Sekda Takalar Pimpin Rapat Panitia HUT Kemerdekaan RI ke-75

KabarMakassar.com — Sekretaris Daerah (Sekda) Takalar, H Arsyad memimpin rapat persiapan peringatan HUT RI ke-75 di ruang pertemuan Bagian Pemerintahakan Takalar, Selasa (11/8).

Pada kesempatan itu, H Arsyad mengatakan bahwa untuk rencana peringatan HUT RI 2020 sangat jauh dari tahun sebelumnya. Kata dia, hal ini sesuai dengan pedoman pelaksanaan yang dikeluarkan oleh Menteri Sekretariat Negara.

“Semua rangkaian perayaan peringatan HUT RI ke-75 harus mengikuti protokoler kesehatan minimal physical distancing,” kata H. Arsyad.

Kata dia, Pemkab Takalar menginovasikan bahwa pada pukul 11.17 Wita-11.30 Wita untuk di kantor-kantor baik instansi vertikal, BUMN, BUMD, camat, desa, lurah dan sekolah untuk mengumandangkan lagu Indonesia Raya.

“Saya harap pelaksanaan HUT RI ke-75 tahun dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19 tapi tidak menurunkan semangat kita untuk tetap melaksanakan dengan penuh kesederhanaan dan khidmat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda & Olahraga Takalar, Budiar Rosal mengatakan pelaksanaan upacara peringatan HUT RI ke-75 berlangsung sangat sederhana.

Kata dia, kegiatan itu nantinya akan disesuaikan dengan protokol kesehatan dan akan dilaksanakan di Lapangan Upacara Kantor Bupati Takalar dengan peserta masing-masing 10 orang.

“Untuk elaksanaan detik-detik proklamasi akan dilaksanakan secara virtual di Baruga Imannindori yang rencananya dihadiri Bupati Takalar, Wakil Bupati, Sekda Takalar serta Anggota Forkopimda Takalar” kata Budiar.

Kapolsek Pattallassang Sosialisasikan Tatanan Hidup Baru melalui Patroli Dialogis

KabarMakassar.com — Sosialisasi Tatanan Hidup Baru kepada warga masyarakat harus terus dilakukan dalam rangka memberikan pemahaman dan penekanan mengenai pentingnya pelaksanaan protokol kesehatan, karena besar kemungkinan masih adanya warga yang tidak memahami tentang protokol kesehatan dan bahkan jadi ironis bila ada warga yang tidak memperdulikan tentang bahaya Covid-19 sehingga membahayakan keselamatan diri dan lingkungannya.

Oleh karena itu melalui kegiatan patroli dialogis yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Pattallassang Polres Takalar, C bersama anggota menggelar sosialisasi tentang kepatuhan terhadap tatanan hidup baru, melalui protokol kesehatan dengan kewajiban menggunakan masker pada saat keluar rumah, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan dengan sabun, Senin (10/8)

Kapolsek Pattallassang AKP Chamiseng yang memimpin kegiatan patroli Dialogis tersebut menyasar siapa saja warga masyarakat yang ditemui dipinggir jalan.

” Kami dari Polsek Pattallassang Polres Takalar melaksanakan kegiatan patroli biru dengan agenda selain menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat juga memberikan himbauan dan penekanan kepada setiap warga agar mematuhi protokol kesehatan, kita tidak boleh bosan untuk mengingatkan warga, semoga dengan adanya kesadaran dari masyarakat maka penyebaran Covid-19 ini segera berakhir,” ungkap Kapolsek.

Pemkot Klaim Tingkat Keterpaparan Covid-19 Menurun

KabarMakassar.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar mengklaim terjadi penurunan pasien positif Covid-19. Hal itu disampaikan oleh Penjabat Walikota Makassar Rudy Djamaluddin.

Ia mengatakan jika penurunan itu adalah dampak penerapan Perwali nomor 36 tahun 2020. Menurutnya, penurunan ini berkat kerjasama yang baik dari seluruh unsur sehingga terjadi peningkatan kepatuhan masyarakat pada protokol kesehatan.

“Berkat sinergi yang sangat baik dengan seluruh unsur baik TNI, Polri dan masyarakat di dalam pelaksanaan Perwali ini. Alhamdulillah di berita juga telah di publish bahwa kita telah mengalami penurunan keterpaparan dan terpenting tingkat kepatuhan mengalami peningkatan,” kata Rudy, Jumat (7/8).

