Jumlah Nakes Positif Korona Bertambah jadi 10 Orang

KabarMakassar.com — Pasien positif dari Tenaga Kesehatan (Nakes) bertambah 1 orang lagi. Pasien dengan register 024 tersebut diduga terkena virus karena kontak erat dengan pasien 013 sebelumnya yang merupakan rekan sejawatnya di RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja.

Pasien 024 perempuan umur 28 tahun alamat Desa Dampang Kecamatan Gantarang dinyatakan positif setelah hasil Swabnya keluar pada tanggal 15 Juni 2020.

“Pasien 024 ini sudah dirujuk ke Makassar usai shalat Ashar tadi sore. Dia akan dirawat di Hotel Grand Palace Makassar,” beber Jubir Covid-19 Bulukumba H Daud Kahal.

Dengan bertambahnya kembali pasien positif Covid-19, lanjut Daud maka total tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19 kini berjumlah 10 orang. Tim Surveilens saat ini masih terus bekerja untuk melakukan penelusuran epideimologi terhadap kontak erat pasien positif Covid-19, terutama dari para tenaga kesehatan, baik yang di rumah sakit maupun puskesmas.

Untuk diketahui jumlah pasien Positif Covid-19 Bulukumba saat ini berjumlah 24 orang dengan keterangan sembuh 11 orang, dirawat 13 orang. Adapun Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 469 (masih dipantau 285, selesai dipantau 184 orang). Orang Dalam Pengawasan (ODP) sebanyak 261 (masih dipantau 29, selesai dipantau 232 orang).

Sedangkan orang dengan status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 37 orang (sembuh 28, dirawat 1, isolasi mandiri 2 orang, dan meninggal 6 orang).

Menunggu Hasil Swab, 1 PDP Meninggal di RSUD Bulukumba

KabarMakassar.com — Seorang yang berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP), meninggal dunia di RSUD H.A. Sultan Daeng Raja Bulukumba, Ahad (12/4) sekira pukul 03.30 Wita.

Pasien berumur 72 tahun tersebut merupakan pasien rujukan dari Puskesmas Palangisang, Kecamatan Ujung Loe, yang dirujuk ke RSUD H.A. Sultan Daeng Raja Bulukumba pada Sabtu (11/4) kemarin, dengan gejalan klinis batuk dan pneumonia.

“Hasil pemeriksaan swab pasien tersebut telah dikirim ke Makassar kemarin, dan sementara ditunggu untuk penetapan statusnya,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bulukumba, Daud Kahal

Namun, kata dia, sesuai dengan protokol kesehatan, jenazah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang diisolasi di Rumah Sakit dan hasil laboratorium yang menyatakan jika yang bersangkutan negatif, maka penanganan atau pemulasaran jenazahnya dilakukan selayaknya pasien positif Covid-19.

“Saat ini sedang dipersiapkan pemakaman di kampung halamannya di Palangisang, Desa Balleanging, Kecamatan Ujung Loe,” terang Daud.

Daud menambahkan, seluruh petugas medis di RSUD H.A. Sultan Daeng Raja Bulukumba yang menangani pasien tersebut juga sudah diperintahkan untuk melakukan isolasi mandiri, sambil dilakukan pemantauan oleh tim surveilance.

RSUD Bulukumba Bantah Rawat Pasien Corona

KabarMakassar.com — Masyarakat Kabupaten Bulukumba, Jumat (21/2) kemarin sempat dihebohkan dengan beredarnya kabar yang menyebutkan ada seorang warga yang terpapar virus novel corona (2019-nCoV) dan tengah dirawat di RSUD Andi Sultan Daeng Radja Bulukumba.

Warga berinisial AA (50) yang dikabarkan terpapar virus corona itu merupakan warga Kecamatan Herlang dan baru beberapa hari tiba dari berkunjung Malaysia.

Pihak RSUD Sultan Daeng Radja Bulukumba yang dikonfirmasi membantah kabar tersebut.

Wadir Yanmed RSUD Sultan Daeng Radja Bulukumba, dr. Rizal Ridwan mengatakan, pasien rujukan dari Puskesmas Herlang tersebut hanya menderita radang tenggorokan atau laringitis.

“Pemeriksaan hasil laboratorium menujukan pasien tersebut hanya terkena radang tengorokan atau larangitis. Itu gejala Bronchitis dan bukan pneumoni. Sekarang lagi di rawat sesuai standar SOP di ruang isolasi,” ujarnya.