Reaktif Covid-19, Tiga Penjual Emas Keliling di Selayar Dikarantina

KabarMakassar.com — Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Selayar menjemput tiga orang warga Jeneponto, di Kecamatan Pasilambena, Selayar, karena salah seorang diantaranya reaktif berdasarkan pemeriksaan rapid test oleh petugas medis puskesmas.

Tiga warga itu pun langsung menjalani karantina pada salah satu hotel yang ada di Kota Benteng, Selasa (30/6). Ketiganya adalah BDN (46), MN (42) dan HB (43). Mereka diketahui berprofesi sebagai pedagang emas keliling.

Juru Bicara GTPP Covid-19 Selayar, dr. Husaini, M. Kes. mengatakan, BDN bersama rekannya menyeberang dari Pelabuhan Bira pada 22 Juni 2020 lalu dengan kapal Fery KMP Balibo dengan tujuan Buranga Kecamatan Pasilambena.

Selanjutnya, kata dia, tanggal 24 Juni 2020 sekitar pukul 15.00 wita tiba di Pelabuhan Kawau, kemudian dilakukan discreening pengukuran suhu tubuh oleh tim medis puskesmas dengan hasil 36.5

“Hasil rapid test di PKM Pasilambena reaktif. Selanjutnya bekerjasama dengan Pemerintah Kecamatan Pasilambena, kepolisian dan Kades Garaupa, untuk diisolasi di rumah jabatan Kades Garaupa,” kata dr. Husaini.

Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinkes Selayar Ermansyah, mengatakan meski hanya satu orang dinyatakan reaktif tapi dua rekan lainnya juga harus dikarantina karena ketiganya sudah melakukan kontak secara terus-menerus.

“Ketiganya selalu bersama-sama dan harus kita karantina sambil menunggu pemeriksaan selanjutnya,” kata Ermansyah.

Ia mengatakan ketiganya akan dilakukan pemeriksaan lanjutan berupa Swab yang sampelnya akan dikirim ke Kota Makassar. Menurutnya, ketiga warga Jeneponto itu telah melakukan rapid test sebelum berangkat dan hasilnya non reaktif.

Akan tetapi, kata dia, setelah 10 hari pasca dikeluarkannya hasil rapid test itu, kembali dilakukan pemeriksaan ulang di Puskesmas Pasilambena dan salah seorang diantaranya reaktif.

“Tim kami telah melakukan penjemputan sejak tanggal 28 Juni lalu langsung ke Pasilambena dengan menggunakan satu armada ambulans, alhamdulillah hari ini sudah tiba kembali di Benteng. Jadi tiga orang warga Jeneponto ini sudah dikarantina di hotel,” pungkasnya.

Sekda Selayar Pimpin Orientasi RPJMD 2021-2025

KabarMakassar.com — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Selayar, Marjani Sultan membuka orientasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2025 Selayar, yang dilakukan secara virtual, Rabu (24/6).

pada kesempatan itu, Marjani Sultan mengatakan, Selayar harus menyiapkan sebuah dokumen perencanaan daerah 5 tahunan yang dikenal dengan nama RPJMD.

Kata dia, hal itu diamanatkan pada peraturan Menteri Dalam Negeri (permendagri) Nomor 86 Tahun 2017 tentang tata cara perencanaan, pengendalian, dan evaluasi pembangunan daerah bahwa RPJMD disusun melalui beberapa tahapan.

“Tahapan dimaksud adalah persiapan penyusunan, penyusunan rancangan awal, penyusunan rancangan, pelaksanaan Musrenbang, perumusan rancangan akhir, serta penetapan,” kata Marjani Sultan.

Kata dia, kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan uraian kegiatan pada tahapan pertama yaitu persiapan penyusunan RPJMD. Ia berharap setelah orientasi maka dapat disusun agenda kerja tim penyusun RPJMD.

Kemudian, kata dia, dilakukan penyiapan data dan informasi perencanaan pembangunan daerah yang bersumber dari data dan informasi dari keseluruhan OPD, serta penyusunan rancangan teknokratik RPJMD.

