Ini Jadwal Pengumuman Hasil SKD CPNS Pemprov Sulsel

KabarMakassar.com — Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Provinsi Sulsel telah dilaksanakan pada tanggal 28 Januari hingga 1 Februari 2020.

Kini para pelamar tinggal menunggu pengumuman perankingan hasil SKD untuk mengetahui lulus tidaknya ke tahap berikutnya, yaitu Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Pasalnya, meski skor SKD memenuhi atau bahkan melebih nilai ambang batas (passing grade), pelamar belum tentu bisa lanjut ke tahap berikutnya. Sebab, hanya tiga peserta dengan nilai tertinggi di masing-masing formasi yang berhak untuk mengikuti (SKB)

Terkait jadwal pengumuman perankingan hasil SKD, Kepala Bidang Perencanaan dan Informasi Aparatur Sipil Negara (ASN) Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulsel, Taufik Akbar mengatakan, berdasarkan Surat Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor K 26-30/V 205-4/99 perihal jadwal pelaksanaan seleksi Penerimaan CPNS tahun 2019 tanggal 9 Desember 2019, pengumuman hasil SKD akan dilaksanakan pada tanggal 22 sampai dengan 23 Maret 2020.

“Untuk pengumuman dan penetapan perankingan hasil SKD berdasarkan surat Kepala BKN itu baru akan dipublish pada tanggal 22 Maret 2020, termasuk SKDS CPNS Pemprov Sulsel,” kata taufik, Kamis (20/2).

Menurut Taufik, nantinya setelah pelaksanaan SKD selesai secara nasional, akan dilakukan rekonsiliasi data.

“Akan dilaksanakan rekonsialiasi data antara Panita Seleksi Nasional (Panselnas) dan Panitia Seleksi Daerah (Panselda). Jadi sementara ini kita menunggu selesainya pelaksanaan SKD secara nasional, yang sesuai Jadwal sampai dengan 28 Februari 2020,” terangnya.

Taufik menegaskan, yang berhak dan memiliki kewenangan untuk mengeluarkan pengumuman dan penetapan prankingan hasil SKD adalah Badan Kepegawaian Negara selaku Panselnas dan bukan instansi daerah.

“Setelah BKN atau panselnas mengeluarkan pengumuman dan hasil perankingan, baru selanjutnya instansi pemerintah daerah menetapkan pengumuman hasil/kelulusan SKD dengan keputusan ketua panitia seleksiinstansi,” jelasnya.
tuturnya.

Sekadar diketahui, pelaksanaan SKD CPNS Pemprov Sulsel yang digelar pada 28 Januari sampai 01 Februari lalu diikuti sebanyak 4.914 peserta. Pemprov Sulsel sendiri untuk pemerimaan CPNS kali ini mendapat jatah atau kuota penerimaan sebanyak 195 formasi, yang terdiri dari 77 formasi tenaga kesehatan dan 118 formasi tenaga teknis.

SKD CPNS Pemkot Makassar Akomodir 3.500 Peserta Perhari

KabarMakassar.com — Tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemkot Makassar yang akan diikuti sebanyak 16.888 peserta menurut jadwal digelar pada tanggal 22 hingga 26 Februari mendatang di Gedung Olahraga Universitas Hasanuddin, Makassar.

Untuk menunjang pelaksanaan tes SKD berbasis Computer Assisted Test (CAT) itu, Pemkot Makassar juga telah bekerjasama dengan Universistas Hasanuddin, termasuk menyiapkan sebanyak 700 unit komputer.

“Seluruh perlengkapan berupa kursi, meja dan komputer dipersiapkan oleh Unhas,” kata Pelaksana tugas (plt) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Makassar, Basri Rakhman, Selasa (18/2).

Basri Rakhman mengatakan, pihaknya sejauh ini semua saran dan prasarana penunjang pelaksanaan tes SKD tersebut telah siap. Termasuk toilet portabel yang akan disiapkan oleh Dinas PU Kota Makassar.

“Selebihnya, sisa kesiapan para peserta untuk fokus melakukan tes.Kalau fasilitas sudah disiapkan ratusan unit komputer. Nantinya akan ada 5 sesi setiap harinya, dimana per sesi diikuti sebanyak 700 orang. Jadi dalam sehari itu bisa diakomodir 3.500 peserta, sehingga bisa rampung secara keseluruhan dalam lima hari,” terangnya.

