Konsumsi BBM di Sulawesi Menurun

KabarMakassar.com — PT Pertamina melalui Marketing Operation Region (MOR) VII mengucapkan rasa syukur atas kelancaran dan kehandalan penyediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Luquefied Petroleum Gas (LPG) di 6 provinsi seluruh Sulawesi sepanjang lebaran idul fitri 1441 hijriah.

Apresiasi khusus juga disampaikan Pertamina MOR VII kepada seluruh elemen masyarakat Sulawesi atas dukungannya dalam proses penyaluran BBM dan LPG. Walau tidak seperti sebelumnya, tahun ini tim Satuan Tugas (Satgas) ramadhan, idul fitri dan Covid-19 (Rafico) Pertamina MOR VII mencatat penurunan konsumsi BBM sebesar 22% jika dibandingkan dengan rata-rata konsumsi harian. Sedangkan konsumsi LPG mengalami kenaikan sebesar 1,42%.

Unit Manager Communication & CSR MOR VII, Hatim Ilwan menjelaskan bahwa kondisi ini sebagian besar imbas dari pandemi Covid-19 yang terjadi. “Pandemi Covid-19 ini membuat aktivitas masyarakat di luar rumah menjadi terbatas. Aktivitas mudik pun menjadi berkurang sehingga konsumsi BBM pun ikut menurun,” kata Hatim, Senin (1/6).

Dibandingkan dengan rerata konsumsi di kondisi normal, menurut Hatim konsumsi Gasoil mengalami penurunan sebesar 10%, yaitu dari 2.319 Kilo Liter (KL)/hari menjadi 2.096 KL/hari. Penurunan lebih besar dialami oleh Gasoline, konsumsi produk Premium, Pertalite, Pertamax dan Pertamax Turbo mengalami penurunan sebesar 27%, yaitu dari 7.041 KL/hari menjadi 5.149 KL/hari.

Tapi, kata dia, ini berbanding terbalik dengan konsumsi LPG di wilayah Sulawesi. Dibandingkan konsumsi di kondisi normal, konsumsi LPG secara keseluruhan mengalami peningkatan 1,42%.

“Terjadi kenaikan konsumsi LPG meski tidak terlalu signifikan,” sambung Hatim. Kenaikan konsumsi LPG terjadi khususnya untuk konsumsi LPG 3kg, yaitu sebesar 3,2% yang awalnya 1.511,6 Metric Ton (MT)/hari menjadi 1.560 MT/hari.

Sedangkan untuk produk Non Public Service Obligation (Non-PSO) yang terdiri dari Elpiji 12 kg, Bright Gas 5,5 kg dan Bright Gas 12 kg, juga diakui mengalami penurunan sebesar 5,84% di mana awalnya 123,48 MT/hari menjadi 116,27 MT/hari.
Menurutnya konsumsi LPG untuk sektor non-rumah tangga mengalami penurunan yang sangat signifikan yaitu sebesar 54,52%, yang awalnya 32,15 MT/hari menjadi 14,62 MT/hari. Namun demikian, Satgas Rafico akan terus bersiaga hingga 8 Juni 2020 untuk memonitor distribusi BBM dan LPG.

“Pertamina tetap akan memonitor dinamika konsumsi di masyarakat guna memastikan stok selalu dalam kondisi aman,” ujarnya.

Untuk itu, kata dia, Pertamina memberikan ruang kepada masyarakat untuk mendapatkan informasi terkait produk Pertamina dan melakukan laporan jika menemukan adanya pelanggaran.

“Jika masyarakat membutuhkan informasi tentang produk Pertamina maupun layanan pesan antar (delivery service), Pertamina Call Center 135 selalu tersedia,” pungkasnya.

Pertamina Santuni 300 Anak Panti Asuhan di Sulawesi

KabarMakassar.com — PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) VII kembali memberikan santunan kepada 300 anak panti yang tersebar pada 12 Yayasan Panti Asuhan pada enam provinsi yang ada di Sulawesi.

