Baru 7,2% Penduduk Makassar Lakukan Sensus Mandiri

KabarMakassar.com — Sensus Penduduk 2020 secara mandiri (online) resmi dibuka/dimulai pada 15 Februari lalu. Hingga Rabu (11/3), berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Sulsel baru sekitar 7,2% penduduk Kota Makassar yang melakukan sensus online tersebut.

Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb mengaku kecewa dengan kondisi ini. Pasalnya, dari 15 kecamatan yang ada di Kota Makassar, baru Kecamatan Biringkanaya yang persentase penduduknya sudah melakukan sensus secara mandiri (online) mencapai 1,70% (1.382 keluarga atau 5.297 jiwa dari total 207.837 jiwa). Sementara kecamatan lainnya persentasenya masih di bawah 1%.

“Sekarang yang sudah mendaftar masih sekitar 7%. Rata-rata perkecamatan yang mendaftar baru nol koma sekian persen. Baru satu kecamatan yang 1%,” kata Iqbal pada rapat koordinasi pelaksanaan sensus penduduk online tahun 2020 yang berlangsung di Ruang Sipakatau Balikota Makassar, Rabu (11/3).

Untuk mendorong peningkatan angka penduduk di Kota Makassar yang melakukan sensus online, Iqbal mengaku bakal memberikan reward bagi kelurahan yang mampu memenuhi target.

“Kelurahan yang memenuhi target onlinesisasi kita kasi hadiah lah” ujarnya.

Sementaara, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Makassar, Aryati Puspasari Abady mengungkakan, rendahnya kesadaran masyarakat untuk mendata diri dan keluarganya menjadi kendala utama dalam pelaksanaan sensus penduduk secara online ini.

“Kendalanya masyarakat kita yang tidak aktif untuk melakukan secara mandiri. Padahal dengan sensus mandiri yang dilakukan sendiri, maka data-data pribadi tidak diketahui oleh orang lain atau oleh Tim Pencacah BPS,” ungkapnya.

“Tapi kita dan BPS juga tiap hari terus melakukan sosialisasi di berbagai media,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Kepala BPS Provinsi Sulsel, Yos Rusdiansyah juga mengungkapkan, sampai batas waktu sensus penduduk online berakhir pada akhir Maret mendatang, pihaknya menargetkan setidaknya ada 81.000 atau sekitar 24% dari total penduduk Makassar sudah melakukan sesnsu secara mandiri (online).

“Moga terus berprogres sampai dengan akhir Maret,” kata Yos.

Untuk mencapai target ini, kata dia, BPS akan meningkatkan pendampingan dan sosialisasi kepada setiap elemen masyarakat.

“Kami akan meningkatkan sosialisasi dan pendampingan ke kantor-kantor, kampus-kampus, kelurahan-kelurahan, atau perumahan,” ujarnya.