Rudy mengaku jika trend penurunan ini mulai terlihat sejak 3 pekan lalu yang mana sebelumnya jumlah keterpaparan Covid-19 di Kota Makassar mencapai 130 kasus.

“Angka keterpaparan warga kita kan berada di level 130 dan 150 kasus, per hari ini alhamdulillah kalau kita terakhir inikan 40, 60, 50 kasus dan Rt kita sebelumnya itu 1,2 sekarang sudah 0,9 nah ini adalah berkat kerjasama semua pihak,” jelasnya.

Meski demikian, Rudy mengatakan jika keberhasilan ini bukan berarti Pemkot Makassar akan melakukan pelonggaran terhadap penerapan protokol kesehatan di Kota Makassar.

“Kami ingatkan bahwa penurunan ini adalah bukan sesuatu hal yang membuat kita menjadi semakin lengah, tapi justru harus semakin ketat harus semakin ketat,” tegasnya.

Polsek Galut Terima Kunjungan Tim Monitoring Polres Takalar

KabarMakassar.com — Kapolsek Galesong Utara (Galut), AKP Haris Sumarsono menerima kunjungan dari tim monitoring evaluasi dan asistensi tahap II tahun 2020 yang dipimpin langsung Wakapolres Takalar Kompol H. Nasaruddin, Selasa (4/8) kemarin.

Pada kegiatan itu, tim monitoring, evaluasi dan asistensi Tahap II Tahun 2020 dari Polres Takalar tetap memperhatikan protokol kesehatan seperti pengecekan suhu badan dan pemakaian handsanitizer atau rajin melakukan cuci tangan.

Kunjungan rombongan tim dari Polres Takalar ini bertujuan untuk melakukan monitoring/evaluasi terkait pelayanan yang dilakukan oleh personil Polsek Galut yang meliputi aspek pelaksanaan dan pengendalian unit kerja di satuan fungsi opsnal Polsek Galut.

Terkait hal itu, AKP Haris Sumarsono mengucapkan selamat datang kepada tim monitoring/evaluasi dan asistensi tahap II tahun 2020 dari Polres Takalar yang dipimpin langsung oleh Wakapolres Takalar. “Selamat datang saya ucapkan kepada seluruh rombongan di Polsek Galut,” kata AKP Haris Sumarsono.

Sementara itu, Kompol H.Nasaruddi memberikan arahan kepada para Kanit dan Kasi serta penekanan terhadap Kanit Provost selaku pengawasan terhadap anggota agar mendukung kebijakan pimpinan dan senantiasa memberikan contoh yang baik kepada anggota serta memastikan tugas anggota di lapangan berjalan dengan baik.

“Fungsi Provost di Polsek menjadi salah satu fungsi terdepan dan merupakan salah satu wadah organisasi Polri yang bertanggungjawab atas pembinaan profesi dan pengamanan di lingkungan internal organisasi Polri,” kata Kompol H.Nasaruddin.

Gubernur Minta Warga Bersabar, Sholat Ied dengan Protokol Kesehatan

KabarMakassar.com — Gubernur Sulawesi Selatan, Prof HM Nurdin Abdullah berharap seluruh masyarakat Sulsel bersabar menjalani sholat Idul Adha dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dimasa pandemi Covid-19.

“Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, Laailaha Illallahu Allaahu Akbar, Allahu Akbar Walillaah Ilham. Pelaksanaan hari raya Idul Adha atau Idul Qurban tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya karena adanya pandemi covid-19,” ungkap Prof Nurdin Abdullah dalam sambutannya, pada sholat Idul Adha di Lapangan Jalan Lingkar Binamu Jeneponto, Jumat 31 Juli 2020.

Ia, menjelaskan tentu banyak dari masyarakat Sulsel khususnya di Jeneponto yang sudah merencanakan beribadah haji tahun ini, namun harus ditunda sementara karena pembatasan yang dilakukan pemerintah Arab Saudi.

“Jangan ki kecewa, percayalah Allah sudah mengatur yang terbaik untuk setiap umatnya. Saya berharap ditengah pembatasan berbagai aktifitas, tidak mengurangi esensi dari idul adha tahun ini. Tetap jalankan protokol kesehatan seperti cuci tangan, gunakan masker dan selalu jaga jarak adalah cara paling ampuh melindungi diri dari virus corona,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, ia menjelaskan kondisi Covid-19 di Sulsel khususnya angka kesembuhan pasien Covid 19 di Sulsel sangat tinggi. Menurutnya ini adalah hasil kerja keras dari seluruh pihak. Mulai dari tenaga kesehatan, relawan, kesiapan TNI serta POLRI yang menjadi salah satu garda terdepan dalam menjaga situasi tetap kondusif di masyarakat di tengah banyaknya tantangan yang harus dihadapi dilapangan.

