Hendak Membeli Sabu Pemuda di Pinrang Dibacok

KabarMakassar.com — Polisi sektor (Polsek) Persiapan Paleteang, Polres Pinrang, berhasil mengamankan pelaku penganiayaan Arwin alias Ciwing (32) warga Temmassarangnge ditempat persembunyiannya di Madimeng, Kecematan Paleteang, Kabupaten Pinrang.

“Benar kami sudah amankan pelaku ditempat persembunyiannya,” kata Kapolsek Paleteang IPDA Mauldi Waspadani, kepada KabarMakassar.com, Selasa (9/6).

Mauldi mengungkapkan, kornologi kejadian bahwa saat itu Korban Irwan (25) warga Kelurahan Laleng Bata datang dengan mengendarai sepeda motor dalam keadaan mabuk ingin membeli Narkotika Jenis sabu-sabu di jalan Lasinrang.

Sampai disana ada pelaku Arwin (32), memberitahukan bahwa tidak ada orang yang menjual narkotika disini, kemudian korban pergi, namun tidak lama setelah itu korban datang lagi dengan mendoubel gas motornya. Pelaku menghampiri korban dan menegurnya, namun korban marah-marah, sehingga terjadi perkelahian dan pembacokan menggunakan taji ayam.

“Atas kejadian tersebut korban mengalami luka robek pada dada sebelah kiri, luka robek pada lengan sebelah kiri, dan luka robek pada pergelangan tangan dan dilarikan Ke Rumah Sakit untuk dilakukan perawatan medis,” jelas Mauldi.

Berdasarkan laporan dari pihak korban Nomor:LP/21/VI/2020/SPKT/Sek.Pers.Paleteang/Res.Pinrang, tim langsung bergerak cepat dan mengamankan pelaku ditempat persembunyiannya.

“Saat di tangkap pelaku sedang tertidur dalam keadaan mabuk. Selanjutnya pelaku beserta barang bukti diamankan di Mapolsek guna proses penyidikan lebih lanjut,” ujarnya.

Sembunyi di Loteng, Pengedar Narkoba Diamankan Tim Drugs Hunter

KabarMakassar.com — Tim Drugs Hunter Resnarkoba Polres Takalar berhasil menangkap seorang pengedar narkotika jenis sabu berinisial H alias Accu (26) di lingkungan Tamalate, Kelurahan Mangadu, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, Sabtu (6/6).

Paur Humas Polres Takalar Ipda Sumarwan mengatakan H alias Accu ditangkap hasil pengembangan penangkapan pelaku IM yang sebelumnya diamankan unit Drugs Hunter Resnarkoba Polres Takalar pada Selasa (2/6) lalu.

“Saat dilakukan pengejaran, H sempat melarikan diri ke rumah keluarganya dan bersembunyi di atas loteng, kemudian dilakukan penangkapan,” kata Ipda Sumarwan.

Dari tangan H alias Accu ditemukan sebuah tas berisikan sachet plastik bening yang diduga Sabu.

“Ketika diinterogasi pelaku mengakui bahwa barang tersebut adalah miliknya,” ungkap Sumarwan.

Guna kepentingan penyelidikan pelaku beserta barang bukti diamankan ke Mapolres Takalar untuk penyelidikan lebih lanjut.

“Pelaku disangkakan dengan pasal 112 ayat 1 UU kepemilikan narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun,” ungkap Paur Humas Polres Takalar.

Bandar Sabu Lintas Kabupaten Diringkus Polisi di Takalar

KabarMakassar.com — Pengedar sabu lintas kabupaten berinisial ADT (43), warga Dusun Sauleya, Desa Timbuseng, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar, diringkus aparat kepolisian dari Satuan Reserse Narkoba Polres Takalar, di rumahnya, Jumat (21/2) malam.

Kapolres Takalar, AKBP Budi Wahyono mengatakan, penangkapan terhadap pelaku berawal dari keterangan dua kurir yang berhasil diringkus sehari sebelumnya di pelataran salah satu minimarket di Kota Takalar.