Diantaranya Sulawesi Tenggara yakni Yayasan Pendidikan Islam Nurul Maghfirah di Kota Kendari dan Pesantren Almarhamah Karyabaru di Kota Baubau, di Sulawesi Tengah ada Panti Asuhan (PA) Sullamul Fallah di Kota Luwuk serta PA Al-Aziz, PA Nurul Ihsan di Kabupaten Donggala, dan di Sulawesi Barat diberikan kepada PA Campaloga di Kabupaten Mamuju.

Kemudian Gorontalo kepada PA Nurul Qolbi, untuk Sulawesi Utara diberikan kepada PA Sitti Marzam di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Sedangkan di Sulawesi Selatan, bantuan diberikan pada empat panti asuhan yaitu PA Al-Isra dan PA Nurul Ichsan di Kota Makassar, Kabupaten Gowa yaitu Panti Asuhan Al-Muhajirin, dan Pesantren Darut Tauhid di Kota Parepare.

Unit Manager Communication & CSR MOR VII, Hatim Ilwan mengatakan total bantuan yang diberikan untuk 12 panti asuhan tersebut senilai Rp.210 juta yang terdiri santunan bagi anak yatim dan bantuan sarana prasarana panti asuhan. Kata dia, penyerahan simbolis bantuan itu dilaksanakan di PA Al-Isra Kota Makassar kepada Ketua Pengurus Panti Asuhan Al-Isra, Hawida Haris, Senin (11/05).

Hatim menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Pertamina kepada masyarakat terutama anak-anak di panti asuhan. “Dengan tema “Energi Tulus Tak Berhenti” Pertamina berupaya untuk terus berbuat kebaikan tak berhenti walau dalam keterbatasan,” kata Hatim.

Sementara itu, salah satu pengurus panti, Hawida mengungkapan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan oleh Pertamina. “Kami ucapkan banyak terima kasih kepada Pertamina yang sudah memberikan bantuan kepada kami. Bantuan ini sangat berarti bagi anak-anak panti, apalagi dalam suasana bulan ramadan,” kata Hawida.

Sebelumnya, Pertamina MOR VII juga telah membagikan 400 paket sembako bagi masyarakat di sekitar kantor Pertamina MOR VII Makassar. Selain itu, Pertamina juga telah memberikan bantuan 2 ton beras bagi dapur umum TNI-Polri yang didirikan untuk membantu masyarakat selama pandemi Covid-19.

Beli Pertamax Series Bisa Dapat Voucher KFC

KabarMakassar.com – PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) VII menjalin kerjasama dengan Kentucky Fried Chicken (KFC). Mulai hari Selasa (12/5) kemarin, konsumen yang melakukan pembelian produk Pertamax Series berkesempatan mendapatkan voucher KFC.

Konsumen yang ingin mengikuti program promo ini cukup melakukan pembelian Pertamax atau Pertamax Turbo minimal Rp 100 ribu, sudah bisa mendapatkan voucher KFC untuk menu Winger dan Puding. Begitu juga sebaliknya, jika konsumen melakukan pembelian KFC via Drive-Thru minimal Rp 100 ribu, maka akan mendapatkan voucher Pertamax atau Pertamax Turbo nominal Rp 15 ribu.

Periode program promo bertajuk ‘Isi Pertamax Series, Nikmati Kelezatan KFC’ ini berlaku mulai dari 12 Mei hingga 12 Juni 2020. Konsumen yang ingin mengikuti promo ini bisa bertransaksi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang telah ditunjuk oleh Pertamina diantaranya SPBU 74.90110 Hasanuddin, SPBU 74.90231 Pettarani, SPBU 74.90208 Sudiang dan SPBU 74.90236 Bawakaraeng. Sedangkan untuk penukaran voucher KFC, konsumen bisa mengunjungi List Outlet KFC di Samratulangi, Pettarani, dan Perintis

Hadir pada launching tersebut Sales Area Manager Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara (Sulseltra), Addieb Arselan serta beberapa jajaran Sales Branch Manager (SBM) Sulseltra dan Regional Marketing KFC Makassar, Andi Asnida Pandita, serta jajarannya.

Unit Manager Communication & CSR MOR VII, Hatim Ilwan menjelaskan, promo ini dilaunching di Bulan Ramadhan dengan tujuan untuk memberikan alternatif santapan berbuka bagi konsumen Pertamina.