Pada tahapan persiapan penyusunan diharapkan lahirnya sebuah dokumen rancangan teknokratik RPJMD yang memuat kajian secara empirik dan ilmiah terhadap kondisi, potensi masalah dan isu strategis yang lima tahun ke depan.

“Peran OPD dalam menjadikan dokumen perencanaan daerah menjadi lebih berkualitas sesuai pendekatan perencanaan yang smart, specific, measurable, achievable, realistic dan timely,” pungkasnya.

Bupati Selayar Minta Pasien Positif Covid-19 Dirujuk ke Makassar

KabarMakassar.com — Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Selayar, Basli Ali mengatakan bahwa ketiga pasien positif Covid-19 di Selayar segera dibawa ke Kota Makassar untuk menjalani karantina sebagai duta Covid-19.

“Saya sudah tahu ada warga yang positif, dan kami sudah melakukan rapat dan memerintahkan Kepala Dinas Kesehatan untuk menjemput tiga warga tersebut untuk dibawa ke Makassar,” kata Basli Ali, Minggu (21/6) siang.

“Sementara untuk keluarga pasien yang punya kontak erat dengan penderita, juga akan segera dijemput yang rencananya akan dikarantina selama 14 hari di hotel,” tambahnya.

Karena itu, Bupati Kepulauan Selayar ini mengimbau kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan guna memutus rantai penyebaran covid-19. “Yang penting kalau sudah mengetahui hasil pemeriksaan rapid test reaktif harus jujur,” ujarnya.

Ditanya soal akses masuk ke Selayar, Basli mengemukakan bahwa jalur penyeberangan tetap dibuka dengan syarat protokol kesehatan dijalankan lebih ketat.

Sebelumnya, berdasarkan hasil pemeriksaan tes PCR yang diperiksa di Laboratorium Biomolekuler BTKL Pengendalian Penyakit Kelas satu Makassar, tiga warga Selayar positif terpapar Covid-19.

Pemkab Selayar Kembali Konfirmasi Tiga Pasien Positif Covid-19

KabarMakassar.com — Berdasarkan laporan perkembangan penanganan Covid-19 di Kabupaten Selayar, ada tiga warga yang terkonfirmasi positif Covid-19, Minggu (21/6).

“Ada tambahan tiga kasus positif yang penyampaiannya kami terima tadi pagi berdasarkan hasil pemeriksaan tes PCR yang diperiksa di Laboratorium Biomolekuler BTKL Pengendalian Penyakit Kelas satu Makassar,” kata Wakil Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Selayar Marjani Sultan.

Ia mengatakan pasien positif yang pertama mempunyai riwayat perjalanan dari Kota Makassar pada 14 Juni dengan inisial PR (23) jenis kelamin perempuan dari Desa Bontomarannu. Pasien kedua juga mempunyai riwayat sama pada 16 Juni dengan inisial RW (18) jenis kelamin perempuan dari Desa Onto.

Sementara untuk pasien ketiga dengan inisial RS (21) jenis kelamin perempuan dari Desa Tanete. Kata diam pasien masih menjalani isolasi mandiri dan sementara dipersiapkan penjemputan untuk dikirim ke Kota Makassar sebagai pasien duta Covid-19.

Menurutnya, penelusuran pemeriksaan kontak erat/kontak tracing sudah dilakukan sejak kedatangannya dan akan dilanjutkan lebih agresif mulai dilakukan dan akan diisolasi mandiri selama 14 hari difasilitasi pemerintah daerah.

“Kita harus lebih meningkatkan kewaspadaan dengan betul-betul menerapkan protokol kesehatan. Jangan diartikan bahwa menuju new normal kembali ke normal. Tetapi menuju new normal adalah adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat produktif dan aman Covid 19,” ungkapnya.

Ia berharap masyarakat tetap produktif bekerja tapi harus menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan kita sehari-hari seperti mencuci tangan, memakai masker, jaga jarak, menghindari kerumunan dan makan makanan bergizi seimbang serta rajin olahraga.