“Identitas pelaku ini diketahui dari hasil interogasi terhadap dua orang kurir yang sehari sebelumnya berhasil ditangkap oleh personel Satres Narkoba,” kata Budi, Sabtu (22/2).

“Pelaku adalah pengedar sabu lintas kabupaten dan bukan pelaku pemula. Aktivitasnya yang mengedarkan nsabu ini sudah dilakukan selama setahun terakhir,” tambahnya.

Dari hasil penangkapan terhadap ADT ini, lanjt Budi, pihak kepolisian juga berhasil mengamankan barang bukti berupa 2 sachet kecil kristal bening putih yang diduga kuat sabu seberat hampir 1 gram, uang tunai hasil penjualan sebanyak Rp4 juta, 1 alat isap sabu lengkap, dan 4 buah handphone yang dibarter sabu.

“Kini pelaku ldiamankan di Mapolres Takalar untuk disidik lanjut dan akan dikenakan UU Nomor 35 Tahun 2009 Pasal 112 dan 114 tentang Narkotika, dengan ancaman hukumannya di atas 7 tahun penjara atau maksimal 15 tahun penjara,” pungkasnya.

Miliki Sabu, Mantan Ketua DPRD Enrekang Diciduk Polisi

KabarMakassar.com — Mantan Ketua DPRD Kabupaten Enerekang, Disman Duma (55), diciduk aparat kepolisian dari Satuan Reserse Narkoba Polres Enrekang.

Disman yang tertangkap tangan memiliki narkoba jenis sabu itu diamankan di kediamannya di Jalan Gotong Royong No 01 Belajen, Kelurahan Kambiolangi, Kecamatan Alla, Kabupaten Enrekang, Rabu (19/2).

Kasat Narkoba Polres Enrekang AKP Ridwan menuturkan, penangkapan terhadap Disman dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat.

Setelah melakukan pengintaian selama kurang lebih dua jam, kata dia, akhirnya terduga terlihat masuk ke dalam rumahnya. Tim Satuan Reserse Narkoba Polres Enrekang pun bergerak cepat untuk melakukan penggrebekan.

“Pada saat penggrebekan, terduga tidak dapat mengelak karena di kamarnya kami dapati barang bukti 1 buah pireks kaca yang berisi narkotika jenis sabu,” terang Ridwan, Kamis (20/2).

“Dari interogasi awal, yang bersangkutan mengakui bahwa dirinya sudah menggunakan sabu, dan sisanya masih ada di dalam pireks kaca,” tambahnya.

Menurut Ridwan, pihaknya akan melakukan pengembangan terhadap kasus ini untuk mencari tahu apakah ada tersangka lain.

“Kita masih terus melakukan pemeriksaan untuk pengembangan kasus apakah yang bersangkutan tersangka tunggal atau ada orang lain yang terlibat. Tapi sampai sekarang dia masih tersangka tunggal,” terangnya.

Guna pemeriksaan lebih lanjut, kini tersangka beserta barang bukti diamankan di Mapolres Enrekang.

Miliki Sabu, 2 Pemuda di Bulukumba Diringkus Polisi

KabarMakassar.com — Jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Bulukumba meringkus dua pemuda yang diduga sebagai pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu, di sebuah rumah di Jalan Bakti Adiguna, Kelurahan Caile, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba, Rabu (13/2).

Keduanya yakni RT (25) warga Jalan Bakti Adiguna, Kelurahan Caile, Kecamatan Ujung Bulu dan rekannya AD (29), warga Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Caile, Kecamatan Ujung Bulu.

Kasat Reskrim Narkoba Polres Bulukumba, AKP Hambali Makka mengatakan, penangkapan kedua pelaku penyalahgunaan narkoba jenis sabu ini berawal dari adanya laporan masyarakat yang menyebutkan jika di rumah salah seorang pelaku (RT), sering terjadi pesta narkotika jenis sabu.

