2 Pasien Positif Covid-19 Asal Pinrang dan Sidrap Dinyatakan Sembuh

KabarMakassar.com — Dua pasien positif Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah Andi Makkasau (RSAM) Parepare, dinyatakan sembuh dan dipulangkan, Jum’at (3/4).

Direktur RSAM Parepare, dr. Renny Anggraeny Sari melalui Kabag Humas RSAM Parepare, Farida mengatakan, pasien asal Kabupaten Pinrang dan Sidrap itu dipulangkan setelah dua kali tes swab yang dilakukan tehadap kedua pasien tersebut selama masa isolasi, semuanya menunjukkan hasil negatif Covid-19.

“Pasien positif keduanya dipulangkan hari ini. Hasil tes swab dua kali dinyatakan negatif,” kata Farida kepada Kabarmakassar.com, Jum’at (3/4) siang.

Meski sudah diperblehkan untuk pulang, kata dia, kedua pasien tersebut tetap diminta untuk melakukan isolasi mandiri selam 14 hari di rumahnya masing-masing.

“Jadi untuk kedua pasien positif tersebut meski dinyatakan negatif, mereka tetap harus melakukan isolasi mandiri di rumahnya selama 14 hari. Itu akan dipantau Dinas Kesehatan setempat,” ujarnya.

Selain dua pasien tersebut, lanjut Farida, ada pula warga Makassar dan Mangkutana yang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan dirawat di RSAM Parepare, juga dipulangkan karena hasil tes swab-nya juga dinyatakan negatif Covid-19.

“Dua pasien PDP juga dipulangkan hari ini, hasil tes swab-nya negatif. Tetap diisolasi mandiri di rumahnya selama 14 hari dan dipantau oleh Dinas Kesehatan setempat. Kami sudah koordinasi,” terangnya.

Sementara, Bupati Pinrang, Andi Irwan Hamid, mengaku sangat bersyukur warganya yang sebelumnya terkonfirmasi positif terinfeksi Covid-19, kini dinyatakan sembuh.

“Alhamdulillah, ini menjadi kabar baik dan patut kita syukuri bersama. Bagi semua masyarakat Pinrang, kami minta untuk tetap disiplin diri, ikuti dan patuhi imbauan pemerintah, serta jaga jarak untuk kebaikan bersama,” kata Irwan Hamid.

Gubernur Sebut Sidrap Bakal jadi Lumbung Pangan Dunia

KabarMakassar.com — Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah menyebut, Kabupaten Sidrap yang selama ini dikenal sebagai lumbung beras ke depan akan semakin dibutuhkan. Tak hanya bagi Sulsel dan Indonesia, tetapi juga untuk dunia. Sebab, kebutuhan pangan dunia akan semakin meningkat.

“Ke depan, Sidrap bukan saja memberi pasokan makanan kepada Sulsel dan Indonesia, tetapi juga akan menjadi lumbung pangan dunia,” kata Nurdin pada acara puncak peringatan HUT ke-676 Sidrap yang digelar di Halaman Kantor Bupati Sidrap, Selasa (18/2).

Pada kesempatan tersebut, Nurdin juga mengingatkan tentang besarnya dampak yang akan dirasakan rakyat jika terjadi krisis pangan.

“Kehabisan masker yang menjadi dampak dari virus corona masih bisa kita kurung diri di kamar. Tapi kalau kehabisan bahan pangan, kita harus mencarinya. Tidak bisa kita kurung diri,” ujarnya.

Nurdin berharap, Universitas Hasanuddin Kampus Sidrap yang peresmiannya menjadi rangkaian puncak peringatan HUT Sidrap ke-676 ini kehadirannya bisa memberi dampak pada peningkatan ekonomi rakyat setempat, khususnya di sektor pertanian dan peternakan.

“Sektor pertanian dan peternakan, akan memberi manfaat besar terhadap kebutuhan pangan nasional dan dunia,” ucapnya.

Sementara, Bupati Sidrap Dollah Mando pada kesempatan tersebut menyampaikan, sektor pertanian dan tanaman pangan memberi porsi sampai 35 persen terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sidrap tahun 2019.

