Melonjak, Kasus Covid-19 di Takalar Mencapai 58 Orang

KabarMakassar.com — Kasus pasien positif Corona atau Covid-19 di Kabupaten Takalar semakin meningkat, hingga kini hasil data yang dirilis Gugus tugas penanganan Covid-19 sebanyak 58 orang.

Ketua gugus tugas Covid-19 Kabupaten Takalar Dr Rahmawati menuturkan terjadi peningkatan angka Positif covid-19 setelah hari raya idul fitri.

“Iya, bertambah. Pada kemarin malam (Kamis 18 Juni) angka positif 42 orang, sekarang sudah 58 pasien positif Covid-19. Luar biasa meningkat,” kata dr Rahmawati saat dikonfirmasi melalui sellularnya.

Dia menjelaskan, tambahan angka positif covid-19 hasil yang diperoleh berdasarkan dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel termasuk termasuk tenaga kesehatan (Nakes) di Rumah Sakit Takalar.

“Tambahan termasuk semua Nakes di Rumah Sakit Takalar,” ungkapnya.

Sementara Bupati Takalar Syamsari Kitta mengucapkan tertularnya virus covid-19 oleh beberapa Nakes RSUD Padjonga Daeng Ngalle menutup sementara ruang pelayanan.

Dia menjelaskan, penutupan ruang pelayan akan digantikan dengan dua Rumah Sakit (RS) yang ada di dua kecamatan.

“Terkait dengan semakin meningkatnya angka positif Covid di Takalar, seiring dengan ditutupnya pelayanan UGD di RSUD Padjonga Dg Ngalle maka Bapak Bupati menginstruksikan untuk mempercepat pembukaan dan pemberian pelayanan untuk RSIA di Galut dan RS. Pratama Tipe D di Polut,” ungkap Plt. Kadis Kesehatan dr. Rahmawati.

RSUP Wahidin Pastikan Pasien Rujukan dari Takalar Bukan Corona

KabarMakassar.com — Pihak RSUP Wahidin Sudirohuso Makassar memastikan seorang warga Takalar yang dirujuk dari RSUD Padjinga Dg Ngalle Takalar pada Sabtu (7/3) kemarin, negatif atau tidak terinfeksi Virus Corona (Covid-19).

“Pasien ini tidak memenuhi syarat indikasi suspect ataupun pasien dalam pengawasan (PDP),” kata Humas RSUP Wahidin Sudirohusodo, Dewi Risky Nirmala, Ahad (8/3).

Menurut Dewi, pasien tersebut menderita infeksi penyakit lain, bukan suspek corona.

“Jadi bukan suspect Corona, lebih kepada penyakit infeksi lain,” terangnya.

Terpisah, pihak RSUD Pajdjonga Dg Ngalle Takalar juga mengklarifikasi soal beredarnya informasi terkait adanya salah seorang warga Takalar yang dirujuk ke RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar karena suspect Corona.

“Pemberitaan itu tidak benar. Pasien tersebut riwayatnya baru pulang dari unrah, dan masuk RS dengan keluhan demam dan batuk sejak kurang lebih seminggu yang lalu,” tulis pihak RSUD Padjong Dg Ngalle melalui akun media sosial reminya.

“Namun dari hasil pemeriksaan penunjang yang dilakukan di RS, tidak mendukung untuk diagnosa Corona,” tegasnya.

Dalam klarifikasi tersebut juga disampaikan jika pihak RSUD Padjonga Dg Ngalle Takalar memang sedang melakukan protap penanganan kasus penyakit Corona sebagai bentuk proteksi perlindungan diri.

“Makanya untuk pemeriksaan dan konfirmasi pasti, kami lakukan rujukan ke RS Wahidin Sudirohusodo,” jelasnya.