Sekda dan Kapolres Selayar Tanam Singkong dan Jagung di Bontomanai

KabarMakassar.com — Perintah Kabupaten (Pemkab) Selayar melaksanakan penanaman singkong, jagung dan tanaman holtikultura di Desa Bontomarannu, Kecamatan Bontomanai, Selayar, Selasa (30/6).

Kegiatan ini dilakukan untuk mendukung ketahanan pangan nasional di Kabupaten Selayar yang selaras dengan kebijakan Kapolri tentang Kampung Tangguh Nusantara di Kebun Puncak Tana Doang Desa Bontomarannu.

Pada kesempatan itu, Sekda Sekayar, Marjani Sultan mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Polres Kepulauan Selayar dalam memberi edukasi dan menjadi pelopor ketahanan pangan.

“Hari ini kita melaunching penanaman jagung, singkong dan tanaman hortikultura ditandai dengan penanaman secara simbolis bersama Pak Kapolres Selayar, AKBP Temmangnganro Machmud bersama Forkopimda Kabupaten Kepulauan Selayar,” kata Marjani Sultan.

Sementara itu, AKBP Temmangnganro Machmud mengatakan bahwa pihaknya sangat mendukung program pemerintah dan kebijakan Kapolri dengan memanfaatkan lahan tidur dan lahan masyarakat untuk kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya kegiatan ini juga sejalan dengan program Polda Sulsel yang bernama Kampung Ewako “Boja Kale” yakni untuk bersama-sama stakeholder dan masyarakat menelola lahan perkebunan, pertanian dan kolam/karamba budidaya ikan.

“Ini bertujuan agar kita mendapatkan lumbung bahan makanan dan dapat bertahan, khususnya dalam masa pandemi covid-19,” kata AKBP Temmangnganro.

Ia berharap ke depan ada lahan perkebunan atau pertanian tingkat kabupaten 10 Ha, kecamatan 5 hektar, desa 3 hektar dan tiap dusun 1 hektar yang dikelola secara terpadu antara pemerintah.

“Ini bisa dikelola secara bersama-sama antara Polres dan masyarakat sehingga di Selayar ini secara merata ada sumber dan lumbung pangan,” pungkasnya.

Pemkab Selayar Kembali Konfirmasi Tiga Pasien Positif Covid-19

KabarMakassar.com — Berdasarkan laporan perkembangan penanganan Covid-19 di Kabupaten Selayar, ada tiga warga yang terkonfirmasi positif Covid-19, Minggu (21/6).

“Ada tambahan tiga kasus positif yang penyampaiannya kami terima tadi pagi berdasarkan hasil pemeriksaan tes PCR yang diperiksa di Laboratorium Biomolekuler BTKL Pengendalian Penyakit Kelas satu Makassar,” kata Wakil Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Selayar Marjani Sultan.

Ia mengatakan pasien positif yang pertama mempunyai riwayat perjalanan dari Kota Makassar pada 14 Juni dengan inisial PR (23) jenis kelamin perempuan dari Desa Bontomarannu. Pasien kedua juga mempunyai riwayat sama pada 16 Juni dengan inisial RW (18) jenis kelamin perempuan dari Desa Onto.

Sementara untuk pasien ketiga dengan inisial RS (21) jenis kelamin perempuan dari Desa Tanete. Kata diam pasien masih menjalani isolasi mandiri dan sementara dipersiapkan penjemputan untuk dikirim ke Kota Makassar sebagai pasien duta Covid-19.

Menurutnya, penelusuran pemeriksaan kontak erat/kontak tracing sudah dilakukan sejak kedatangannya dan akan dilanjutkan lebih agresif mulai dilakukan dan akan diisolasi mandiri selama 14 hari difasilitasi pemerintah daerah.

“Kita harus lebih meningkatkan kewaspadaan dengan betul-betul menerapkan protokol kesehatan. Jangan diartikan bahwa menuju new normal kembali ke normal. Tetapi menuju new normal adalah adaptasi kebiasaan baru menuju masyarakat produktif dan aman Covid 19,” ungkapnya.

Ia berharap masyarakat tetap produktif bekerja tapi harus menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan kita sehari-hari seperti mencuci tangan, memakai masker, jaga jarak, menghindari kerumunan dan makan makanan bergizi seimbang serta rajin olahraga.

“Semoga dengan kerja sama kita semua pasien positif ini dapat kita tangani dengan baik dan bisa kembali normal, sehat dan tidak sampai menular ke orang lain,” pungkasnya.

