Pertamina Salurkan Bantuan untuk Ponpes Tahfidz Al Quran di Gowa

KabarMakassar.com – PT Pertamina memberikan bantuan kepada Pondok Pesantren (Ponpes) Hidayatullah yang berada bawah naungan Yayasan Ashabul Jannah, di Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan (Susel).

Pemberian bantuan sebagai wujud kepedulian PT Pertamina terhadap dunia pendidikan ini diserahkan secara simbolis oleh Unit Manager Communication & CSR PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) VII, Hatim Ilwan kepada Ketua Dewan Pembina Yayasan Ashabul Jannah, Ustadz Mustaqim, Selasa (14/4) lalu.

Bantuan yang diberikan Pertamina kepada Ponpes yang berdiri tahun 2017 lalu dan berfokus pada pendidikan tahfidz Al Quran dan bahasa Arab itu berupa perbaikan sarana dan prasarana penyedia air bersih (pompa air) serta kebutuhan pangan dengan total nilai Rp75 juta.

Menurut Mustaqim, kondisi sarana air bersih Ponpes Hidayatullah Kabupaten Gowa ini memang sedang mengalami kerusakan sehingga Ponpes ini terkendala dalam memenuhi kebutuhan air bersihnya.

“Kondisi sarana air bersih di Ponpes ini memang sedang mengalami kerusakan, sehingga terkendala dalam memenuhi kebutuhan air bersih.
Lokasi pondok kami yang berada di bukit membuat pengeboran air sumur harus dalam sekali,” tutur Mustaqim.

Ia berharap, dengan bantuan dari Pertamina ini pihaknya bisa segera memenuhi kebutuhan dasar air untuk 90 pengajar dan santri di Ponpes tersebut lebih cepat.

Sementara, Manager Communication & CSR PT Pertamina (Persero) MOR VII, Hatim Ilwan mengatakan, selain untuk menyiapkan pompa air, bantuan ini juga disiapkan untuk membantu kebutuhan pangan penghuni pesantren selama wabah pandemi Covid-19 ini berlangsung.

Menurut Hatim, bantuan ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sosial lingkungan Pertamina terhadap masyarakat.

“Salah satu wujud kepedulian kami terhadap dunia pendidikan adalah dengan pemberian bantuan ini, agar santri dan pengajar merasa nyaman dalam proses belajar mengajar,” ujarnya.

Tidak hanya di bidang pendidikan, lanajut Hatim, Pertamina juga menyasar sektor-sektor lain dalam upayanya memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat seperti bidang lingkungan, kesehatan, pemberdayaan masyarakat hingga bantuan permodalan bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Pertamina juga terlibat dalam pemberian bantuan bagi korban musibah dan bencana alam seperti banjir, kebakaran, longsor hingga bencana non-alam seperti yang saat ini terjadi yaitu pandemi Covid-19.

“Semoga bantuan yang diberikan Pertamina dapat bermanfaat dan dimanfaatkan dengan baik oleh penerima bantuan. Pertamina mencoba merangkul masyarakat yang sedang memerlukan dengan memberikan bantuan. Semoga sedikit banyak mereka terbantu dengan keberadaan Pertamina,” pungkas Hatim. (*)

Pertamina Bersama DEM Makassar Bantu Korban Banjir di Lamasi Timur

KabarMakassar.com — PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) VII memberikan bantuan bagi korban banjir yang terjadi di Kecamatan Lamasi Timur, Kabupaten Luwu, Jumat (10/4) lalu.

Kali ini, Pertamina bekerjasama dengan Dewan Energi Mahasiswa (DEM) Kota Makassar untuk penyaluran bantuan.

Banjir yang terjadi akibat hujan deras terus menerus mulai dari Kamis (2/4) hingga Jumat (3//4) itu mengakibatkan meluapnya Sungai Lamasi dan jebolnya tanggul di Desa Pompengan Utara. Akibatnya, sebagian besar Kecamatan Lamasi terendam dan sebanyak 500 kepala keluarga terdampak banjir tersebut.

Pertamina bekerja sama dengan DEM Kota Makassar segera bergerak untuk memberikan bantuan kepada mereka yang menjadi korban. Bantuan yang diberikan berupa sembako dan Alat Pelindung Diri (APD).