Gagal Mencabuli, Sales Bunuh Bocah 9 Tahun di Sidrap

KabarMakassar.com — AV bocah pria berusia 9 tahun, warga Desa Mattirotasi, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap, menjadi korban pembunuhan di dalam WC rumahnya yang dilakukan Aviors Christover, sales salah satu perusahaan di Kabupaten Pinrang, Rabu (12/2).

Menurut informasi yang dihimpun, peristiwa pembunuhan itu berawal saat pelaku mengunjungi rumah korban di Kampung Kamirie, Desa Mattirotasi, untuk menawarkan produk alat-alat rumah tangga. Saat tengah menwarkan produk dagangannya, pelaku ingin buang air dan meminta izin kepada pemilik rumah untuk menggunakan kamar mandinya yang terletak di belakang rumah tersebut.

Sesampainya di kamar mandi, bak penampungan tenyata hanya berisi sedikit air, sehingga pelaku meminta tolong kepada korban untuk membuka kran air bak penampungan yang berada di luar dan kemudian mengajaknya masuk ke dalam kamar mandi. Korban yang masih lugu pun mengikuti perintah pelaku.

Di dalam kamar mandi, pelaku coba mencabuli korban. Namun, korban melakukan perlawanan dan berusaha untuk lari. Merasa khawatir korban yang masih duduk di bangku SD itu akan melaporkan perbuatannya pada orang tuanya, pelaku kemudian menganiaya korban dan memasukkannya ke dalam bak air serta menekan kepala korban ke dalam air beberapa lama sampai korban meninggal dunia.

Beberapa saat kemudian, Al Faqy, kakak korban menyusul ke belakang rumah karena hendak buang air besar. sesampainya di depan pintu kamar mandi, ia curiga melihat sandal adiknya berada di depan pintu, sehingga sempat mengetuk pintu kamar mandi yang kemudian terdengar suara pelaku.

Kasat Reskrim Polres Sidrap, AKP Benni Pornika yang dikonfirmasi, membenarkan adanya peristiwa pembunuhan tersebut.

Benni mengatakan, pelaku sudah berhasil ditangkap oleh aparat kepolisian dari Polsek Watang Pulu yang dibackup anggota Resmob Satreskrim Polres Sidrap di Desa Lainungan, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap, sekira pukul 16.00 WITA, atau beberapa jam setelah peritiwa pembunuhan tersebut terjadi.

Dari hasil interogasi, kata dia, pelaku mengakui semua perbuatannya itu.

“Terduga pelaku telah mengakui perbuatannya yang menganiaya korban karena panik dan takut aksinya hendak berbuat senonoh dilaporkan korban ke keluarganya,” kata Benni.

“Pelaku masih dimintai keterangannya di Polsek Watang Pulu karena kasus ini berada di wilayah Polsek Watang Pulu,” pungkasnya.

Seminar Andi Sapada, Mengenang Perjuangan Bupati Pertama Sidrap

KabarMakassar.com — Seminar mengenang Andi Sapada yang merupakan pejuang kemerdekaan dan juga pelopor pembangunan Sidrap digelar di Aula Kompleks SKPD Sidrap, Senin (10/2).

Seminar diadakan Pemerintah Kabupaten (pemkab) Sidrap bekerja sama dengan Yayasan Perguruan Amsir dan keluarga besar Andi Sapada. Tujuan seminar untuk mengenang dan memberi wawasan sejarah perjuangan dan karya Andi Sapada terhadap Kabupaten Sidrap.

Kegiatan juga dalam rangka memperingati hari jadi ke-676 Sidenreng Rappang dan mengenang 25 tahun wafatnya bupati pertama Sidrap tersebut pada 10 Februari 1995 lalu. Selain itu, seminar menjadi salah satu persyaratan pengusulan Andi Sapada mendapatkan Anugerah Bintang Kehormatan RI dari pemerintah pusat.

Seminar yang diisi dialog interaktif dan pameran foto Andi Sapada tersebut, mengambil tema “Refleksi semangat, konsep dan gagasan H Andi Sapada, suatu ikhtiar dalam proses transformasi semangat dan nilai perjuangan bagi generasi muda”.

Ada tiga narasumber yang hadir dalam seminar. Mereka adalah Dr Suryadi Mappangara, Dr H Bakhtiar Tijjang dan Abu Bakar Deny. Sementara peserta seminar yaitu pengurus LVRI Sidrap, unsur generasi muda, ASN, guru sejarah, tokoh masyarakat dan mahasiswa Amsir.