Sekda Selayar Pimpin Rapat Rembuk Stunting 2020

KabarMakassar.com — Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar, Marjani Sultan membuka acara rembuk stunting 2020 dalam rangka integrasi program dan kegiatan terkait stunting ke dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2021, Selasa (9/6).

Dalam sambutannya, Marjani Sultan menyampaikan bahwa rembuk stunting ini mempunyai arti penting. Karena, kata dia, melalui forum ini seluruh pemangku kepentingan dapat melakukan penajaman, penyelarasan.

“Juga klarifikasi usulan program/kegiatan percepatan penurunan dan pencegahan stunting di Selayar sehingga tercapai kesepakatan multistakeholder yang akan diintegrasikan ke dalam rancangan RKPD Selayar,” kata Marjani Sultan.

Marjani menjelaskan bahwa pada 2020 ini, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional telah menetapkan Selayar sebagai salah satu lokasi khusus (lokus) percepatan penurunan stunting.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar sejak tahun 2018 hingga tahun 2020 dengan beberapa kebijakan serta penanganan yang dilaksanakan, Selayar mampu menurunkan angka penderita stunting pada kisaran 20,44%.

“Kita berharap angka tersebut masih bisa kita tekan hingga dapat mencapai angka 14% pada tahun 2024,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bappelitbangda Kabupaten Kepulauan Selayar, Basok Lewa menyampaikan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk menyepakati rencana program dan kegiatan percepatan penurunan stunting tahun 2021 pada semua stakeholder daerah.

“Kita berharap semua sektor baik dari unsur pemerintahan maupun masyarakat agar dapat secara simultan sinergis dan terintegrasi dalam pelaksanaan 8 aksi konvergensi percepatan penanganan dan atau pencegahan stunting di Selayar,” kata Basok Lewa.

Untuk diketahui, OPD yang akan memberikan paparan adalah Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Sosial, Dinas P3AP2KB, Dinas PMD, Dinas Dukcapil, dan Dinas PURP.

Sekda Sambut Kajari Selayar di Pelapuhan Pamatata

KabarMakassar.com — Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Selayar, Adi Nuryadin Sucipto resmi bertugasnya di Kabupaten Kepulauan Selayar hari ini, Jumat (5/6).

Kedatangan Kajari baru tersebut disambut oleh Bupati Kepulauan Selayar yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Marjani Sultan di Pelabuhan Pamatata.

Kemudian dilanjutkan dengan jamuan makan siang di Rumah Jabatan Bupati Selayar bersama sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Selayar lainnya.

Adi Nuryadin Sucipto menggantikan posisi Cumondo Trisno yang sebelumnya menjabat sebagai Kajari Selayar. Pergantian pimpinan dijajaran Kejaksaan tinggi Sulsel ini dilakukan Kamis (4/5) kemarin.

Terkait hal itu, Marjani Sultan menyampaikan selamat datang di Kabupaten Selayar. “Kami ucapkan selamat datang Pak dan selamat bertugas di Kabupaten Selayar,” kata Marjani Sultan.

DWP Selayar bersama KSK Bagi-bagi Takjil di Kota Benteng

KabarMakassar.com — Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kepulauan Selayar berkolaborasi dengan Komunitas Sahabat Kita (KSK) berbagi dengan para kaum dhuafa dengan memberikan paket makanan atau takjil untuk menu buka puasa, Jumat (8/5).

Kegiatan itu dilaksanakan di Jalan RA. Kartini, Kota Benteng, Selayar tepat di depan Rumah Dinas Sekretaris Daerah (Sekda) Kepulauan Selayar. Kegiatan itu dimulai sekitara pukul 16.30 hingga jelang buka puasa.

Kegiatan itu diikuti oleh bsejumlah anggota DWP dan anggota dari KSK dalam membagikan paket tersebut. Kegian ini bertujuan dalam rangka menyongsong Nuzulul Qur’an pada Bulan ramadan 1441 H.

Ketua DWP Kabupaten Selayar, Hj. Asniar Marjani mengatakan bahwa kegiatan yang dikolaborasikan dengan KSK merupakan salah satu realisasi program kerja DWP.

Menurutnya kegiatan sebagai bentuk dukungan kepada visi dan misi Kabupaten Kepulauan Selayar yaitu terwujudnya masyarakat maritim yang sejahtera berbasis nilai agama dan budaya.