Bantuan ini diserahkan ke empat desa yang terdampak banjir, yaitu Desa Pompengan Utata, Pompengan Tengah, Pompengan dan Bululondong. Hadir pada saat penyerahan bantuan di salah satu desa yaitu Kepala Desa Pompengan Tengah, Rustan, dan Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Lamasi, Iptu Idul.

Salah satu pengurus DEM Makassar, Rizk mengatakan, kondisi masyarakat pasca bajir sangat memprihatinkan.

“Kondisi warga memang memprihatinkan sehingga membuat kami bersama Pertamina bergerak untuk memberikan bantuan,” ujarya.

Ditempat terpisah, Hatim Ilwan selaku Unit Manager Communication & CSR PT Pertamina (Persero) MOR VII menjelaskan bahwa Pertamina melalui Program Pertamina Peduli selalu siap sedia membantu mereka yang tertimpa musibah.

“Selain bantuan yang diberikan untuk pencegahan Covid-19, Pertamina juga berupa menolong saudara-saudara kita yang tertimpa musibah lainnya seperti musibah banjir ini,” ungkapnya.

Semoga, Hatim melanjutkan, kehadiran Pertamina dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat diberbagai kalangan.

“Semoga bantuan yang kami berikan bermanfaat dan bisa meringankan beban yang sedang dipikul oleh saudara kita yang terdampak banjir,” jelas Hatim.

Tidak lupa Rustan menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan yang telah diberikan.

“Saya mewakili masyarakat Desa Pompengan Tengah mengucapkan terima kasih atas bantuan yang telah diberikan,” pungkasnya. (*)

Bantu Penanganan Covid-19, Pertamina dan Hiswana Serahkan Bantuan Sembako dan APD

KabarMakassar.com — PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) VII bersama Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) DPD VII Sulawesi menyerahkan bantuan 2.300 paket sembako dan 150 Alat Pelindung Diri (APD) kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Rabu (8/4).

Bantuan sebagai wujud kontribusi nyata terhadap upaya pencegahan dan penanggulangan wabah pandemi Covid-19 ini diserahkan langsung oleh Unit Manager Communication & CSR PT Pertamina MOR VII, Hatim Ilwan, kepada Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, di Baruga Pattingalloang, kompleks rumah jabatan Gubernur Sulsel, Jalan Sudirman, Kota Makassar.

Gubermur Sulawesi Selatan memberikan apresiasi kepada Pertamina dan Hiswana yang telah menunjukkan komitmen kuat dalam membantu pemerintah Sulawesi Selatan menangani dan menanggulangi wabah pandemi Covid-19.

“Sembako dan APD menjadi dua hal yang dibutuhkan saat menghadapi wabah pandemi Corona ini,” kata Nurdin.

Menurut gubernur, sembako ini rencananya akan disalurkan melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kepada masyarakat yang membutuhkan atau masyarakat terdampak.

“Umumnya mereka adalah para pekerja di sektor informal yang penghasilannya harian,” ujarnya.

Sementara untuk APD, akan didistribusikan kepada rumah sakit rujukan penanganan Covid-19 di Sulawesi Selatan.

Wabah pandemi Covid-19 ini, diakui Gubernur telah membuat banyak sektor usaha terdampak langsung. Ekonomi yang melambat pun membuat tidak sedikit warga masyarakat yang ikut merasakan imbasnya. Sehingga kontribusi badan usaha guna meringankan warga terdampak pun sangat diharapkan.

“Semoga upaya yang dilakukan Pertamina dan Hiswana ini diikuti oleh perusahaan lainnya,” ujarnya.

Sementara, Unit Manager Communication & CSR PT Pertamina MOR VII, Hatim Ilwan menuturkan, bagi PT Pertamina, bantuan pangan dan APD tersebut bukan merupakan aksi sosial pertama kalinya.

Sebelumnya, BUMN Migas ini telah menyalurkan bantuan pangan langsung ke wilayah Pattingalloang, Kota Makassar, serta menyerahkan bantuan multivitamin dan makanan tambahan kepada para tenaga medis di dua rumah sakit rujukan Covid-19 di Sulawesi Selatan, yakni RS Wahidin Sudirohusodo dan RS Tadjuddin Chalid.

Menurut Hatim, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terkait berbagai upaya penanganan dan pencegahan Covid-19 ini.