Sebelumnya, Kabid Pengadaan dan Informasi Kepengawaian BPKSDM Kota Makasar, Abdul Kadir Masri juga mengimbau para peserta ujian untuk tidak terpengaruh tawaran atau iming-iming dari pihak manapun yang menjanjikan kelulusan dengan membayar sejumlah uang.

“Lulus tidaknya hanya ditentukan dari hasil SKD dengan menggunakan sistem CAT. Jadi selesai ujian nilai bisa dilihat lulus apa tidak,” ujarnya.

Sekadar diketahui, Pemkot Makassar untuk penerimaan CPNS tahun ini mendapat kuota atau jatah sebanyak 526 formasi.

Bidan Honorer Raih Nilai Tertinggi SKD CPNS Sesi I di Bulukumba

KabarMakassar.com — Gusti Alfiani warga Desa Jojjolo, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, menjadi peserta peraih nilai tertinggi Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemkab Bulukumba untuk sesi I yang digelar di Universitas Muhammadiyah Bulukumba, Senin (17/2).

Tenaga Honorer di Puskesmas Salassae, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba ini meraih skor dengan total 392.

“Alhamdulillah saya bisa menyelesaikan tes CPNS hari ini dengan nilai SKD yang cukup memuaskan,” kata Gusti.

Alumni Akademi Kebidanan (Akbid) Tahira Al Baeti Bulukumba Tahun 2013 itu mengaku, seleksi penerimaan CPNS tahun 2020 ini adalah yang ketiga kalinya ia ikuti.

Usai mengikuti ujian, Gusti pun dicari dan diberikan ucapan selamat oleh Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali yang memantau langsung pelaksanaan tes SKD CPNS PPemkab Bulukumba sesi I.

Sekadar siketahui, penerimaan CPNS tahun ini, awalnya Pemkab Bulukumba mendapatkan kuota penerimaan sebanyak 243 formasi. Namun sampai masa pendaftaran berakhir ada 2 formasi yang nihil pelamar, yakni formasi dokter spesialis bedah dan dokter spesialis anak.
Total pelamar yang berhak mengikuti SKD CPNS Pemkab Bulukumba berjumlah sebanyak 9.429 orang.

Tes SKD CPNS Pemkab Bulukumba ini akan digelar selama empat hari. Dimana setiap hari dibagi dalam lima sesi, yang setiap sesinya diikuti sebanyak 500 orang.

Putri Wali Kota Raih Skor Tertinggi SKD CPNS Parepare

KabarMakassar.com — Anak sulung Wali Kota Parepare Taufan Pawe, Eta Lestari Taufan berhasil meraih skor tertinggi pada pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemkot Parepare.

Eta yang mengikuti SKD pada Ahad (16/2) tersebut, berhasil meraih total skor 433.

Sekretaris BKPSDMD Parepare, Adriani Idrus mengatakan, perolehan nilai atau skor yang diraih Eta ini merupakan yang tertinggi mulai dari sesi 1 sampai sesi 30 pelaksanaan tes SKD CPNS Pemkot Parepare untuk periode ini.

“Eta merupakan peraih nilai tertinggi sampai sesi 30, dan ini adalah hari terakhir. Tersisa beberapa sesi lagi. Eta mengumpulkan nilai TWK 120, TIU 160, dan TKP 153, totalnya 433. Eta melamar formasi Dokter pada RSUD Andi Makkasau Parepare,” kata Adriani.

Menurut Adriani, beberapa nilai tertinggi untuk SKD CPNS Pemkot Parepare memang didominasi para dokter.

“Setelah Eta Lestari yang meraih skor 433, di bawahnya ada Hartati Hamzi dengan skor 426, lalu Arsan Rusli 418. Tiga besar peraih nilai tertinggi hingga sesi 30 ini semuanya dokter,” terangnya.

Sementara, Eta Lestari Taufan yang ditemui di lokasi tes mengaku memang telah mempersiapkan diri sejak jauh hari.

“Persiapan saya lakukan sejak Desember 2019. Saya banyak belajar soal-soal CPNS via online atau mengikuti try out online, juga mengadakan belajar kelompok bersama teman-teman dokter,” ungkapnya.

Selain itu, kata dia, nilai yang berhasil diraih tersebut juga tidak lepas dari doa suami dan kedua orangtua.