“Dari laporan masyarakat tersebut, Satuan Res Narkoba Polres Bulukumba kemudian melakukan penggerebekan di rumah RT,” kata Hambali.

Hasil penggerebekan di rumah pelaku, kata dia, petugas menemukan barang bukti (BB) berupa 3 sachet plastik bening diduga berisi narkotika jenis sabu,1 kaca pyrex, 1 sendok sabu, dan 1 pak sachet kosong.

”Dalam penangkapan, pelaku tidak bisa berkutik karena barang bukti kita dapatkan di dalam rumahnya,” ujarnya.

Usai ditangkap, keduanya kemudian diamankan ke Mapolres Bulukumba untuk dilakukan interogasi lebihn lanjut terkait barang haram tersebut.

Gunakan Narkoba, Supir Truk di Toraja Diciduk Polisi

KabarMakassar.com — Geliat Sat Narkoba Polres Tana Toraja perangi peredaran narkoba di Kabupaten Tana Toraja kembali membuahkan hasil.

Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Tana Toraja menciduk pelaku penyalahgunaan narkotika jenis sabu berinisial MP (19), warga Kelurahan Batupapan, Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja, yang sehari-harinya bekerja sebagai sopir truk.

Kasat Res Narkoba Polres Tana Toraja, AKP Abner Sitorus mengatakan, penangkapan terhadap pelaku penyalahgunaan narkotika ini dilakukan di Se’pon, Kelurahan Lapandan, Kecamatan Makale, Ahad (9/2) lalu sekira pukul 00.15 WITA.

“Penangkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan jika di lokasi tersebut sering digunakan sebagai tempat melakukan transaksi narkoba,” terang Abner, Rabu (12/2).

Mendapat informasi tersebut, Lanjut Abner, Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Tana Toraja melakukan penyelidikan di sekitar lokasi yang dimaksud. Beberapa saat kemudian, tim melihat ciri-ciri pelaku sebagaimana informasi yang disampaikan oleh masyarakat.

“Kemudian terhadap yang bersangkutan dilakukan penggeledahan badan dan kendaraan miliknya. Hasil penggeledahan, anggota menemukan satu buah pembungkus Salonpas yang di dalamnya terdapat tiga sachet plastik klip bening berisikan butiran kristal bening, yang diduga narkotika jenis sabu, dan satu buah plastik yang berisikan 25 sachet plastik bening kosong yang disimpan pelaku di saringan mobil miliknya,” kata Abner.

Kini, pelaku mendekam di tahanan Polres Tana Toraja untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Terpisah, Kapolres Tana Toraja, AKBP Liliek Tribhawono Iryanto mengimbau kepada masyarakat khususnya di wilayah hukum Polres tana Toraja untuk mendukung kepolisian dalam memerangi peredaran narkoba, dengan cara melaporkan ke pihak terkait jika mendengar atau melihat gelagat adanya peredaran narkoba di lingkungannya masing-masing.

“Narkoba adalah musuh bersama yang menghancurkan generasi muda. Jangan biarkan generasi kita diracuni oleh narkoba. Kiranya para orang tua mengawasi pergaulan dari anak-anak kita. Bukan hanya narkoba saja yang mengintai mereka, termasuk juga kekerasan dan pelecehan seksual yang setiap saat terus mengintai. Mari kita waspada, selamatkan generasi kita untuk masa depan Indonesia,” imbau Liliek.

Kabur Saat di Gerebek, Pengedar Narkoba Menyerahkan Diri

KabarMakassar.com — Sempat kabur saat sat narkoba polres Bulukumba melakukan penggerebekan dirumahnya, Chaerul Anwar bin H Anwar (30) warga jalan Pembangunan, Lingkungan Kassi Kelurahan Tanah Jaya  Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba, Jumat 7/2.