“Kami berharap, paket bantuan yang kami serahkan ini bisa ikut meringankan warga masyarakat yang terdampak, serta sekaligus memberikan semangat kepada para tenaga medis yang berjuang di garda depan penanganan wabah ini,” tuturnya.

Ditempat yang sama, Ketua DPD VII Hiswana Migas Sulawesi, Muhammad Hasbidin HS mengatakan, menghadapi wabah Corona ini, pihaknya secara khusus membuat gerakan Hiswana Migas Peduli Covid-19.

Hiswana, kata dia, bakal bahu membahu guna berkontribusi meringankan beban masyarakat yang secara tidak langsung terkena dampak pandemi Covid-19.

“Khususnya masyarakat kecil agar bisa tetap bertahan hidup apalagi menjelang memasuki Bulan Ramadhan ini,” ujarnya.

Turut hadir pada penyerahan bantuan tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulsel, Liestiaty F. Nurdin, Ketua DPC I Hiswana Migas Makassar, Sukardi; Penasehat DPD I Hiswana Migas Sulawesi, Deyong Kurniawan.

Konsumsi LPG Naik, Pertamina Pastikan Distribusi dan Stok Tetap Aman

KabarMakassar.com – Konsumsi LPG rumah tangga di seluruh wilayah Sulawesi mengalami peningkatan sepanjang bulan Maret 2920. Peningkatan konsumsi di wilayah operasi PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) VII ini terjadi seiring dengan himbauan pemerintah kepada masyarakat untuk membatasi mobilisasi di luar rumah sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19.

Unit Manager Communication & CSR MOR VII, Hatim Ilwan mengatakan, perhitungan peningkatan konsumsi LPG ini diambil dari rerata penyaluran normal yaitu sepanjang bulan Januari hingga Februari 2020 dibandingkan dengan rerata penyaluran bulan Maret hingga minggu pertama bulan April 2020, saat siaga Covid-19.

Pada periode tersebut, Pertamina MOR VII mencatat kenaikan konsumsi LPG Public Service Obligation (PSO) ukuran 3kg dari 1.511,60 Metric Ton (MT)/hari atau setara 503.866 tabung/hari menjadi 1.528,15 MT/hari atau setara 509.383 tabung/hari.

“Dengan kata lain, terjadi peningkatan sebesar 16,55 MT/hari setara 5.517 tabung/hari atau sebesar 1,1% dari penyaluran normal,” ujar Hatim.

Begitu juga dengan produk LPG non-PSO, dimana Elpiji 12kg, Bright Gas 5,5kg dan 12kg mengalami peningkatan jumlah konsumsi dari 123,48 MT/hari menjadi 126,90 MT/hari. Bahkan, jika merujuk kenaikan yang mencapai 3,42 MT/hari ini berarti khusus LPG non-subsidi mengalami peningkatan lebih besar dibanding LPG Subsidi, yakni mencapai 2,77% dibanding penyaluran normal.

Kenaikan konsumsi LPG ini tak lepas dari imbauan pemerintah kepada masyarakat untuk lebih banyak tinggal di rumah sehingga aktivitas memasak di rumah semakin meningkat.

Apalagi, lanjut Hatim, khusus LPG non-subsidi, pihaknya semakin gencar melakukan promo layanan pesan antar Bright Gas di beberapa titik di Sulawesi Selatan.

“Layanannya mudah diakses. Cukup menelpon Call Center Pertamina 135, konsumen sudah bisa melakukan pembelian dan isi ulang bright gas dimana produknya langsung diantar ke rumah,” terangnya.

Hanya saja, kenaikan konsumsi LPG di sektor rumah tangga ini berbanding terbalik dengan konsumsi di sektor non-rumah tangga yang biasanya diserap oleh industri rumah makan, cafe serta hotel.

Tercatat konsumsi rata-rata harian selama bulan Maret 2020 justru turun 21,6% atau yang semula 32,1 MT/hari sepanjang Januari dan Februari 2020 menjadi 25,2 MT/hari.

Jika melihat tren data yang ada, Hatim mengatakan pihaknya memprediksi konsumsi LPG rumah tangga baik PSO maupun non-PSO ini akan terus meningkat.