“Semoga dengan kerja sama kita semua pasien positif ini dapat kita tangani dengan baik dan bisa kembali normal, sehat dan tidak sampai menular ke orang lain,” pungkasnya.

Asisten Administrasi Pemkab Selayar Serahkan Santunan JKM kepada Ahli Waris

KabarMakassar.com — Ahli waris almarhumah Nur Hayani warga Desa Parak, Kecamatan Bontomanai, Kabupaten Selayar menerima santunan klaim Jaminan Kematian (JKM) sebesar 42 juta rupiah dari BPJS Ketenagakerjaan, Kamis (18/6).

Santunan ini diserahkan langsung oleh Asisten Administrasi Pemkab Selayar, Dahlul Malik kepada Burhan (suami) yang merupakan ahli waris dari almarhumah Nur Hayani yang tergabung menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan.

Pada kesempatan itu, Asisten Administrasi didampingi oleh Kepala Kantor Cabang Perintis BPJS Ketenagakerjaan Kepulauan Selayar Antawirya, Kadis PMPTSPTK Muhammad Arsyad bersama Kepala Desa Parak.

Dahlul Malik mengaku sangat mengapresiasi Kepala Desa Parak yang telah mampu mengedukasi warganya untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“BPJS Ketenagakerjaan itu memberikan jaminan keselamatan bagi para pekerja kita jika dikemudian hari bermasalah. Termasuk JKM siapa yang menyangka bahwa ahli warisnya bisa menklaim yang dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan,” kata Dahlul Malik.

Ia meminta kepada Kepala Desa Parak untuk membantu mensosialisasikan tentang keberadaan BPJS Ketenagakerjaan di Selayar. “Karena ini hanya berorientasi untuk memberikan perlindungan bagi para pekerja,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PMPTSPTK, Muhammad Arsyad mengatakan klaim JKM ini merupakan kerja sama Pemkab Kepulauan Selayar melalui Dinas PMPTSPTK dengan BPJS Ketenagakerjaan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada BPJS atas kerjasamanya dalam hal memberikan perlindungan kepada pekerja,” kata Arsyad.

Sejauh ini, kata Arsyad, khusus di Kecamatan Bontomanai, Desa Parak adalah desa yang terbanyak warganya bergabung menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan yang sudah mendekati 300 orang.

Pemkab Selayar Bersama BPJS Ketenagakerjaan Berikan Penghargaan SMK3

KabarMakassar.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Selayar bekerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan memberikan penghargaan sistem manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) dan peduli jaminan sosial ketenagakerjaan kepada sejumlah perusahaan/badan usaha.

Penghargaan ini diserahkan oleh Asisten Administrasi Setda Kepulauan Selayar, Drs. Dahlul Malik, M.H., didampingi oleh Kepala Kantor Cabang Perintis BPJS Ketenagakerjaan Kepulauan Selayar Antawirya kepada perusahaan dengan berbagai nominasi.

Untuk nominasi tertib administrasi program Jamsostek diberikan kepada Bank Pesisir Tanadoang, PT. Alcom Kepulauan Selayar, dan Supermarket Surya Jaya Baru. Untuk nominasi perbankan peduli pekerja rentan, diberikan kepada BNI. Sedangkan penerapan SMK3 perusahaan diberikan kepada Unit Layanan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Kabupaten Kepulauan Selayar.

Pada kesempatan itu, Dahlul Malik juga memberikan bingkisan bagi pekerja yang di PHK/dirumahkan akibat pandemi Covid-19. Selain itu, juga dilakukan penyerahan santunan jaminan kematian secara simbolis kepada ahli waris tenaga kerja non ASN.

“Baik pemerintah daerah maupun sektor industri sudah seharusnya memperhatikan perlindungan K3 bahkan sudah seharusnya dijadikan hal yang umum dalam berkegiatan,” kata Dahlul Malik, Selasa (16/6).

Ia juga menyampaikan bahwa salah satu bentuk kepedulian Pemkab Kepulauan Selayar kepada pekerja yang di PHK atau dirumahkan dampak dari pandemi Covid-19 adalah dengan memberikan bingkisan dengan harapan dapat mengurangi beban bagi pekerja.