“Tadi sebelum ke lokasi ujian, saya pamit kepada suami, kepada bapak dan ibu juga, minta doa restu,” ujarnya.

171 Peserta CPNS Sinjai Tidak Ikut Ujian SKD

KabarMakassar.com — Pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Peegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Sinjai dengan sistem computer Assisted Tes (CAT) yang berlangsung selama empat hari, telah berakhir pada Jumat (14/2) kemarin.

Dari total 3.748 pelamar yang lulus seleksi administrasi dan dinyatakan berhak mengikuti tes SKD, hanya 3.577 orang yang mengikuti tes tersebut.

“Sedangkan sebanyak 171 orang tidak megikuti tes SKD dan dinyatakan gugur,” kata kepala BPSDMA, Lukman Mannan, Sabtu (14/2).

Menurut Mannan, ada beberapa hal yang membuat ratusan peserta tersebut tak bisa mengikuti tes SKD.

“Ada yang lupa membawa KTP, dan ada juga yang karena terlambat datang ke lokasi ujian,” terangnya.

Menurut Mannan, pihak panitia pelaksana ujian CPNS 2020 Kabupaten Sinjai telah memberikan pelayanan maksimal kepada peserta ujian. Bahkan ketika turun hujan pun panitia mengantar peserta dengan payung dan tenda kerucut.

“Kita memberi pelayanan maksimal ke peserta ujian, karena waktu pelaksanaan ujian harus tepat waktu. Awalnya panitia mengantar peserta pakai payung, cuma waktu pelaksanaan ujian sesi selanjutnya harus terlaksana, sehingga terpikirkan oleh panitia lebih efektif dan efisien waktu dengan menggunakan tenda kerucut makanya panitia melakukan itu,” ungkapnya.

Sekadar diketahui, video aksi para panitia tes CPNS di Kabupaten Sinjai yang memayungi peserta dengan tenda kerucut saat hujan deras untuk mengantarkan peserta ke ruang ujian, beredar dan viral di media sosial.

Salah satu peserta tes dari Sinjai Selatan, Musdalifah mengaku bahwa video tersebut dishare di grup WA pada hari kedua sesi keempat.

“Hujan deraski kayaknya terus tempat pemeriksaan dan lokasi agak berjauhan, kemudian tendanya tidak bersambung dan tidak punya atap, sehingga panitia dari BKPSDMA membantu pakai payung untuk antar peserta ke tempat antrian,” tuturnya menjelaskan kejadian saat itu.

“Kemungkinan panitianya sudah capek antar pakai payung, jadinya tenda kerucut menjadi solusinya. Mereka tidak kehabisan akal meskipun harus basah kuyup, tetapi mereka tetap berusaha memandu para peserta CPNS untuk sampai di ruang tes tanpa harus basah kuyup Kmai sangat berterima kasih kepada panitia,” tutupnya.

Hari Pertama Tes CPNS Parepare, Ini Peraih Skor Tertinggi

KabarMakassar.com — Tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Kota Parepare sudah muali digelar sejak Senin, 10 Februari kemarin hingga 16 Februari mendatang.

Sekretaris BKPSDMD Parepare, Adriani Idrus mengatakan, di hari pertama pelaksanaannya, ada sebanyak 1.100 dari total 7.333 peserta mengikuti Tes SKD CPNS Pemkot Parepare yang digelar di di Kantor BKPSDMD Parepare, Jalan Balaikota.

“Nilai tertinggi untuk hari pertama diraih oleh peserta bernama Helvi Maryam asal Bulukumba yang mendaftar pada formasi Guru IPA SLTP Negeri 13 Parepare. Dia mendapatkan poin 406, dimana skor Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) 110, Tes Intelegensi Umum (TIU) 140, dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) 156,” terang Adriani, Selasa (11/2).

Adriani menjelaskan, untuk pelaksaan SKD, peserta tes diberikana waktu selama 90 menit untuk menjawab 100 soal yang terdiri dari TWK, TIU dan TKP.

“Panitia berharap, pada tes hari berikutnya para peserta datang tepat waktu dan mematuhi aturan-aturan yang telah ditetapkan,” pungkasnya.

Cegah Kecurangan, Tes CPNS Parepare Bakal Diperketat

KabarMakassar.com – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD) Kota Parepare terus menggenjot persiapan pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang dijadwalkan mulai digelar pada 10 Februari mendatang.