“Apalagi sekitar 2 minggu lagi sudah memasuki bulan Ramadhan dimana secara tren tahunan pun biasanya mengalami peningkatan konsumsi LPG,” ujarnya

Meskipun demikian, Hatim menegaskan jika peningkatan konsumsi LPG ini bakal diikuti upaya Pertamina untuk terus memastikan bahwa dari sisi distribusi dan pasokan tetap aman dan tidak ada kendala.

“Kami sudah mitigasi dengan melihat kecendrungan yang ada saat ini dalam situasi wabah Covid-19 serta sebaran konsumsi sepanjang bulan Ramadhan tahun lalu,” tuturnya.

Hatim juga mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan terus dapat memanfaatkan berbagai jenis produk LPG berkualitas dengan berbagai macam keunggulan yang ditawarkan.

“Masyarakat juga dapat turun berperan aktif dalam mengawasi distribusi dan penggunaan LPG bersubsidi dengan melaporkan jika terjadi kecurangan ke Call Center 135,” tutup Hatim.

Pertamina Suplai Makanan untuk Wartawan Peliput Covid-19 di Manado

KabarMakassar.com – Sebagai wujud kepedulian terhadap awak media di Manado, Sulawesi Utara yang tetap bertugas mengabarkan update terkait COVID-19, PT Pertamina (Persero) membagikan 175 paket makanan. Pemberian simbolis ini diberikan pada Sabtu (28/3) dan dijadwalkan berlangsung hingga Jumat (3/4).

Pemberian paket makanan ini diserahkan langsung oleh Sales Area Manager (SAM) Retail Sulawesi Utara dan Gorontalo (Sulutgo) PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) VII, Fachrizal Imaduddin, yang diterima oleh Kontributor SCTV, Steven S Potabuga, sebagai perwakilan media di Manado.

Bantuan yang diberikan berupa paket makanan yang akan diantarkan setiap sore ke titik kumpul media saat melakukan liputan terkait COVID-19, di Media Center Satgas COVID-19 Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Sulawesi Utara. Paket makanan tersebut dipesan langsung dari salah satu mitra Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) binaan Pertamina.

Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR VII, Hatim Ilwan, menjelaskan bahwa nilai bantuan yang diberikan memang tidak seberapa tapi hal ini merupakan bentuk kepedulian Pertamina kepada awak media yang setiap hari selalu bertugas.

“Kami sangat mengapresiasi komitmen teman-teman media yang terus bertugas mengabarkan update COVID-19, khususnya daerah Manado, kepada masyarakat. Ini merupakan salah satu cara kami menunjukkan bentuk dukungan kepada teman-teman media semua,” ujarnya.

Hatim juga menjelaskan bahwa selain memberikan bantuan, Pertamina sekaligus ingin memberdayakan UMKM binaannya yang secara langsung juga mendapat dampak ekonomi dari adanya COVID-19 ini.

“Penghasilan mereka berkurang dari biasanya karena merebaknya COVID-19. Dengan mengambil produk mitra untuk diberikan sebagai bantuan kepada yang lain, itu artinya bisa berbuat dua kebaikan dalam satu waktu,” jelasnya.

Sebelumnya, Hatim melanjutkan, pihaknya telah melakukan hal serupa terhadap mitra UMKM Pertamina di Makassar.

“Pada Jumat lalu kami juga memberikan bantuan penguatan pangan di mana barang-barang bantuannya berasal dari produk hasil kreasi mitra UMKM kami,” ujarnya.

Pertamina, masih menurut Hatim, juga memikirkan setiap mitranya agar tetap mendapatkan penghasilan yang cukup terutama di masa-masa sekarang ini.

“Semoga pandemi COVID-19 cepat berlalu sehingga semua orang dapat kembali beraktifitas normal,” tutupnya. (*)

Pertamina Bantu Warga yang Kena Dampak Ekonomi Covid-19

KabarMakassar.com — PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) VII menyalurkan bantuan berupa kebutuhan pangan kepada 100 Kepala Keluarga (KK) berpenghasilan minim dan terkena dampak ekonomi Covid-19 di Kelurahan Pattingalloang, Makassar, Jumat (27/3) kemarin..