“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terus berkontribusi memberikan perlindungan dan jaminan keselamatan serta kesejahteraan tenaga kerja di Kabupaten Kepulauan Selayar,” pungkasnya.

Warga Desa Lembang Mate’ne Diduga Tenggelam di Perairan Kalao Toa Selayar

KabarMakassar.com — Upaya pencarian dan penyisiran hilangnya Muh Ali (22 tahun) warga Desa Lembang Mate’ne, Kecamatan Pasilambena, Kabupaten Selayar, telah memasuki hari kedua.

Tiga personil Pos Ramil Pasilambena yakni Sertu Amiruddin, Serda Abd. Azis dan Serda Sudirman, diterjunkan ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan upaya penyisiran dan pencarian terhadap korban.

Kegiatan itu dipimpin langsung oleh Dan Pos Pasilambena, Sertu Amiruddin bekerjasama dengan anggota Pos Pol Pasilambena, IPDA. Abd. Malik.

Terkait hal itu, Sertu Amiruddin mengatakan pencarian terhadap korban juga melibatkan tujuh puluh orang warga masyarakat setempat, delapan unit perahu jolor, dan dua unit compressor yang digunakan dalam giat penyelaman ke dasar laut.

“Korban Muh. Ali berangkat dari Pulau Kayuadi, Kecamatan Takabonerate dengan menumpangi perahu bernama KM. Halena yang dinakhodai oleh Caang,” kata Sertu Amiruddin, Kamis (21/5).

Akan tetapi, kata dia, setibanya di Perairan Kalao toa, perahu yang ditumpangi korban tidak bisa langsung merapat ke bibir dermaga karena terkendala oleh faktor air laut yang sedang surut.

“Korban yang merasa gerah dan tidak sabar, lalu membuka pakaian dan menyimpan ponselnya tanpa sepengetahuan anak buah kapal serta teman-temannya yang lain dan menceburkan diri ke laut,” jelasnya.

Ia menambahkan korban baru diketahui hilang pada hari Rabu (20/5) sekitar pukul 13. 00 Wita. Alasannya, korban yang tidak kunjung tiba di rumah. Setelah mendapat, laporan pencarian dilakukan hingga pukul 24.00.

“Pencarian dilakukan sampai pukul 16.00 hari ini tapi tidak kunjung membuahkan hasil dan sama sekali belum ada tanda-tanda korban akan ditemukan. Upaya pencarian akan kembali dilanjutkan hingga Jum’at, besok,” pungkasnya.

Tim Gugus Covid-19 Bagikan Masker di Pasar Sentral Bonea Selayar

KabarMakassar.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Selayar terus melalukan sejumlah upaya dalam penanganan dan penanggulangan Covid-19. Salah satunya yakni melakukan penyemprotan desinfektan dan sejumlah langkah lainnya.

Terbaru Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kepulauan Selayar, Ahmad Ansar terjun langsung membagikan masker secara gratis kepada ratusan pedagang di Pasar Sentral Bonea, Senin (13/4).

“Ini salah satu langkah nyata yang kami lakukan dari Tim Gugus dan Pemkab Selayar. Ini sebagai bentuk kepedulian kami terhadap masyarakat,” kata Ahmad Ansar.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BNPB) Kabupaten Kepulauan Selayar itu menambahkan jika pembagian masker ini sebagai salah satu upaya pencegahan terhadap penyebaran Covid-19.

“Dengan adanya masker paling tidak mencegah penyebaran Covid-19. Selain menjaga diri dari virus, kemudian yang lain juga merasa nyaman berbelanja,” ujarnya.

Ia berharap dengan pembagian masker muncul kesadaran dari pedagang yang tadinya belum menggunakan masker dan seluruh masyarakat Selayar pada segala aktivitasnya dapat menggunakan masker.