Kasat Narkoba Polres Bulukumba AKP Hambali Makka mengatakan penggerebekan terhadap pelaku yang di pimpin oleh Kasat Narkoba dan KBO Sat Narkoba Ipda Arifuddin itu berawal dari laporan masyarakat bahwa di sekitar rumah pelaku, sering di jadikan tempat transaksi dan pesta Sabu sehingga personil yang di pimpin oleh Kasat Narkoba Polres Bulukumba dengan segera menuju rumah pelaku.

“Setelah kita menerima laporan dari warga sekitar terkait rumah tersangka Chaerul Anwar sering di jadikan tempat transaksi dan pesta Sabu, sehingga kami dari aparat Polres Bulukumba dengan segera menuju rumah pelaku untuk melakukan penggerebekan namun tersangka berhasil kabur sebelum kami tiba di lokasi” ujarnya.

Mantan Kasat Narkoba Polres Jeneponto itu pun menambahkan penggerebekan anggota tidak sampai disitu saja, kami tetap melakukan penggeledahan dirumah tersangka dan berhasil menemukan barang bukti (BB) berupa 1 sachet plastik bening yang di duga berisi Narkotika jenis Sabu yang di temukan di luar jendela kamar milik pelaku yang di duga sengaja di buang oleh pelaku sebelum melarikan diri.

“Anggota sudah melakukan penggerebekan dirumah pelaku namun pelaku berhasil kabur setelah kami sampai di rumah pelaku, tetapi kami tetap melakukan penggeledahan di rumah tersebut dan menemukan barang bukti berupa 1 sachet plastik bening yang di duga berisi Narkotika jenis Sabu”.

Keesokan harinya, tepatnya hari Sabtu 8/2 sekitar pukul 10.00 WITA pihak dari orang tua pelaku menghubungi Kasat Narkoba Polres Bulukumba AKP Hambali bahwa anaknya Chaerul Anwar sudah ada dirumahnya dan siap menyerahkan diri, mendengar pernyataan tersebut, Kasat Narkoba bersama Briptu Irsan segera menuju ke rumah orang tua pelaku untuk menjemput yang Chaerul Anwar.

Saat ini tersangka masih mendekam di sel tahanan Mapolres Bulukumba guna proses lebih lanjut.

Transaksi di Samping Hotel, 3 Pelaku Diringkus Polisi

KabarMakassar.com — Tiga pelaku penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu diringkus Satuan Narkoba Polres Parepare di samping salah satu hotel di Jalan Sulawesi, Rabu (29/01).

Ketiga pelaku diantaranya, Suriadi alias Aco (41) sebagai pengedar, Ferawati T alias Fera (31) warga Kelurahan Ujung Sabbang, dan seorang warga Kelurahan Mattiro Sompe bernama Fitri (32) sebagai pengguna.

Polisi mengamankan barang bukti 1 sachet yang diduga narkotika jenis sabu di dalam hp merk strawberry warna hitam, 1 unit handphone merk samsung, uang sebesar Rp850 ribu dan 1 bungkus paket kecil berperekat kosong.

Hal itu diungkapkan Kapolres Parepare AKBP Budi Susanto saat melakukan rilis di Mapolres Parepare, Kamis (30/01). Ia membeberkan pelaku ditangkap saat melakukan transaksi di samping hotel.

“Pelaku mengungkap terduga lainnya yang berada di hotel lantai 2, Polisi masuk ke hotel lalu menangkap terduga lainnya. Pintu tertutup, terduga sempat membuang barang bukti di kloset,” beber Budi.

Lebih lanjut, AKBP Budi Susanto mengungkapkan bahwa pengedar ditangkap melalui tahap pengembangan dari bandarnya yang kini ada di Sidrap.

“Dilihat dari barang bukti ini, kami lihat warga Parepare ini masih ada yang mengonsumsi (sabu-sabu),” ungkap dia.

Sementara, Kasat Narkoba Polres Parepare, AKP Suardi mengatakan ketiga pelaku akan diselidiki lebih dalam lewat gelar perkara.