“Kegiatan ini juga bermakna meningkatkan ketaqwaan seluruh anggota DWP kepada Allah SWT serta meningkatkan semangat beribadah khususnya bersedekah, terlebih dibulan ramadan,” kata Hj. Asniar.

“Yakinlah jika kita selalu berdoa dan berbuat baik untuk orang lain insya Allah akan membalasnya dengan kebaikan. Semoga Allah SWT meridhoi kegiatan ini dan menghindarkan kita dari segala musibah,” tambahnya.

Sekda Selayar Soroti Perbedaan Data Kependudukan BPS dan Dukcapil

KabarMakassar.com — Seringnya terjadi perbedaan data kependudukan versi Badan Pusat Statistik (BPS) dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) menjadi sorotan Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Selayar, Marjani Sultan saat membuka Rapat Koordinasi Pencanangan Sensus Penduduk 2020 yang diselenggarakan oleh BPS Selayar, di Wisma Rayhan, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kabupaten kepulauan Selayar, Jumat (14/2).

Menurut Marjani, perbedaan data antara BPS dan Dinas Dukcapil ini lebih disebabkan karena kedua lembaga pemerintah ini menggunakan sistem pendataan dengan metode yang berbeda.

“Data kependudukan oleh BPS selama ini diperoleh dengan pendekatan de facto, sementara data jumlah penduduk di Dinas Dukcapil diperoleh dengan pendekatan de juro,” kata Marjani.

Olehnya itu, ia berharap pelaksanaan Sensus Penduduk 2020 ini bisa benar-benar menghasilkan satu data kependudukan yang valid di Indonesia, sesuai dengan arahan Presiden RI Joko Widodo.

Terlebih, kata dia, data kependudukan ini bukan hanya untuk kepentingan nasional saja, tetapi juga merupakan kepentingan daerah karena akan menjadi dasar untuk perencanaan pembangunan ke depan.

“Bukan hanya ingin mengetahui jumlah penduduk, tetapi kita juga ingin mengetahui perkembangan penduduk itu sendiri dari waktu ke waktu. Dengan dasar data kependudukan yang cukup, akan menjadi pendukung dalam perencanaan pembangunan Kabupaten Kepulauan Selayar ke depan,” ujarnya.

Sementara, Kepala BPS Kabupaten Kepulauan Selayar, Muhammad Kamil mengatakan, tujuan dari pencanangan Sensus Penduduk 2020 ini adalah untuk membangun satu data kependudukan Indonesia.

Kamil berharap, dapat diperoleh data yang valid sesuai dengan kondisi riil yang ada di lapangan.

“Sensus Kependudukan 2020 ini kita lakukan dalam dua tahap, yaitu pendataan yang dilakukan secara online dan pendataan secara wawancara. Itulah yang membedakan dengan sensus sebelumnya, dimana petugas sensus mendatangi rumah-rumah penduduk,” jelasnya.

Olehnya itu, untuk mensukseskan Sensus Pendudu 2020 ini, Kamil berharap peran serta masyarakat, terutama dari aparat pemerintah daerah sampai ke tingkat desa.

“Kita juga akan terus melakukan langkah sosialisasi sampai ke desa-desa,” pungkasnya.

Bupati Selayar Hadiri Pengarahan Ketua KPK di Kantor Gubernur Sulsel

KabarMakassar.com — Bupati Kepulauan Selayar H. Muh. Basli Ali menghadiri acara pengarahan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Kamis (23/1).

Basli Ali didampingi oleh Sekda Selayar, H. Marjani Sultan, bersama Inspektur Kabupaten Kepulauan Selayar H. Ar. Karaeng Magassing.

Dikutip dari undangan yang dikirim kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar bahwa kehadiran Ketua KPK RI ke Provinsi Sulawesi Selatan dalam rangka penguatan terhadap komitmen Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Selatan dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi di wilayah Sulsel.

Sementara tema kegiatan mewujudkan pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi menuju Indonesia maju.

Ketua KPK Firli Bahuri didampingi Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dalam arahannya menyampaikan bahwa pihaknya fokus memberantas korupsi dengan cara yang lebih bermartabat.

Firli mengungkapkan bahwa menyoal pemberantasan korupsi, pihaknya tidak bisa bekerja sendirian, melainkan diperlukan kerjasama seluruh instansi berwenang serta pelibatan publik.

“Kita berantas korupsi, tapi kita juga cegah terjadinya korupsi,” ucap Firli di hadapan para Forkopimda Sulsel.