Plt Kepala BKPSDMD Parepare, Gustam Kasim mengatakan, pihaknya bakal memperketat pemeriksaan di lokasi tes untuk mencegah terjadinya kecurangan dalam pelaksanaan tes SKD tersebut.

“Kami berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan Satpol PP untuk menjaga keamanan. Kami siapkan pendeteksi logam, peserta tidak diperbolehkan membawa masuk aksesoris ke dalam ruang tes. Peserta hanya diperkenankan membawa KTP dan kartu tes,” kata Gustam, Jumat (7/2).

Sekretaris BKPSDMD, Adriani Idrus menambahkan, saat ini semua sarana dan prasarana untuk pelaksanaan tes SKD CPNS Pemkot Parepare sudah siap sesuai harapan.

“Kami tinggal menunggu BKN untuk mengoneksikan dengan server pada 9 Februari. Tidak ada yang bisa masuk ke ruangan ujian kecuali BKN dan kepolisian. Bahkan panitia juga tidak bisa,” terang Adriani.

Menurut Adriani, sejumlah instansi juga dilibatkan untuk sukses dan lancarnya pelaksanaan tes SKD CPNS ini. Mulai dari pihak kepolisian dalam hal pengamanan hingga rekayasa lalu lintas, Dishub dalam pengelolaan parkir, dan Satpol.

“Kominfo juga bantu teknis bidang komputer dan jaringannya. Kami juga sudah surati PLN untuk tidak melakukan pemadaman saat tes berlangsung,” pungkasnya.

Sekadar diketahui, pelaksanaan tes SKD CPNS Pemkot Parepare bakal dilangsungkan di Kantor BKPSDMD pada tanggal 10-16 Februari. Dimana dalam sehari dibagi 5 sesi. Setiap sesi aakan diikuti sebanyak 220 peserta.

Ujian CPNS Gowa, Basir: Jangan Percaya Calo

KabarMakassar.com — Ujian pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada Aparatur Sipil Negara (ASN) Lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa Formasi Tahun 2019 akan dimulai. Yakni pada Sabtu 1 Februari hingga Selasa 4 Februari 2020 mendatang di Baruga Karaeng Galesong.

Menurut Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Gowa, Muh Basir menjelaskan lokasi tes yang di tunjuk sebelumnya di Kampus UNM Makassar dialihkan ke kantor Bupati. Dia juga menyebut ujian ini akan dibagi menjadi lima sesi.

“Selama empat hari tes akan berlangsung di Baruga Karaeng Galesong Kantor Bupati Gowa dan akan dibagi menjadi lima sesi. Sesi pertama pukul 8.00 hingga 9.30, sesi kedua pukul 10.00 hingga 11.30, sesi ketiga pukul 12.30 hingga 14.00, sesi keempat pukul 14.30 hingga 16.00 dan sesi kelima pukul 16.30 hingga 18.00,” kata Basir menjelaskan, Kamis (30/1).

Para peserta wajib mengikuti segala ketentuan umum dan persyaratan pelaksanakan pada ujian SKD seleksi ASN Pemkab Gowa.

Kepada para peserta seleksi, Basir menghimbau agar tidak mudah percaya pada oknum yang menjanjikan kelulusan pada setiap tahapan dan

“Kami himbau kepada peserta agar tidak mempercayai apabila ada orang atau pihak tertentu yang menjanjikan dapat membantu kelulusan dalam setiap tahapan seleksi dengan keharusan menyediakan atau membayar sejumlah uang atau bentuk lain,” ucapnya.

“Karena Pemkab Gowa tidak bertanggungjawab atas pungutan atau tawaran berupa apapun oleh oknum-oknum yang mengatasnamakan Kementrian PAN dan RB, BKN atau Tim Pelaksana Pengadaan ASN Pemkab Gowa ataupun pihak lain,” tegasnya.

Perkembangan informasi terkait seleksi pengadaan ASN Pemkab Gowa ini selengkapnya dapat dilihat dan diakses melalui website di http://bkpsdm.gowakab.go.id atau media sosial facebook di http://www.facebook.com/panselcpns.gowa.2019 serta instagram @bkpsdmgowa dan @panselcpnsgowa2019.