Unit Manager Communication dan CSR Pertamima MOR VII, Hatim Ilwan mengatakan bantuan yang diberikan itu terdiri dari 500 kg beras dan makanan dari produk mitra UMKM binaan Pertamina seperti abon ikan, nugget, bandeng cabut tulang dan otak-otak.

“Bantuan ini sengaja dimanfaatkan Pertamina untuk sekaligus memberdayakan mitra UMKM binaan yang juga terdampak Covid-19 karena pendapatan mereka ini ikut turun,” kata Hatim Ilwan.

Ia menjelaskan bahwa pandemi Covid-19 bukan hanya mengancam kesehatan masyarakat tapi juga menimbulkan dampak ekonomi. “Apalagi masyarakat lapisan menegah ke bawah, tentu sangat terdampak,” ujarnya.

Karena itu, imbauan kepada masyarakat agar mengurangi aktifitas di luar rumah membuat sebagian masyarakat Kelurahan Pattingalloang yang berprofesi sebagai buruh maupun pedagang kecil mengalami penurunan pemasukan.

“Maka dari itu kami coba meringankan beban mereka dengan memberikan bantuan berupa kebutuhan pangan agar tetap bisa memenuhi kebutuhan sehari-harinya,” katanya.

Hatim menambahkan bahwa proses penyerahan bantuan telah diatur sedemikian rupa agar tidak terjadi gerombolan yang dapat memudahkan penularan COVID-19.

Ia mengaku pemberian dan pembagian bantuan ini melibatkan juga Ketua Rukun Warga (RW) 3 Kelurahan Pattingalloang dan Satuan Pembinaan Masyarakat (SATBINMAS) setempat.

“Paket bantuan kami tempatkan di rumah Ketua RT dan penerima bantuan kami panggil satu per satu untuk menerima bantuan tersebut,” jelasnya.

Ia berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bagi masyarakat baik itu masyarakat penerima bantuan maupun UMKM binaan.

“Kami juga telah menyusun sejumlah cara untuk memaksimalkan pemberdayaan mitra UMKM binaan agar tetap memiliki penghasilan di tengah pandemi Covid-19,” pungkasnya.

Pertamina Apresiasi Kinerja dan Loyalitas Agen BBM Industri dan Petrochemical

KabarMakassar.com – PT Pertamina (Persero) menggelar Apresiasi Agen Corporate Sales VII 2020 di The Anvaya Resort Beach, Bali, Jumat (13/3) lalu.

Acara ini digelar sebagai bentuk apresiasi kepada Agen Bahan Bakar Minyak (BBM) Industri dan Petrochemical yang menunjukkan kinerja serta loyalitas tinggi selama tahun 2019 lalu.

Malam apresiasi yang dibalut dengan gala dinner ini dihadiri oleh agen-agen terbaik dari wilayah Sulawesi, Maluku dan Papua. Terdapat 25 Agen terbaik yang diundang dengan rincian 17 Agen BBM Industri wilayah Sulawesi dan 8 Agen Petrochemical wilayah Sulawesi, Maluku dan Papua (Sulampua).

Dalam acara Apresiasi Agen Corporate Sales VII 2020 ini, berbagai kategori penghargaan diberikan kepada para mitra bisnis Pertamina diantaranya The Best Fuel Agent, The Best Agent Curah Kapal, & The Best Agent Aspal Drum.

Untuk kategori The Best Fuel Agent, dimenangkan oleh PT Solusi Energi Utama, agen asal Sulawesi Tengah, atas pencapaian volume selama 2019 sebesar 135.000 Kilo Liter (KL), di susul oleh PT Samudera Haluan Sentosa (Sulawesi Selatan) dengan 47.000 KL dan PT Bahtera Anugrah Narwastu (Sulawesi Tenggara) dengan capaian 14.000 KL.

Untuk kategori The Best Agen Aspal Curah Kapal dimenangkan oleh PT Bumi Sarana Utama, agen dengan cakupan Sulampua, atas pencapaian volume selama 2019 yang mencapai 75.850 Metric Ton (MT). Sedangkan kategori The Best Agen Aspal Drum, diboyong oleh PT Mambruk Mutiara, agen dengan cakupan Sulampua, atas pencapaian volume Aspal sebesar 6.790 MT.

General Manager Marketing Operation Region (MOR) VII, C. D. Sasongko mengatakan, acara gala dinner ini bertujuan untuk semakin mendekatkan Pertamina dengan para agen yang selama ini menjalin kerjasama.