“Momennya tepat sekali saat Bulan Ramadhan di mana masyarakat sekaligus bisa memanfaatkan promo ini untuk mendapatkan hidangan berbuka puasa,” jelasnya.

Program promo ini, lanjut Hatim, menyusul program promo lainnya yang sudah diadakan lebih dahulu.

“Kami masih ada program Ramadhan Cashback hingga 30% berlaku hingga 31 Mei 2020. Ada juga Cashback 50% bagi ojek online dan angkutan kota, berlaku hingga 31 Juli 2020,” terangnya.

Hatim menambahkan, Pertamina juga masih memiliki layanan Pertamina Delivery Service untuk menjawab kebutuhan konsumen akan produk BBM, LPG dan pelumas Pertamina dikala konsumen masih membatasi diri dari kegiatan di luar rumah. (*)

Pertamina Beri Promo Cashback 50% untuk “Pete-pete” di Sulsel

KabarMakassar.com — PT Pertamina untuk Marketing Operation Region (MOR) VII PT Pertamina (Persero) memberikan penawaran spesial kepada Angkutan Kota (Angkot) atau Pete-pete di Sulsel. Tawaran itu berupa promo cashback sebesar 50% untuk pembelian pertalite dan dexlite.

Promo berlaku setiap hari mulai 3 Mei 2020 hingga 31 Juli 2020 mendatang yang diperuntukkan bagi 10.000 konsumen per harinya tanpa ada batasan minimal pembelian. Konsumen juga berhak mendapatkan kupon undian Berbagi Berkah MyPertamina yang pengundiannya dilakukan setiap minggu atau bulan.

Unit Manager Communication & CSR MOR VII, Hatim Ilwan mengatakan program ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat yang sedang mengalami pandemi Covid-19. “Ini merupakan bentuk perhatian PT Pertamina kepada para driver angkutan kota yang masih harus berjuang mencari nafkah di tengah Covid-19,” kata Hatim, Jumat (8/5).

Menurutnya konsumen dapat bertransaksi secara non-tunai dengan menggunakan aplikasi MyPertamina untuk menikmati cashback dari promo ini. Kata dia, cashback akan diberikan dalam bentuk saldo LinkAja yang akan diterima maksimum 7 hari. “Saat bertransaksi, tambahkan ditiga digit akhir pembelian Rp.135 untuk mendapatkan cashback tersebut,” jelasnya.

Lanjut, saat ini di Sulsel sudah terdapat 75 SPBU yang bisa bertransaksi menggunakan aplikasi MyPertamina, diantaranya 33 SPBU tersebar di Kota Makassar, 2 SPBU di Kota Palopo dan 3 SPBU di Kota Parepare. Selain itu, ada juga 8 SPBU di Kabupaten Wajo, 5 SPBU masing-masing di Kabupaten Maros dan Gowa, 3 SPBU masing-masing di Kabupaten Sidrap, Pinrang, Barru dan Luwu, 2 SPBU masing-masing di Kabupaten Luwu Timur, Luwu Utara, sedangkan di Kabupaten Takalar, Enrekang dan Bulukumba masing-masing 1 SPBU.

Kata dia, tidak kurang dari 3.745 mesin EDC MyPertamina di Sulsel disiapkan untuk bisa bertransaksi berbagai promo dari PT Pertamina. “Jumlah SPBU dan EDC-nya akan terus bertambah. Untuk informasi detail SPBU yang bisa bertransaksi menggunakan aplikasi MyPertamina bisa dilihat di www.mypertamina.id,” ungkapnya.

Selain promo untuk Cashback 50% bagi angkutan kota, kata dia, konsumen di Sulsel juga masih bisa memanfaatkan promo Pertamina Delivery Service yang menyediakan kemudahan dalam pemenuhan produk BBM, LPG dan pelumas. Ia mengaku konsumen juga bisa mendapatkan cashback 30% dengan mengikuti promo ramadan serta bagi ojek online tersedia promo cashback hingga 50%.

“Untuk LPG, Pertamina punya program Move On Ki’ bagi pejuang tangguh ojek online yang mau menukarkan tabung LPG 3kg ke Bright Gas 5,5kg secara gratis,” pungkasnya.