Para peserta juga dapat langsung mendapatkan pelayanan dan penjelasan informasi melalui call center (0411) 868015 atau dapat langsung mengunjungi Kantor BKPSDM Kabupaten Gowa Jalan Masjid Raya No.30 Sungguminasa yang terletak di dalam Kantor Bupati Gowa pada hari Senin hingga Jum’at pukul 08.30-16.00 Wita.

Wagub Tinjau Langsung Pelaksanaan Seleksi CPNS

KabarMakassar.com — Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman melakukan peninjauan ke lokasi Ujian Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pengadaan CPNS Pemprov Sulsel di hari ke dua pelaksanaan tes Rabu, (29/01).

Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS lingkup Pemprov Sulsel telah dimulai sejak tanggal 28 Januari 2020, di Ruang UPT Potensi dan Kompetensi BKD Sulsel, dengan berbasis Computer Asissted Test (CAT) dan diawasi langsung oleh tim CAT (Kanreg) IV Badan Kepegawaian Negara (BKN) Makassar.

Pada pelaksanaan seleksi hari kedua ini, Wakil Gubernur mengunjungi setiap pos tahapan pelaksanaan seleksi. Mulai dari registrasi peserta, ruang tunggu peserta, pos penitipan barang, hingga mengunjungi ruang pelaksanaan seleksi berbasis CAT. Wakil Gubernur juga menyempatkan berbincang dengan peserta ujian yang berada di ruang tunggu.

Kepala Bidang Perencanaan Dan Informasi ASN BKD Sulsel, Taufik Akbar, juga mengajak Wakil Gubernur dalam peninjauannya untuk melihat langsung layar Live Score Point yang berfungsi menampilkan secara langsung nilai tes dari para peserta yang mengikuti ujian berbasis CAT.

Dalam kunjungannya ini, Wakil Gubernur Andi Sudirman memastikan agar pelaksanaan tes berjalan lancar dan sesuai rencana. Ia mengatakan, hal ini patut disyukuri karena semua berjalan dengan baik dan tidak ada masalah jaringan.

“Alhamdulliah semua berjalan baik dan sesuai rencana, semua sistem digitalnya sampai saat ini tidak ada masalah, sehingga BKN mengapresiasi kita dengan fasilitas yang kita miliki dengan sistem yang kita miliki,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama setelah melakukan peninjauan pelaksanaan seleksi CPNS ini, Wakil Gubernur Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan harapannya agar seleksi calon pegawai negeri ini kedepannya menghasilkan pegawai yang kompeten di bidangnya.

“Dengan dilaksanakannya seleksi CPNS berbasis CAT ini dan kuota yang kita butuhkan, kita mengharapkan kedepannya hasil yang tersaring adalah pegawai yang betul-betul kompeten dan kapabel di bidangnya. Dan saya rasa beberapa tahun ini sudah bagus hasil-hasil dari tes yang terpusat dengan komputerisasi sistem,” terangnya.

Ini dia jadwal Tes CPNS Kabupaten Bulukumba

KabarMakassar.com — Tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Bulukumba, Sulsel, bakal berlangsung pada 17 Februari 2020 mendatang.

Kepala Badan Kepegawaian Peningkatan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemkab Bulukumba, Andi Ade Ariadi, mengatakan jadwal pelaksanaan seleksi CPNS menggunakan Computer Assited Tes (CAT) formasi 2019 telah keluar.

“Sesuai edaran dengan nomor KR.IV.K.26-25/Y.3-17/2020 dari Badan Kepegawaian Negara,” kata Kadis BKPSDM Bulukumba, Andi Ade Ariadi, saat dihubungi.

Andi Ade Ariadi menambahkan jumlah peserta yang akan mengikuti tes ujian CAT CPNS 2019 Bulukumba sebanyak 9.429 orang. Dengan jumlah PC 500.

“Untuk jumlah sesinya itu 19 selama 4 hari mulai 17 Februari hingga 20 Februari 2020 mendatang,” jelasnya.

Tes CPNS 2019, kata Andi Ade Ariadi bakal dipusatkan di aula kampus Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Bulukumba, Jalan Poros Bulukumba-Bantaeng, Kelurahan Mariorennu, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba.

Saat ini BKPSDM Bulukumba telah menyiapkan segala sesuatunya sesuai jukdis pelaksanaan ujian CPNS, beberapa sarana dan prasarana yang menjadi skala prioritas pelaksanaan tes, antara lain jaringan yang refresentatif, fasilitas komputer, meja dan kursi, ketersediaan listrik dan fasilitas lainnya.