Sekretaris Kabupaten Sidrap, Sudirman Bungi saat membuka kegiatan tersebut mengatakan A Sapada Mappangile merupakan sosok teladan dan menginspirasi.

“Kalau saat ini Presiden Jokowi menggaungkan visi SDM Unggul Indonesia Maju, jauh sebelumnya Andi Sapada telah memikirkan, betapa pentingnya mengembangkan SDM,” kata Sudirman.

Sudirman mengatakan, Andi Sapada bukan hanya sosok pejuang yang mengangkat senjata, tapi juga pejuang pembangunan, pemerintahan dan pendidikan khususnya di Kabupaten Sidrap.

“Untuk itu pemerintah kabupaten sangat mendukung upaya keluarga dan masyarakat agar beliau mendapat penghargaan dari pemerintah pusat,” ujarnya.

Sementara Andi Faisal Sapada mewakili keluarga besar Andi Sapada mengatakan, keinginan mendapat penghargaan semata-mata untuk menggali karya-karya beliau.

“Saya yakin Andi Sapada tidak menginginkan penghargaan ini. Beliau selalu mengajarkan keikhlasan dalam berjuang. Namun masih banyak yang belum tahu sejarah beliau, karenanya perlu Kita gali,” paparnya.

Andi Sapada lahir di Pangkajene Sidenreng akhir tahun 1925. Ayahnya bernama La Parenrengi Karaeng Tinggi Mae Datu Suppa sementara ibunya bernama Andi Marjanu dari Palanro. Andi Sapada adalah cucu dari Raja addatuang Sidenreng Lasadapotto.

Sosok Andi Sapada dengan filosofi hidup berjuang tiada henti mengilhami pemikirannya akan pentingnya pengembangan sumber daya manusia pasca kemerdekaan.

Pengembangan SDM khususnya generasi muda dilakukan pada berbagai bidang seperti pengembangan sosial kewirausahaan dan pendidikan.

Andi Sapada menjadi Bupati Kepala Daerah Tingkat II Sidenreng Rappang tahun 1960-1966. Sebagai bupati pertama, Andi Sapada meletakkan pondasi pembangunan di Kabupaten Sidrap yang dirasakan hingga kini.

Meriahkan HUT Sidrap ke-676, TP-PKK Gelar Lomba Senam

KabarMakassar.com — Dalam rangka memeriahkan HUT Kabupaten Sidrap ke-676 tahun, TP PKK Kabupaten Sidrap menggelar Lomba Senam Poco-poco Kreasi di Pelataran Pangker Pangkajene Sidrap, Sabtu (8/2) pagi.

Selain diikuti oleh 11 PKK kecamatan yang ada di Sidrap, Lomba Senam Poco-poco Kreasi ini juga turut diikuti peserta dari Persatuan Istri (Persit) Kartika Candra Kirana (KCK) Kodim 1420 Sidrap.

Dalam sambutannya saat membuka lomba tersebut, Ketua TP PKK Sidrap Mulyani DM mengatakan, selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga mengajak semua pengurus PKK baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan untuk mampu menjadi sosok yang mandiri, kreatif, inovatif dan percaya diri.

Selain itu, Mulyani juga meminta agar anggota TP PKK selalu meningkatkan kualitas dan kapabilitas diri, termasuk menjaga pola hidup sehat dengan cara berolahraga.

“Melalui senam poco-poco kreasi yang kita laksanakan hari ini, saya mengharapkan ibu-ibu untuk membudayakan pola hidup sehat dengan cara olah gerak tubuh,” kata Mulyani.

Sekadar diketahui, dalam Lomba Senam Poco-poco Kreasi ini, juri menuntut para peserta untuk menampilkan kreasi dan kekompakannya dalam memadukan antara gerakan dengan keserasian musik.

Kodim 1420 Sidrap Gelar Kegiatan Uji Terampil Perorangan

KabarMakassar.com — Guna mengukur kemampuan personil, Komando Distrik Militer (Kodim) 1420 Sidrap menggelar kegiatan latihan Uji Terampil Perorangan (UTP) di Makodim 1420 Sidrap Kelurahan Majjelling Wattang Kecamatan Maritengngae Kabupaten Sidrap, Selasa (4/2) pagi.

