Video Penculikan di Medsos, AKBP Indratmoko: Hanya Prank

KabarMakassar.com — Baru-baru ini Warga kota Makassar di hebohkan dengan video seorang gadis korban penculikan yang Viral di Media Sosial (Medsos). Kasatreskrim Polrestabes Makassar AKBP Indratmoko menyebut aksi itu adalah Prank (Gurauan).

“Prank penculikan itu,” kata Indra kepada KabarMakassar.com saat dikonfirmasi via WhatsAppnya, Rabu (29/1).

Indra menyebut aksi Prank penculikan yang diaktori perempuan berinisial IPS (16) dalam video durasi 58 detik tersebut hanya merekayasa lantaran tidak mendapat kasih sayang dari orang tuanya.

Menurut Indra hal itu dipastikan ketika menerima laporan kemudian mendatangi rumah korban dan meminta tanggapan IPS. Hasil pemeriksaan diakuinya diculik oleh kelompok pria tak dikenal (OTK) pada Selasa 28 Januari 2020, sekitar pukul 15.00 WITA.

“Dia mengaku diculik dengan cara dibius menggunakan sapu tangan, selanjutnya korban pingsan, lalu korban sadarkan diri sudah dalam kondisi gelap atau sudah malam hari dan bilang sudah ditengah hutan ,” ungkapnya.

Namun, kata Indratmoko setelah dilakukan pemeriksaan lebih dalam anggota Tim Jatanras Polrestabes Makassar menemukan kejanggalan yang dialami siswi SMA ini.

“Setelah anggota melakukan interogasi lebih lanjut IPS akhirnya mengakui bahwa dirinya tidak mengalami adanya penculikan. Hal ini dilakukan karena tidak adanya kasih sayang orang tua yang diberikan terhadap dirinya,” sebut Kasat.

Dalam hal ini AKBP Indratmoko melalui Jatanras Polrestabes Makassar menghimbau agar hal seperti itu tidak dilakukan lagi, karena dapat meresahkan masyarakat.