Jual Rokok Merek Palsu, 3 Pemuda Ditangkap Polisi di Takalar

KabarMakassar.com — Tiga pemuda asal yang melakukan pemalsuan merek rokok dan dijual ke beberapa daerah di Sulsel akhirnya tertangkap. Ketiganya ditangkap di lokasi yang berbeda oleh tim hantu malam Resmob Polres Takalar, Rabu (15/1).

Tim Polres Takalar bersama anggota buser Polsek Tinggi Moncong, Polres Gowa berhasil membekuk dua dari tiga pelaku pemalsu rokok. Keduanya yakni Amran (33) dan Ferdiansyah (32) yang merupakan warga Kota Makassar. Kedua pelaku tersebut ditangkap di salah satu kosan mewah di Palantikang, Kecamatan Pattalassang, Kabupaten Takalar.

Sementara rekan lainnya yakni Sudarman (26) warga asal Takalar juga dibekuk saat tertidur pulas dirumahnya di BTN Bontomatene, Takalar.

Anggota Polisi berhasil membekuk 3 pelaku pemalsu rokok di Malino Gowa, (KabarMakassar.com/Sibali).

Kapolsek Tinggi Moncong, AKP Hasan Fadly mengatakan, tiga terduga pelaku di tangkap saat berada di Kabupaten Takalar. Dimana sebelumnya mereka telah disurati soal pemalsuan merek rokok, namun para terduga pelaku mengabaikan.

“Sebelumnya ketiganya sudah mendapatkan surat panggilan ke kepolisian, namun tak diindahkan kami langsung menindak dan menjemput paksa para pelaku,” ujar AKP Hasan.

Polsek Tinggi Moncong di Malino, Kabupaten Gowa mendapatkan laporan warga terkait adanya merek rokok tanpa cukai yang diduga di palsukan para pelaku, bahkan warga yang melapor mengaku mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.

Kini para pelaku diamankan Mapolres Gowa untuk dimintai keterangan terkait rokok yang tak memiliki cukai, para pelaku dijerat pasal 100 ayat 1 dan 2 tentang perdagangkan merek palsu, dengan ancaman hukumannya diatas 5 tahun penjara.