Uji Terampil Perorangan yang digelar Kodim 1420 Sidrap tersebut meliputi keterampilan pengetahuan dasar militer yang terdiri dari Sikap Teritorial, Peta Jarak, Kompas, Intelijen, 5 Kemampuan Teritorial, Bhakti TNI, Binwanmil, Komsos, Binter dan lainnya yang berhubungan dengan Satuan Komando Kewilayahaan.

Ditempat terpisah, Dandim 1420 Sidrap Letkol Inf J.P. Situmorang, S.Sos mengatakan kegiatan yang dilaksanakan tersebut merupakan Program Latihan Standarisasi (Proglatsi) Kodim 1420 Sidrap bidang Staf Operasi dimana sebelumnya sudah dilaksanakan Latihan Perorangan Dasar untuk memelihara dan meningkatkan baik yang sifatnya pengetahuan maupun keterampilan prajurit. Kegiatan UTP ini bertujuan untuk menguji kemampuan Prajurit Bintara dan Tamtama sesuai dengan pangkat dan jabatan dalam rangka mendukung tugas pokok satuan.

“Kegiatan ini bertujuan untuk menguji tingkat kemampuan/kecakapan masing-masing personil setelah melaksanakan Latihan Perorangan Dasar (Latorsar) sehingga mampu melaksanakan tugas secara Profesional,” ujarnya.

Ditambahkannya, sehingga melalui kegiatan ini saya sampaikan kepada seluruh personil agar kegiatan ini jangan dijadikan sekedar rutinitas saja, akan tetapi harus dipahami akan maksud dan tujuan kegiatan Latihan UTP ini.

“Laksanakanlah kegiatan ini dengan semangat dan penuh rasa tanggung jawab, ikutilah petunjuk para penguji agar tujuan dari kegiatan ini dapat dicapai dengan maksimal,” Pungkas Letkol Inf J.P. Situmorang, S.Sos.

Terlihat dalam kegiatan tersebut dihadiri Kasdim 1420 Sidrap, Mayor Inf Sudirman.SS, Para Perwira Staf, Para Danramil jajaran Kodim 1420 Sidrap serta personil Kodim 1420 Sidrap.

Lagi, Polisi Gagalkan 428 Gram Sabu di Sidrap

KabarMakassar.com — Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Sidrap menggagalkan peredaran narkoba jenis sabu-sabu di wilayah hukum Mapolres Sidrap.

Kapolres Sidrap, AKBP Budi Wahyono didampingi Kasat Narkoba AKP Andi Sofyan membenarkan pengungkapan kasus peredaran narkoba, Selasa, (28/01).

“Yah, beberapa hari lalu anggota kami berhasil gagalkan peredaran sabu di Sidrap yang mencapai setengah kilogram atau sekitar 428 gram,” katanya, sesaat lalu.

Dua terduga pelaku ditangkap bersamaan, dia adalah Suardi alias Kepalae, petani asal Boki Kelurahan Pammase Kecamatan Mattirk Deceng, Kabupaten Pinrang. Kemudian Yusuf alias Gapur (36), Petani asal Labalakang, Kecamatan Mattiro Sompe, Pinrang.

Keduanya ditangkap petugas di Jalan Alitta-Boki, Kelurahan Pammase, Kecamatan Tiroang Pinrang, saat hendak edarkan barang haram itu di wilayah Sidrap.

Kasat Narkoba Polres Sidrap, AKP Andi Sofyan menambahkan, selain pelaku dan barang bukti sabu seberat 428 gram, juga ikut diamankan 1 unit sepeda motor merk Mio J dan 2 buah Hp berbagai merk.

“Saat ini pelaku dan barang bukti kita amankan di Mapolres Sidrap guna penyelidikan dan pengungkapan jaringan narkoba lainnya karena masih ada barang besar dengan pelaku lainnya yang belum kami tangkap,” tandasnya.

Sejumlah Pelajar di Sidrap Nampak Asik Bolos di Warkop

KabarMakassar.com — Sejumlah pelajar nongkrong sambil asik menghisap rokok dan bermain game online di Warung Kopi saat jam pelajaran dimulai. Hal ini terlihat sejumlah pelajar dari Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan di Kabupaten Sidrap terlihat nongkrong disalah satu Warkop yang terletak di Rappang, Kecamatan Panca Rijang, Sidrap.