“Saya bersama Kabag Humas dan Protokol Pemkab Selayar, Ibu Siti Rahmnia berharap kesadaran masyarakat dapat menjadi lebih baik untuk menggunakan masker dalam beraktivitas di luar rumah sesuai dengan imbauan dari pemerintah,” pungkasnya.

Bupati Selayar Hadiri Raker Percepatan Penyaluran Dana Desa

KabarMakassar.com — Bupati Kepulauan Selayar, Muh. Basli Ali menghadiri acara Sosialisasi Prioritas Penggunaan Dana Desa dan Rapat Kerja Percepatan Penyaluran dan Pengelolaan Dana Desa di Provinsi Sulsel Tahun 2020 di Four Points by Sheraton, Selasa (25/2).

Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka percepatan penyaluran dan pengelolaan Dana Desa Tahun 2020 tersebut dibuka oleh Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, dan dihadiri langsung oleh Menteri dalam Negeri (Mendagri) yang diwakili oleh Direktur Penataan Administrasi Pemerintahan Desa, serta Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal yang diwakili oleh Direktur Pengembangan Kawasan Pedesaan.

“Bagaimana pemanfaatan dana desa dengan baik dengan konsep perencanaan yang matang, dan bagaimana penguatan terhadap pemerintah desa untuk lebih berinovasi dalam pemanfaatan dana desa oleh kepala kejaksaan tinggi beserta seluruh jajarannya,” kata gubernur dalam sambutan dan arahannya.

Sementara, Mendagri dalam sambutannya yang dibacakan Direktur Penataan Administrasi Pemerintahan Desa menyampaikan, pemenuhan persyaratan penyaluran oleh para bupati untuk segera disalurkan ke masing-masing desa, dan digunakan sesuai sasaran yang ditetapkan oleh pemerintah.

Sekadar diketahui, selain bupati, unsur Forkopimda dan sejumlah pejabat Kabupaten Kepulauan Selayar juga hadir dalam kegiatan tersebut. Dianataranya: Sekretaris Daerah yang diwakili Asisten Pemerintahan, Kapolres, Kajari, Inspektur Kabupaten, Kepala Dinas PMD, dan para kepala desa.

Resmi Diumumkan, Ini Jagoan PDIP di Pilkada Selayar dan Bulukumba

KabarMakassar.com — Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengumumkan para jagoannya yang akan diusung untuk bertarung di sejumlah daerah pada Pilkada Serentak 2020.

Untuk pengumuman tahap I ini, ada satu pasangan gubernur-wakil gubernur dan 49 pasangan calon bupati-wakil bupati dari 20 provinsi yang diumumkan mendapat rekomendasi dari partai berlambang moncong putih itu.

Khusus untuk Sulsel, dari 12 kabupaten/kota yang akan menggelar Pilkada serentak tahun ini, baru dua kabupaten yang rekomendasi usungan pasangan bakal calonnya dikeluarkan oleh partai besutan Megawati Soekarno Putri itu. Dua kabupaten tersebut yakni Bulukumba dan kepualauan Selayar.

Dalam Surat Keputusan DPP PDIP tertanggal 19 Februari 2020 yang ditandatangani Ketua DPP PDIP Bambang Wuryanto dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto itu, tercantum nama Tomy Satria Yulianto dan Andi Makkasau sebagai calon bupati dan wakil bupati yang diusung di Pilkada Bulukumba, dan Basli Ali dan Syaiful Arif sebagai calon bupati dan wakil bupati yang diusung di Pilkada Kepualauan Selayar.

Dikonfirmasi terkait surat rekomendasi usungan dari PDIP, Basli Ali yang meruakan calon bupati petahana melalui LO-nya, Darmawang mengaku berterima kasih atas mandat tersebut. Pihaknya berjanji akan bekerja lebih keras untuk bisa memenagkan Pilkada Selayar tahun ini.

“Kami berterima kasih atas kepercayaan dan mandat yang diberikan PDIP. Tentu dengan keluarnya rekomendasi ini membuat kami akan bekerja lebih keras dan lebih fokus untuk memenangkan Pilkada nanti,” kata LO pasangan Basli Ali – Saiful Arif, Darmawang, Rabu (19/2).