Pemkot Makassar Alokasikan Rp1 M untuk Pelaksanaan SKD CPNS

KabarMakassar.com — Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemkot Makassar yang bakal diikuti sebanyak 16.888 peserta, akan digelar di Gedung Olahraga Universitas Hasanuddin Makassar mulai Sabtu (22/2) mendatang,

Sejumlah persiapan sarana adan prasana pernunjang pelaksanaan SKD pun telah dirampungkan oleh tim panitia seleksi (Pansel) penerimaan CPNS Pemkot Makassar.

Kepala Bidang Pengadaan dan Informasi Kepegawaian BKPSDM Kota Makassar, Kadir Masri mengatakan, anggaran yang dikeluarkan Pemkot Makasar untuk persiapan sarana dan prasarana pelaksanaan SKD CPNS ini tak sedikit. Totalnya mencapai Rp1 miliar lebih.

“Anggaran yang dialkoasikan untuk pelaksanaan SKD CPNS dengan sistem Computer Assisted Tes (CAT) ini sebesar Rp1 miliar lebih. Itu termasuk untuk pengadaan dan penyewaan infrastruktur seperti komputer, meja, kursi, hingga gedung melalui pihak ketiga,” terang Kadir Masri, Kamis (20/2).

Kadir juga mengimbau seluruh peserta ujian untuk tidak terpengaruh tawaran atau iming-iming dari pihak manapun yang menjanjikan kelulusan dengan membayar sejumlah uang.

“Lulus tidaknya hanya ditentukan dari hasil SKD dengan menggunakan sistem CAT. Jadi selesai ujian nilai bisa dilihat lulus apa tidak,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, SKD CPNS Pemkot Makassar akan digelar selama lima hari, mulai tanggal 22 sampai 27 Februari 2020. Dalam sehari, tes SKD akan dibagi dalam lima sesi, dimana setiap sesinya diikuti sebanyak 700 peserta.

Secara total, tes SKD CNS Pemkot Makassar akan diikuti sebanyak 16.888 peserta yang telah dinyatakan lolos seleksi administrasi. Para peserta tersebut akan bersaing untuk memperebutkan sebanyak 526 formasi atau kuota penerimaan yang dibuka Pemkot Makassar.

Hari Pertama Tes CPNS Parepare, Ini Peraih Skor Tertinggi

KabarMakassar.com — Tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Kota Parepare sudah muali digelar sejak Senin, 10 Februari kemarin hingga 16 Februari mendatang.

Sekretaris BKPSDMD Parepare, Adriani Idrus mengatakan, di hari pertama pelaksanaannya, ada sebanyak 1.100 dari total 7.333 peserta mengikuti Tes SKD CPNS Pemkot Parepare yang digelar di di Kantor BKPSDMD Parepare, Jalan Balaikota.

“Nilai tertinggi untuk hari pertama diraih oleh peserta bernama Helvi Maryam asal Bulukumba yang mendaftar pada formasi Guru IPA SLTP Negeri 13 Parepare. Dia mendapatkan poin 406, dimana skor Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) 110, Tes Intelegensi Umum (TIU) 140, dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) 156,” terang Adriani, Selasa (11/2).

Adriani menjelaskan, untuk pelaksaan SKD, peserta tes diberikana waktu selama 90 menit untuk menjawab 100 soal yang terdiri dari TWK, TIU dan TKP.

“Panitia berharap, pada tes hari berikutnya para peserta datang tepat waktu dan mematuhi aturan-aturan yang telah ditetapkan,” pungkasnya.

Server Tes CPNS Parapare Down, Peserta Komplain

Kabarmakassar.com — Peserta tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kota Parepare mengeluhkan server yang sempat down saat mengerjakan soal. Server down diperkirakan sepuluh menit menjelang waktu soal selesai.

Tes SKD CPNS digelar di Kantor BKPSDMD Kota Parepare, Jalan Balai Kota, pada Senin, 10 hingga 16 Februari 2020.

Server down sekira sepuluh menit. Peserta panik minta bantuan ke pengawas tes. Suasana sempat riuh. Hal itu diungkapkan salah satu peserta tes CPNS Rusli (24) asal Majene saat keluar dari lokasi tes.

Rusli membeberkan kejadian tersebut menghambat dirinya menyelesaikan soal.

“Sekira 10 menit terakhir eror. Tidak bisa dijawab soal. Kita harus menunggu sampai kembali normal. Sekitar 10 menit baru lanjut lagi,” ungkap dia, Senin (10/2).

Ia pun membeberkan suasana saat server down. Peserta banyak yang komplain, bahkan teriak minta bantuan.

“Banyak yang teriak karena tidak bisa jawab soal dan waktu terus berkurang. Ada juga yang eror tapi waktunya tidak berkurang,” keluhnya.

Saat dikonfirmasi, Kadis Kominfo Parepare Iskandar Nusu mengatakan segera melakukan evaluasi soal koneksi jaringan.

“Iya nnti kita lakukan peningkatan. Setelah kita evaluasi. Kami terus berkoordinasi dengan BKN. Server dari BKN juga biasa down. Ada stand by itu bagian IT dari Kominfo,” ujarnya saat dihubungi melalui via WhatsApp

Sementara, Sekdis Kominfo, Anto mengatakan koneksi jaringan internet yang disediakan pihaknya yaitu 90mbps untuk server BKN. Ia pun tak menampik adanya gangguan server saat sementara tes berlangsung.

“Yang tadi gangguan itu koneksi BKN ke Pusat. Untuk antisipasi akan ada penggantian server,” ucap dia.

Sekadar diketahui, tes hari pertama ini diikuti 1100 peserta. Ada lima sesi tes, tiap sesi ada 220 peserta.