Pertamina Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Sulbar

KabarMakassar.com — PT Pertamina melalui Marketing Operation Region (MOR) VII menambah pasokan Liquefied Petroleum Gas (LPG) ukuran 3 kg di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) . Hal ini sebagai bentuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan LPG selama Ramadan.

Apalagi pada pekan pertama Mei 2020, rata-rata penyaluran LPG 3 kg di Sulbar mencapai 28.000 tabung/hari atau 84 Metric Ton (MT) tiap hari. Sedang kebutuhan LPG untuk Sulbar dipasok melalui Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) di Kabupaten Mamuju, Pinrang dan Kota Parepare untuk melayani sekitar 1.000 pangkalan aktif di Sulbar.

Sebelum memasuki bulan ramadan, PT Pertamina telah melakukan penambahan pasokan LPG 3 kg untuk wilayah Sulbar sebanyak 73,92 MT atau setara dengan 24.640 tabung di luar pasokan normal. Dan pada Mei ini, PT Pertamina kembali akan menjadwalkan penambahan pasokan.

Unit Manager Communication & CSR MOR VII, Hatim Ilwan mengatakan pihaknya akan melakukan penambahan pasokan LPG 3 kg selama ramadan untuk mengantisipasi terjadinya peningkatan konsumsi di masyarakat.

“Pertamina akan menambah pasokan LPG 3 kg sebesar 81.000 tabung atau sekitar 10,7% dari rata-rata pasokan normal 760.000 tabung/bulan,” kata Hatim, Senin (4/5).

Untuk itu, pihaknya meminta kepada masyarakat untuk tetap bijak dalam mengkonsumsi LPG 3 kg dan tidak khawatir akan kekurangan pasokan gas elpiji. “Karena kami akan selalu menjaga untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat” ungkapnya.

Hatim menjelaskan bahwa selain LPG 3 kg, pihaknya juga tetap menyediakan alternatif pilihan lain yang lebih berkualitas untuk dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Masyarakat bisa menggunakan Bright Gas ukuran 5,5kg maupun 12 kg yang stoknya tersedia di pangkalan-pangkalan,” ujarnya.

“Masyarakat juga dapat berpartisipasi aktif dalam upaya peningkatan pelayanan dan melaporkan jika menemukan adanya penyimpangan dengan menghubungi Call Center Pertamina 135,” tambahnya.

Lagi, Pertamina Salurkan Bantuan APD ke RS Rujukan Penanganan Covid-19 di Makassar

KabarMakassar.com — Sebagai salah satu bentuk tindakan nyata dalam penanganan Covid-19, PT Pertamina (Persero) melalui Marketing Operation Region (MOR) VII kembali menyalurkan bantuan bagi tenaga kesehatan di Rumah Sakit (RS) rujukan penanganan Covid-19 di Kota Makassar, Rabu (29/4).

Bantuan ini menggenapkan bantuan sebelumnya yang telah dilakukan Pertamina kepada dua RS rujukan Covid-19 Kota Makassar.

Bantuan yang disampaikan langsung oleh Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR VII, Hatim Ilwan ini ditujukan ke Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi Makassar dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sayang Rakyat, dan diterima oleh dr. Arman Bausat, selaku Direktur RSKD Dadi Makassar serta dr. Heriyah B selaku Direktur RSUD Sayang Rakyat.

Bantuan yang diberikan berupa Alat Pelindung Diri (APD) yang sangat dibutuhkan oleh tanaga kesehatan dalam menangani dan merawat pasien Covid-19. Bantuan APD yang diberikan terdiri dari 100 pcs Hazmat Coverall dan 10 box Handscoon Latex.

Ucapan terima kasih langsung disampaikan oleh dr. Heriyah, selaku Direktur RSUD Sayang Rakyat. Menurutnya, bantuan APD yang diberikan Pertamina ini memang menjadi salah satu kebutuhan utama di rumah sakitnya yang mulai akhir pekan ini bakal menyiapkan 183 ruangan khusus pasien Covid-19.

“Bantuan Pertamina benar-banar dibutuhkan kami yang akan langsung menangani pasien Covid-19,” ujarnya.

Diakui Hatim, bantuan ini merupakan bentuk tindakan nyata Pertamina dalam penanganan Covid-19 khususnya di Kota Makassar.

