mulyati akan melauching Gerakan Indonesia Sadar Adminduk (GISA). “Bapak Gubernur juga akan memberikan Piagam Penghargaan Sadar Adminduk kepada Desa Kelurahan” bebernya.

Kriteria pemberian penghargaan itu ungkap Mulyati dinilai oleh provinsi dan Disdukcapil Kabupaten. Diantaranya ketercapaian kepemilikan adminduk bagi warganya, dan keaktifan pemerintah desa kelurahan dalam memfasilitasi kegiatan jemput bola yang dilaksanakan Disdukcapil

Rencananya Mobil Layanan kependudukan dan pencatatan sipil ini akan beroperasi di sembilan kecamatan untuk mempermudah masyarakat Bulukumba memenuhi administrasi kependudukannya.

“Kendaraan operasional itu sebagai inovasi dalam pelayanan kependudukan dan pencatatan sipil,” ungkapnya.

Mobil Layanan Kependudukan keliling ini bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Pemkab Bulukumba yang diserahkan beberapa waktu lalu oleh Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto. Di tahun 2020 Disdukcapil terus bergerak dan segera merealisasikan go digital, yakni seluruh pelayanan tanda tangan administrasi kependudukan dan akta lainnya sudah menggunakan TTE (Tanda Tangan Elektronik).

Seperti diketahui, Disdukcapil merupakan salah satu OPD yang berprestasi di Bulukumba. Sederetan penghargaan yang diterima di 2019 yakni Inovasi Layanan Publik Top 20 Laraku Nyata dan Top 29 Adminduk Inklusif oleh Gubernur Sulawesi Selatan.

“Soal persentase capaian Disdukcapil pernah melebihi 100 persen dalam merekam administrasi kependudukan usia yang menjelang 17 tahun,” ungkapnya.