“Selain itu, apresiasi ini juga diberikan kepada mereka yang telah menunjukkan kinerja terbaiknya selama tahun 2019,” ujarnya.

Sasongko berharap, apresiasi ini dapat menimbulkan iklim kompetisi yang positif terhadap sesama lembaga penyalur.

“Semoga pencapaian yang akan diraih tahun 2020 lebih baik lagi dibanding tahun-tahun sebelumnya,” tuturnya.

Turut hadir pada acara tersebut, Region Manager Corporate Sales VII, Jeffri Affandi.

Antisipasi Covid-19, Area Kantor Pertamina MOR VII Disemprot Disinfektan

KabarMakassar.com – PT Pertamina melakukan penyemprotan disinfektan di area kantor Marketing Operation Region (MOR) VII, Sabtu (21/3). Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi penyebaran Coronavirus Disease (COVID-19),

Area yang dilakukan penyemprotan meliputi ruang kerja, ruang rapat, bangunan penunjang seperti toilet dan kantin, poliklinik, Gelanggang Olahraga (GOR), serta halaman hingga tempat parkir Pertamina MOR VII. Area Mesjid pun tidak luput dari penyemprotan disinfektan ini.

Kegiatan disinfeksi ini dilakukan oleh dua orang petugas dari Patra Jasa dan diawasi oleh satu orang personel fungsi Health, Safety, Security and Evirontment (HSSE) Pertamina MOR VII. Semua petugas dan pengawas dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap untuk mengantisipasi paparan bahan kimia yang digunakan dan potensi COVID-19 yang ada.

Penyemprotan dilakukan mulai pukul 10.00 WITA hingga 18.00 WITA dengan menggunakan peralatan mist blower dan melibatkan 100 liter cairan disinfektan dan 5 liter bahan bakar.

Unit Manager Communication & CSR MOR VII, Hatim Ilwan mengatakan, langkah ini diambil sebagai langkah preventif penyebaran COVID-19 di lingkungan Kantor MOR VII.

“Dikarenakan penyebaran COVID-19 yang semakin tinggi dan telah ada sejumlah kasus di Sulawesi Selatan khususnya Makassar, maka langkah antisipasi ini perlu dilakukan agar penyebaran virus tidak semakin meluas,” kata Hatim.

Walaupun sebagian pekerja telah melaksanakan mekanisme kerja Work From Home (WFH), lanjut Hatim, namun sebagian kecil lainnya harus tetap bekerja demi pelayanan Pertamina kepada masyarakat.

“Penyemprotan ini juga untuk memastikan pekerja yang masih harus datang ke kantor merasa aman dan tidak khawatir dengan lingkungan kerjanya,” jelasnya.

Sebelumnya, Pertamina telah memberlakukan mekanisme kerja WFH kepada sebagian besar pekerjanya. Area kantor Pertamina MOR VII pun menjadi area terbatas, dimana setiap orang yang masuk akan melalui pemeriksaan kesehatan terutama suhu tubuh. Hal ini sebagai bentuk keseriusan Pertamina dalam pencegahan penyebaran COVID-19.

Selain itu, hand sanitizer dan area cuci tangan telah dipasang di beberapa sudut kantor dengan harapan agar pekerja selalu menjaga kebersihan dirinya. Pekerja yang masih berkantor juga diberikan multivitamin untuk meningkatkan imunitas sehingga tidak mudah terserang penyakit.

Pertamina Bagi-bagi Masker Gratis

KabarMakassar.com – PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) VII bekerjasama dengan Dewan Pengurus Cabang (DPC) I Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Makassar membagikan masker secara gratis sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 sekaligus bentuk kepedulian kepada pelanggan setianya.

Pembagian masker ini dilakukan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 74.901.13 Bawakaraeng, Kota Makassar, selama dua hari berturut-turut, yakni Selasa (17/3) dan Rabu (18/3).

Masker tersebut dibagikan kepada pelanggan setia pengguna produk Pertamax series yang melakukan transaksi via MyPertamina.

Hadir pada kesempatan tersebut, Sales Branch Manager (SBM) 1 Sulseltra, Arif Rohman Hakim; Kepala Bidang (Kabid) SPBU DPC I Hiswana Makassar, Sigit Saputera; dan Sekretaris DPC I Hiswana Makassar, Chairul Aqmal; beserta jajaran pengurus Hiswana Migas lainnya.