“Dari gelar perkara, kita bisa tahu peran pelaku baik sebagai pengedar atau pengguna. Pengedar itu terancam 12 tahun penjara. Pengguna terancam 4 tahun penjara,” paparnya.

Selanjutnya, pelaku dan barang bukti diamankan di Mapolres Parepare untuk proses lebih lanjut.

Terlibat Kecelakaan, Polisi Temukan Sabu-sabu Didalam Saku Celana Pengemudi

KabarMakassar.com — Mobil Honda Brio berwarna merah dengan nomor plat DP 1726 CI menabrak trotoar bundaran SPBU Kelurahan Uluale Kecamatan Watang Pulu Kabupaten Sidrap,Sulsel. Kamis (9/1).

Tragedi kecelakaan tunggal terjadi sekitar pukul 09.10 Wita. Kabarnya, pengemudi dari arah timur dengan kecepatan tinggi dan lepas kontrol saat akan belok ke Rappang sehingga menabrak salah satu trotoar yang ada di Bundaran SPBU Kelurahan Uluale.

“Pengemudi dari arah timur niat untuk belok karena mungkin kecepatan tinggi sehingga tidak bisa menguasai kendaraanya dan langsung menabrak trotoar”, ungkap Suprianto personil Polsek Watang Pulu saat di Konfirmasi.

Polisi menemukan serbuk yang diduga Sabu.

Yang lebih mengherankan, salah satu personil Polsek Watang Pulu dalam TKP menemukan serbuk yang diduga sabu-sabu dalam saku celana pengemudi.

“Untuk Barang Bukti (BB) yang kami temukan sudah kami serahkan kepada Kasat narkoba untuk di tindak lanjuti”, tambah Suprianto.

Mobil dengan isi 2 orang tersebut telah diamankan oleh Polres Sidrap. Diketahui dua orang penumpang berinisial GF (50) dan AAK (21) dan sekarang kabarnya dirawat di Puskesmas Lawawoi.

Saat ini kasusnya telah ditangani oleh Satresnarkoba Sidrap.

Enam Pengedar Narkoba Ditangkap Polisi, Dua Diantaranya IRT

KabarMakassar.com — Satuan Narkoba Polrestabes Makassar kembali berhasil menangkap enam pelaku penyalagunaan narkotika jenis sabu, dua diantaranya seorang perempuan, Rabu (8/1).

Mereka adalah HA alias Sinar (43), AS alias Hasni (42), FI (19), NA alias Ullah (39) IS alias Pulang dan EK (36).

Kasat Narkoba Polrestabes Makassar Kompol Diare Astetika mengatakan mereka berhasil diamankan setelah hasil penangkapan Sinar dan FI di jalan Kalampeto. keduanya ini berperan sebagai pengedar.

“Setelah dilakukan pengembangan berhasil mengamankan lainnya yang berperan sebagai kurir,” kata Diari didampingi Kasubbag Humas Kompol Edy Supriady Idrus saat menggelar Press Release kemarin.

Dari hasil penangkapan barang bukti berhasil diamankan sebanyak 34 Gram Narkotika jenis sabu. Diari menambahkan dalam sebulan komplotan ini dapat menjual sabu sebanyak 5 kilogram.

“Dalam sebulan pelaku ini telah mengedarkan narkoba jenis sabu sebanyak 5 kilogram dan total barang bukti yang berhasil kami amankan sebanyak 34 gram,” katanya menambahkan.

“Untuk Bandarnya kami masih dalam pengembangan. Tapi Sudah dikantongi identitasnya,” sebutnya lagi.

Para pelaku akan dikenakan pasal 112 ayat (2) dan pasal 114 ayat (2) tentang narkotika dengan ancaman hukuman 20 Tahun atau hukuman Mati.

Selain barang bukti sabu diamankan, Polisi juga mengamankan alat hisap bong sabu.