Terlibat Cekcok, Seorang Pria di Takalar Tewas Ditikam Tetangganya

KabarMakassar.com– Nuru Daeng Sikki (40) warga Dusun Balang Tanaya Desa Balang Tanaya Kecamatan Polongbangkeng Utara Kabupaten Takalar tewas setelah ditikam oleh tetangganya pada Jumat (03/01/2020).

Informasi yang berhasil dihimpun, sebelum tewas, Nuru Daeng Sikki  sempat cekcok dan adu jotos dengan pelaku penikaman bernama Jaga Daeng Mile (40) yang juga tetangganya.

Kapolsek Polongbangkeng Utara, AKP H Andi Hermasyah, mejelaskan kejadian ini terjadi berawal saat di depan pekarangan rumah pelaku, dimana pada saat itu, kata Hermasyah, pelaku sedang bertamu di tetangganya yang lain tiba-tiba korban datang dan terlibat cekcok lalu kemudian menyerang pelaku menggunakan sejata tajam (sejam).

“Untuk saat ini kami juga masih menyelidiki motif cekcok mereka, dan  informasi yang kami himpun dari warga bahwa kejadian ini awalnya mereka sedang cekcok yang burujung bertengkar. Tiba-tiba korban dan pelaku saling membabi buta dengan saling menghajar menggunakan badik dan parang hingga akhirnya salah satu dari mereka pun terkapar ditanah,” kata AKP Hermansyah dikonfirmasi.

Usai ditikam, kata AKP Hermansyah, korban pun dilarikan ke RS Padjonga Ngalle Kabupaten Takalar untuk mendapatkan perawatan medis, namun sayang nyawa korban tidak tertolong lagi.

“Kalau melihat lukanya, korban sulit untuk tertolong. Sebab korban ditikam beberapa tusukan di hunusnya menggunakan badik kemudian korban juga mengalami luka tusuk yang mengenai leher sebelah kanan dan dada sebelah kanan,” Ungkap Hermansyah.

Lebih lanjut Hermansyah menambahkan bahwa pelaku sempat kabur usai menikam korban dengan melarikan diri di pematang sawah namun kurang lebih sejam pelaku akhirnya berhasil diringkus Tim Unit Reserse Kriminal Polres Takalar.

 “Pelaku sempat kabur meskipun ia mengalami keadaan luka sabetan parang dari korban kami tetap ringkus pelaku dan membawanya ke puskesmas setempat untuk mendapatkan perawatan medis berupa jahitan disejumlah tubuhnya,” terang Hermansyah.

Tim INAFIS Polres Takalar pun langsung olah TKP dan menemukan sejumlah bercak darah dan 1 buah parang milik korban dan sebuah badik milik pelaku.

Hingga kini, pelaku yang telah dilarikan ke puskesmas untuk menjalani pearawatan karena luka yang dialami, akhirnya langsung digelandang ke Mako Polres Takalar dan dijebloskan ke jeruji besi untuk menghindari kerawanan massa dari keluarga korban dan pelaku pun akan dijerat pasal 351 ayat 3 dengan ancaman hukuman diatas 10 tahun penjara.