“Bantuan yang diberikan berupa APD yang belakangan ini sangat sulit ditemukan padahal merupakan elemen penting bagi tenaga kesehatan dalam menangani dan merawat pasien Covid-19,” jelasnya.

APD yang diberikan, lanjut Hatim, diharapkan berguna bagi tenaga kesehatan dalam upaya mengurangi resiko terpapar Covid-19.

“Selain upaya penyembuhan pasien, tenaga kesehatan juga harus dilindungi kesehatannya karena mereka lah yang melakukan kontak langsung dengan pasien, sehingga resiko terpapar menjadi lebih tinggi,” ujarnya.

Bantuan ini merupakan lanjutan dari program yang sebelumnya di mana Pertamina juga memberikan sejumlah APD dan multivitamin bagi tenaga kesehatan di RS Dr. Wahidin Sudirohusodo dan RS Dr. Tadjuddin Chalid.

“Total sudah empat RS rujukan Covid-19 di Kota Makassar yang kami berikan bantuan,” tutupnya.

Selain bantuan tersebut, Pertamina juga telah memberikan bantuan bagi 274 tenaga kesehatan wanita di tujuh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang tersebar di enam ibu kota provinsi yang ada di Sulawesi. Pertamina juga telah membagikan ribuan paket sembako sebagai bentuk simpatinya kepada kalangan yang harus berjuang lebih berat dalam masa pandemi Covid-19 ini. (*)

Pertamina Luncurkan Program “Move On Ki” untuk Ojol

KabarMakassar.com — Marketing Operation Region (MOR) VII PT Pertamina (Persero) meluncurkan program promosi terbaru “Move On Ki'”, Jumat (24/04) lalu. Program ini ditujukan bagi para Ojek Online (Ojol) di Kota Makassar.

Program Move On Ki’ ini menawarkan kepada para pengemudi Ojol untuk penukaran 2 tabung kosong LPG 3 Kg menjadi 1 tabung Bright Gas 5,5 Kg lengkap dengan isinya. Syaratnya, para Ojol yang melakukan penukaran harus menunjukkan aplikasi MyPertamina yang telah terinstall di smartphone.

Selain itu, program penukaran ini tanpa biaya tambahan apa pun dan Pertamina juga menyiapkan hadiah berupa voucher Bahan Bakar Kendaraan (BBK) senilai Rp xxx bagi lima Ojol yang berhasil melakukan penukaran tabung terbanyak setiap minggunya. 

Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR VII, Hatim Ilwan mengatkan bahwa program ini dibuat agar masyarakat menjadi lebih mudah untuk beralih ke produk LPG berkualitas dari Pertamina.

“Program ini diluncurkan bertepatan dengan awal Ramadan karena kami mengerti bahwa banyak masyarakat yang membutuhkan LPG untuk memasak. Kami memberikan promo agar masyarakat bisa dengan mudah mendapatkan dan merasakan produk Bright Gas dari Pertamina,” kata Hatim, Selasa (28/4).

Menurutnya, program Move On Ki’ ini berlangsung mulai 24 April hingga 31 Mei 2020 mendatang. Kata dia, batas waktu penukaran dimulai pukul 08.00 hingga 17.00 WITA. “Dan masyarakat umum pun tetap bisa memanfaatkan program ini dengan bantuan para pengemudi ojol,” ujarnya.

“Penukaran tabung untuk program ini bisa dilakukan di tiga SPBU yakni SPBU 7490236 di Jl. Gunung Bawakaraeng No. 120, SPBU 7490208, Jl. Perintis Kemerdekaan Km. 19 serta SPBU 7490115, dan Jl. Dr. Sam Ratulangi No. 122 di Kota Makassar,” tambahnya.

Hatim mengaku jika sebelumnya Pertamina juga telah meluncurkan program yang memudahkan masyarakat untuk mendapatkan produk Pertamina yakni Pertamina Delivery Sevice (PDS).

“Kami juga punya program PDS dimana konsumen bisa mendapatkan produk Pertamina hanya dengan menghubungi Call Center Pertamina 135 atau chat whatsapp di nomor 0811 135 0135, produk Pertamina seperti BBM, LPG maupun Pelumas bisa langsung diantar ke rumah,” pungkasnya.

