Gowa Pertahankan Predikat B SAKIP 2019

KabarMakassar.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa meraih penghargaan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), setelah Laporan Hasil Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) 2019-nya berhasil meraih nilai 63,25 atau predikat B.

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Menteri (PANRB), Tjahjo Kumolo, kepada Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan pada acara SAKIP Awards 2019 Wilayah III yang digelar di Hotel Tentrem Yogyakarta, Senin (24/2) kemarin.

Usai menerima penghargaan tersebut, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengaku sangat mengapresiasi capaian tersebut. Menurut dia,
hasil ini tidak lepas dari kerjasama seluruh stakeholder yang berhasil menaikkan nilai SAKIP Kabupaten Gowa.

“Kami sangat berterimakasih kepada pimpinan SKPD karena laporan SAKIP dan penilaian sangat ditentukan oleh inovasi yang dibuat para SKPD dan saya sangat mengapresiasinya,” kata Adnan.

Adnan mengaku, sejak tahun lalu pihaknya selalu menggenjot para SKPD untuk memperbaiki laporan SAKIP agar target tercapai.

“Alhamdulillah dari hasil penilaian Kementerian PANRB, Pemkab Gowa mampu mempertahankan predikat B. Meski tetap di preedikat B, tapi tapi nilainya mampu kita naikkan,” beber Adnan.

Olehnya itu, dirinya berharap tahun depan capaian ini bisa dipertahankan bahkan ditingkatkan lagi dengan mengajak seluruh SKPD untuk selalu memperbaiki laporan SAKIP, dengan meningkatkan seluruh aspek penilaian yang ditentukan.

Sementara, Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Kabupaten Gowa, Azhari Azis yang turut mendampingi Adnan pada acara SAKIP Award 2019 itu mengatakan, capaian tersebut meningkat jika dibandingkan dengan tahun 2018 lalu yang mencapai 62,80.

“Alhamdulillah tahun ini kita berhasil mempertahankan predikat B dan menaikkan nilai SAKIP. Hasil evaluasi kinerja memperlihatkan kita mendapatkan nilai 63,25 dari penilaian yang dilakukan tim, sedangkan tahun 2018 perolehan nilai Gowa 62,80,” terangnya.

Menurut Azhari, capaian ini menunjukkan tingkat efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran dibandingkan capaian kinerjanya serta kualitas pembangunan budaya kinerja birokrasi dan penyelenggaraan pemerintahan yang berorientasi pada hasil di Pemerintah Kabupaten Gowa, sudah menunjukkan hasil yang baik.

“Jadi aspek penilaiannya itu ada lima, seperti perencanaan kinerja, pengukuran kinerja, pelaporan kinerja, evaluasi internal dan capaian kinerja. Semua aspek ini nilai kita naik beberapa persen,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri PANRB, Tjahjo Kumolo mengatakan, penghargaan ini diberikan kepada 190 pemerintah daerah yang terdiri dari 178 kabupaten/kota dan 12 provinsi yang tersebar di wilayah III Indonesia.

Menurut Tjahjo, penilaian ini dilakukan agar instansi bisa mempertanggungjawabkan efisiensi atau penggunaan anggaran, dan menetapkan ukuran dan target kinerja yang jelas.

“Evaluasi SAKIP ini dapat memetakan tingkat efektivitas penggunaan anggaran yang merupakan hasil dari imolementasi manajemen kinerja dan anggaran kinerja yang berkesinambungan,” katanya.

SAKIP Award 2019, Pemkab Bulukumba Raih Predikat B

KabarMakassar.com — Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) melakukan penilaian terhadap Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP).

Melalui Hasil Evaluasi atas Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah yang dikemas dalam SAKIP Award 2019, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB), Tjahjo Kumolo menyerahkan penghargaan kepada sejumlah pemerintah daerah, termasuk Kabupaten Bulukumba, di Ballroom Hotel Tentrem Yogyakarta, Senin (24/2).

Menurut Inspektur Kabupaten Bulukumba, Andi Sri Arianti, berdasarkan hasil evaluasi SAKIP Bulukumba tahun 2019, Pemerintah Kabupaten Bulukumba mendapat nilai 61,14 atau dengan predikat penilaian “B”.

“Meski predikat B-nya masih bertahan dari tahun 2018, namun nilainya meningkat dari angka 20,02,” Kata Sri Arianti.

Penilaian tersebut, kata dia, menunjukkan tingkat efektifitas dan efisiensi penggunaan anggaran dibandingkan capaian kinerjanya sudah cukup memadai, serta kualitas pembangunan budaya kinerja birokrasi dan penyelenggaraan pemerintahan yang berorientasi pada hasil sudah menunjukkan hasil yang baik.

Sementara, Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali yang menerima penghargaan dari Menteri PANRB Tjahjo Kumolo mengatakan, pencapaian predikat “B” tidak terlepas dari penerapan kegiatan yang mengedepankan efektifitas dan efisiensi, serta adanya sinkronisasi dan sinergitas semua perangkat daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan kegiatan.

Sukri berharap, kinerja yang sudah baik agar terus ditingkatkan.

“Kinerja pemerintah harus berorientasi hasil serta memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” kata Sukri.

Pada momentum SAKIP Award tersebut, Tjahjo menyerahkan penghargaan untuk 190 pemda di Wilayah III yang meliputi 12 pemerintah provinsi, yaitu DI Yogyakarta, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat, dan 178 Pemerintah Kabupaten/Kota di wilayah ke-12 provinsi tersebut.

Sekadar diketahui, dari 24 daerah di Sulawesi Selatan, hanya 10 yang memperoleh predikat B, yaitu Makassar, Sinjai, Luwu Utara, Gowa, Bantaeng, Pinrang, Bulukumba, Maros, Luwu Timur dan Bone.