Saking asyiknya nongkrong, mereka tak sadar masih mengenakan seragam sekolah disalah satu Warkop main game dan merokok. Tentu saja pemandangan ini mengundang keprihatinan masyarakat karena para pelajar ini nongkrong di Warkop saat proses Belajar mengajar sedang berlangsung.

Dari pantauan Media KabarMakassar.com, Selasa (28/1) para pelajar menunjukkan eksistensinya, mereka juga bergaya ala orang dewasa dengan cara mengisap rokok sambil main game dan ngobrol di Warkop.

Kepala Seksi Operasional Satuan Polisi Pamong Praja Sidrap saat dihubungi melalui via seluler, mengatakan akan menindaklanjuti siswa yang berkeliaran diluar jam pelajaran. “Itu memang sudah menjadi kewajiban kita sebagai penegak perda untuk menertibkan pelajar yang berkeliaran,” ungkap Nasir

Hal ini akan kita laporkan keatasan, jika sudah ada surat perintah penertiban, kita langsung terjun melakukan penertiban pelajar.

Sementara Kapala Dinas Satpol PP dan Damkar, Usman Demma mengatakan akan menindaklanjuti siswa yang berkeliaran diluar jam pelajaran. “Secepatnya kita akan turun menertibkan pelajar yang berkeliaran diluar jam pelajaran,” kata Usman Demma.

Laporan masyarakat terkait adanya siswa yang berkeliaran di Warkop sudah banyak yang masuk, bahkan beberapa hari ini kita sudah melakukan pemantauan di beberapa kecamatan seperti Watangpulu dan Maritengngae,” pungkasnya.

Diterjang Angin Kencang, 715 Rumah Rusak di Sidrap

KabarMakassar.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidrap terus menyikapi dampak bencana angin kencang yang terjadi pada Minggu, (5/1). Pemkab Sidrap melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidrap juga intens membantu warga melakukan evakuasi.

Proses evakuasi oleh BPBD, turut dibantu dari TNI-Polri dari Kodim dan Polres Sidrap. Tim tersebar di sejumlah lokasi terjadinya bencana angin kencang

Kepala Pelaksana BPBD Sidrap, Siara Barang yang dikonfirmasi sesaat lalu mengaku telah mengantongi data sementara dampak bencana angin kencang itu

“Hingga malam ini, total rumah warga yang rusak sudah mencapai 715 unit. Data ini terus kami update,” ujar Siara Barang, Senin, (6/1)

Sibar, sapaan akrab Kepala Pelaksana BPBD Sidrap itu merinci, 715 rumah warga yang rusak itu terdiri dari 81 unit rusak berat, 105 unit rusak sedang dan sisanya 529 unit rusak ringan

Selain rumah warga, beber Siara Barang, terdapat sarana pendidikan 2 unit serta satu unit gedung serbaguna (umum) yang rusak

“Ada juga kantor pemerintahan sebanyak 2 unit, lalu usaha ekonomi sebanyak 21 unit serta sarana ibadah 1 unit,” ujarnya

Adapun lokasi terjadinya angin kencang, diantaranya di wilayah Kecamatan Watang Pulu, Panca Rijang, Maritengngae

Termasuk di Kecamatan Panca Lautang, Tellu Lumpoe, Wattang Sidenreng, Dua Pitue, Pitu Riawa dan Kulo serta Pitu Riase

Siara Barang mengatakan, data-data tersebut diperlukan sebagai acuan di dalam menyalurkan bantuan perbaikan rumah kepada warga yang terdampak angin kencang.

BPBD Sidrap Imbau Warga Tetap Waspadai Angin Kencang Susulan dan Petir 

Kepala Pelaksana BPBD Sidrap, Siara Barang menambahkan, pihaknya tetap mengimbau warga untuk selalu waspada akan potensi angin kencang susulan.

Mengacu BMKG, sebut Siara Barang, potensi cuaca ekstrem masih terus terjadi. Karenanya, tak menutup kemungkinan masih adanya angin kencang susulan disertai hujan dan petir

“Karena itu, tak ada salahnya kami imbau warga agar selalu waspada akan potensi dari cuaca ekstrem,” ujar Siara Barang