Pertamina Delivery Service Kini Hadir di Sulawesi Utara dan Gorontalo

KabarMakassar.com — Layanan pesan antar atau Pertamina Delivery Service (PDS) kini hadir di Sulawesi Utara dan Gorontalo dengan mengusung hashtag #DirumahJo. Layanan ini akan memanjakan konsumen untuk memenuhi kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG tanpa harus khawatir keluar rumah.

Layanan ini dapat mendukung himbauan pemerintah terkait pembatasan aktivitas di luar rumah sehingga membuat sebagian masyarakat mengalami kendala dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari termasuk kebutuhan BBM dan LPG. Kareanya PDS muncul sebagai sebuah solusi untuk pemenuhan kebutuhan tersebut.

Adapun produk BBM yang tersedia melalui PDS yakni pertamax, pertamax turbo, pertamina DEX dan dexlite. Untuk LPG, tersedia pembelian tabung dan isi ulang bright gas ukuran 5,5kg dan 12kg. Sedangkan untuk produk pelumas sesuai peruntukkan mulai dari Fastron Gold, Fastron Techno, Fastron Diesel hingga Fastron Eco.

Unit Manager Communication & CSR Marketing Operation Region (MOR) VII PT Pertamina (Persero), Hatim Ilwan mengatakan jika layanan delivery service ini bertujuan untuk memudahkan konsumen untuk mendapatkan produk BBM, LPG maupun Pelumas dengan mudah dan tanpa perlu keluar rumah.

“Juga siap mengantarkan kebutuhan sembako lain seperti beras dan minyak goreng. Cara pemesanannya sangat mudah, cukup hubungi Call Center Pertamina 135 atau melalui chat whatsapp di nomor 0811 135 0135,” kata Hatim.

Layanan ini, kata Hatim, akan dibuka setiap hari. Khusus konsumen di Kota Manado, Bitung dan Gorontalo, kata dia, Pertamina membebaskan biaya pengantaran. “Pemesanan akan diantar pada hari yang sama jika dilakukan sebelum pukul 17.00 WITA, namun jika di atas itu, pengiriman akan dilakukan hari berikutnya mulai pukul 08.00 – 20.00 WITA,” ungkapnya.

Ia menjelaskan untuk kenyamanan dan keamanan pada saat pengisian BBM diingatkan kepada konsumen untuk tetap memperhatikan aspek keselamatan seperti proses pengisian harus berada di ruang terbuka atau tidak di ruang tertutup seperti basement maupun garasi. “Ini untuk menghindari konsentrasi uap tidak berkumpul di satu titik,” jelasnya.

Satu lagi kemudahan yang diberikan, kata Hatim, yakni pilihan pembayaran yang beragam. Selain cara tunai, kata dia, pembayaran pesanan LPG, BBM dan pelumas ini pun bisa dilakukan dengan non-tunai melalui aplikasi MyPertamina maupun Voucher BBM.

“Bagi konsumen yang bertransaksi melalui aplikasi MyPertamina, kami berikan cashback hingga 25%,” ujarnya.

Pertamina memastikan layanan PDS ini tetap memperhatikan upaya-upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Diantaranya, kata dia, dengan melakukan penyemprotan disinfektan terhadap produk serta seluruh petugas pengantarannya.

“Selama pelanggan berkomunikasi dengan petugas pun tetap jaga jarak sesuai protokal pencegahan Covid-19 yang telah ditetapkan,” pungkasnya.

Pertamina Bagikan 400 Paket Sembako di Makassar

KabarMakassar.com — PT Pertamina (Persero) membagikan ratusan paket sembako kepada warga di sekitar Kantor Marketing Operation Region (MOR) VII, Sabtu (25/4).

Selain menghadapi bulan Ramadan, pembagian sembako ini sekaligus wujud kepedulian Pertamina kepada masyarakat yang terdampak secara ekonomi dari pandemi Covid-19.

Ada sekitar 400 paket sembako yang dibagikan oleh Pertamina kepada masyarakat di sekitar Kantor MOR VII, khususnya warga RW 2 dan RW 3 Kelurahan Kunjung Mae, Kecamatan Mariso, Kota Makassar.

