Akibat Hujan, Sawah Sekitar 20 H di Pinrang Berubah Jadi Danau

KabarMakassar.com — Hujan deras yang menguyur Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, selama 2 hari, Sabtu (11/1/2020) diperkirakan terjadi sejak pukul 00.00 Wita hingga sore hari, membuat sejumlah persawahan tergenang air hingga setinggi paha orang dewasa.

Persawahan yang tergenag air akibat hujan itu, terjadi di Kelurahan Laleng Bata Kecematan Paleteang Kabupaten Pinrang, seluas kurang lebih 20 hektare. Luapan air tersebut diduga akibat saluran sekunder sangat kecil dan banyaknya sampah, membuat air itu tersumbat. Akibatnya terjadi luapan air hingga mengngenangi persawahan setinggi paha orang dewasa.

Muhammada (80) salah satu pemilik sawah. Dok. Rudi Hartono.

Muhammada (80) salah satu pemilik sawah saat di temui KabarMakassar di TKP, mengatakan sawahnya 1 H itu yang baru ditanami padi sekitar 10 hari, tergenang air akibat hujan dengan intensitas tinggi sejak kemarin sampai hari ini.

“Ada 1 Hektare sawah saya pak. Apabila air tersebut tidak diatasi segera dan terus diguyur hujan akan mengakibatkan padi mati, karena usia tanam baru sekitar 10 hari,” katanya.

Lanjutnya, kata dia bukan hanya sawahnya yang tergenag air melainkan banyak sawah disekitarnya dan di perkirakan sekitar 20 H yang terdampak genangan air. “Mungkin sekitar 20 Hektar itu yang tergenag,” tutupnya.

Camat Paleteang Fakhrullah saat dikonfirmasi melalui selulernya, membenarkan kejadian tersebut pihaknya sudah meninjau langsung, kata dia bukan hanya ditempat tersebut yang di genangi air, melainkan daerah Ale’ Calimpo Kecamatan Tiroang yang terparah batas Kecamatan Paleteang dengan Tiroang Kabupaten Pinrang.

“Iye, saya sudah tinjau tadi pagi, kita tunggu sampai 4 hari perkembangannya. Terparah juga di Ale’ Calimpo, sebelahnya itu,” singkatnya.