“Pertamina juga telah meminta kepada pengusaha SPBU untuk menginstruksikan para operatornya untuk menggunakan masker sebagai salah satu langkah antisipasi penyebaran virus yang mungkin terjadi,” kata Unit Manager Communication & CSR MOR VII, Hatim Ilwan.

Menurut Hatim, pihaknya juga telah menginstruksikan kepada para pemilik 414 SPBU di wilayah operasi Pertamina MOR VII yang meliputi 6 provinsi, yakni Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Utara dan Gorontalo, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran Covid-19.

“Kami juga sudah menginstruksikan kepada seluruh SPBU agar dalam melayani masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran Covid-19,” tutup Hatim.

Pertamina Serius Cegah Penyebaran COVID-19

KabarMakassar.com – PT Pertamina (Persero) memberikan perhatian cukup serius dalam penanganan dan pencegahan penyebaran Coronovirus Disease (COVID-19). Salah satu cara yang diterapkan adalah pemberlakuan mekanisme kerja Work From Home untuk semua Unit Operasi termasuk Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VII, yang dimulai pada Senin (16/3).

Work From Home atau bekerja dari rumah masing-masing pekerja ini berlaku selama 14 hari kalender, yang diperuntukkan untuk semua pekerja termasuk yang dalam kondisi hamil atau menyusui, dan status pemulihan kesehatan khusus yang rentan terhadap penurunan imunitas atau berusia lebih dari 50 tahun.

“Harapannya bisa meminimalisir kontak langsung dengan pihak luar,” kata Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR VII, Hatim Ilwan.

Meski demikian, masih menurut Hatim, khusus jajaran tim manajemen yang dipimpin General Manager Pertamina MOR VII serta Operation Head, akan tetap siaga mengatur jalannya operasional wilayah Sulawesi.

“Begitu juga dengan tim medis yang tetap disiagakan dalam upaya penanggulangan dan pencegahan penyebaran COVID-19,” jelasnya.

Pekerja dengan jenis pekerjaan tertentu/ kritikal, terutama terkait pelayanan yang berhubungan langsung dengan pemenuhan kebutuhan masyarakat akan energi pun tetap menjalankan tugasnya menyediakan dan mengantarkan BBM dan LPG, dengan tetap memperhatikan keselamatan dan kesehatan diri.

“Kami komit untuk tetap memberikan layanan kepada masyarakat,” ujar Hatim.

Hatim menjelaskan, langkah ini diambil sebagai upaya untuk mengelola risiko terkait dengan potensi penyebaran infeksi COVID-19 di seluruh lini kegiatan operasional, dengan tetap memastikan proses bisnis berjalan baik.

“Kami akan memaksimalkan jalur video maupun teleconference sebagai media koordinasi guna meminimalisir kontak langsung antar pekerja di lingkungan MOR VII,” ucapnya.

Lebih jauh Hatim mengatakan, upaya lain yang juga telah dilakukan oleh Pertamina MOR VII dalam penanganan COVID-19 diantaranya: menyiapkan tambahan titik-titik untuk melakukan cuci tangan, pengukuran suhu tubuh pekerja yang tetap bekerja serta sebelumnya penyelenggaraan Healthy Talk Covid-19 di kantor unit dan sejumlah lokasi untuk menimbulkan kesadaran dan kesiagaan penyebaran COVID-19.

Selain itu, Pertamina MOR VII juga menyebarkan sejumlah informasi penting mengenai COVID-19 melalui jalur broadcast internal maupun social media.

“Hal ini dilakukan agar para pekerja dapat melindungi diri dari terpaparnya Coronavirus yang membahayakan kesehatan ini,” terangnya.

Hatim menambahkan, Pertamina MOR VII juga telah membentuk tim dalam penanggulanan dan pencegahan COVID-19 terutama di lingkungan kerja MOR VII.

“Sejumlah prosedur telah dibuat dalam upaya penanganan Coronavirus. Sistem pelaporan secara periodik juga telah dijalankan untuk memonitor setiap pekerja agar tetap dapat dipantau kondisi kesehatannya,” tutup Hatim.