Paket sembako yang diberikan berupa beras, minyak goreng, mie instan, gula pasir, tepung terigu, sarden, kecap dan garam.

Penyerahan bantuan ini secara simbolis diberikan oleh General Manager MOR VII, C. D. Sasongko, kepada Lurah Kunjung Mae, Iqbal, serta perwakilan warga. Hadir juga pada kesempatan tersebut Unit Manager Communication & CSR MOR VII, Hatim Ilwan, Komandan Koramil Mariso serta jajaran pengurus RW dan LMD Kelurahan Kunjung Mae.

Sasongko menyampaikan, pandemi Covid-19 ini memberi pukulan yang cukup terasa terhadap ekonomi global termasuk Indonesia, sehingga berdampak pada berbagai lapisan ekonomi masyarakat. Tak terkecuali bagi masyarakat yang ada di sekitar kantor Pertamina.

“Paket sembako ini diberikan untuk meringankan beban masyarakat yang terkena dampak ekonomi dari adanya Covid-19 sekaligus menghadapi bulan Ramadan,” tuturnya.

Dalam keadaan pandemi Covid-19, lanjut Sasongko, Pertamina sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) turut andil dalam menanggulangi wabah dan menunjukkan rasa kepedulian terhadap bencana nasional ini.

“Semoga pandemi ini segera berakhir sehingga kita bisa kembali beraktifitas seperti biasa,” ungkapnya.

Sementara, Lurah Kunjung Mae, Iqbal mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan sembako yang diberikan oleh Pertamina ini.

“Kami sangat mengapresiasi kepedulian Pertamina yang secara konsisten selalu memperhatikan warga sekitar yang sekaligus dalam sehari-hari menjadi tetangga kantor,” kata Iqbal.

Sekadar diketahui, sebelumnya Pertamina telah memberikan bantuan nutrition kit dan masker kepada dua rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Makassar. Selain itu, Pertamina juga telah menempatkan puluhan wastafel portabel di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan titik keramaian lain bekerja sama dengan Pemkot Makassar.

Pemberian paket sembako kepada pegawai wanita di Puskesmas yang sedang berjuang mengatasi pandemi Covid-19 di enam provinsi di Sulawesi pun telah dilakukan. (*)

Gandeng HMI, Pertamina Salurkan Bantukan Kepada Pekerja Informal di Gowa

KabarMakassar.com — PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) VII kembali menyalurkan bantuan kepada warga terkena dampak secara ekonomi Covid-19. Kali ini, Pertamina menyalurkan bantuan kepada pekerja harian dan masyarakat di Kelurahan Romangpolong, Kabupaten Gowa, Sulsel, Rabu (15/4).

Bantuan yang diberikan Pertamina itu berupa sembako antara lain beras, mie instan dan minyak goreng. Selain itu, Pertamina juga memberikan masker dan hand sanitizer yang dapat digunakan untuk pencegahan dari Covid-19.

Penyaluran bantuan ini diberikan bertahap pada 15 April hingga 17 April, pekan lalu. Pertamina menggandeng Satuan Tugas (Satgas) Insan Cita yang dibentuk oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Gowa Raya (Cagora) dalam penyaluran bantuan.

Unit Manager Communication & CSR MOR VII, Hatim Ilwan mengatakan jika banyak masyarakat yang harus berjuang lebih ekstra untuk memenuhi kebutuhan hidup akibat Covid-19. “Salah satu mereka yang terdampak akibat terbatasnya ruang gerak selama Covid-19 adalah pekerja harian atau informal,” kata Hatim.

Ia menambahkan jika para pekerja harian ini penghasilannya berkurang drastis bahkan tidak ada pemasukan sama sekali. “Mereka seperti buruh bangunan atau pekerja harian lainnya terdampak cukup besar karena keterbatasan ruang gerak,” ujarnya.

Karena itu, Pertamina dengan kemampuan dan kapasitas yang dimilikinya akan tetap berupaya memberikan manfaat yang optimal kepada warga yang saat ini harus berjuang lebih ekstra lagi di tengah pandemi Covid-19.

“Tentu kita senantiasa berharap Covid-19 ini segera berakhir dengan tetap mengedepankan dan menjaga rasa saling tolong menolong kita terhadap sesama,” pungkasnya.