Lebih lanjut dirinya, menguraikan, Pemprov Sulsel saat ini bersinergi dengan pemerintah kabupaten kota dan seluruh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) dalam mengambil kebijakan. Termasuk bagaimana program wisata duta Covid-19 di Sulsel.

“Program wisata duta Covid-19 merupakan intervensi yang paling banyak berperan dalam menekan penularan dan kurva epidemi di Sulsel,” katanya.

Apalagi, berdasarkan analisa data, program wisata duta Covid-19 telah mencegah potensi penularan sekitar 170 ribu kasus baru di masyarakat dan menghemat sekitar Rp 765 miliar biaya rumah sakit yang dapat muncul dari kasus berat yang membutuhkan perawatan.

“Program ini juga ikut memajukan UMKM dimana hotel dan catering dapat terus beroperasi di masa pandemi, serta berkontribusi terhadap tingginya tingkat kesembuhan di Sulsel. Dengan angka ini, maka sekitar 2.000 peserta telah menjadi alumni dan siap untuk menjadi edukator di lingkungan masing-masing,” tutupnya.

Basli Ali Sholat Idul Adha Bersama Warga dengan Protokol Kesehatan

KabarMakassar.com — Bupati Kepulauan Selayar, H. Muh. Basli Ali bersama warga melaksanakan sholat idul adha 1441 H di Lapangan Pemuda Benteng, Jumat (31/7).

Pelaksanaan sholat idul adha menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan masker karena Selayar masih berada dalam zona orange Covid-19.

Ketua Nahdatul Ulama Selayar, Drs. H. Mustari, M. dalam khutbahnya mengajak jamaah untuk bersikap sabar dan memelihara kedamaian hati ketika menerima ujian dan cobaan dengan mengangkat tema “Refleksi Idul Adha dan Ibadah Qurban dalam menghadapi ujian Pandemi Covid-19”.

“Sangatlah penting kita miliki apabila kita hubungkan dengan apa yang kita alami beberapa bulan terakhir, Allah SWT telah menguji kita dengan menyebarnya Covid-19 yang telah mendatangkan banyak korban meninggal, Nauzubillahi minzaalik,” kata H. Mustari

Ia mengingatkan pada jamaah untuk meningkatkan kesabaran, berikhtiar dan berdoa kepada Allah SWT. Kata dia, pemerintah telah berusaha secara maksimal meningkatkan kewaspadaan.

“Juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mengikuti dan melaksanakan protokol kesehatan sebagai upaya untuk melindungi diri dari wabah virus corona,” ungkapnya.

Sementara itu, Basli Ali mengucapkan atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Selayar, selamat hari raya idul adha 1441 hijriah kepada seluruh masyarakat Selayar.

“Berharap momentum hari raya qurban ini menjadikan kita pribadi yang semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT dan semakin meningkatkan kepedulian terhadap sesama,” kata Basli Ali.

Shalat Idul Adha, Pemkot Imbau Terapkan Protokol Kesehatan

KabarMakassar.com — Pemerintah Kota Makassar meminta kepada seluruh ummat muslim di kota Makassar agar menunaikan Shalat Idul Adha dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan. Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Makassar, Aswis Badwi menjelaskan bahwa pihaknya telah menyurat ke sejumlah pihak, baik itu organisasi Islam, toko agama, tokoh masyarakat, para Mubalig dan para pengurus masjid tentang pelaksanaan Shalat Id ditengah pandemi.

“ Kami sudah mengirim surat yang ditandatangani Pak Wali (Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin) yang ditujukan ke seluruh pihak terkait tentang pelaksanaan protokol kesehatan saat pelaksanaan Shalat Id nanti. Sejumlah poin-poin yang ditekankan diantaranya jamaah dalam kondisi sehat, membawa sajadah atau alat shalat masing-masing, serta menggunakan masker sejak keluar dari rumah dan selama berada di area tempat shalat” ujar Aswis Badwi di Balaikota Makassar, Selasa (28/7).

Selain itu menurut Aswis, juga di himbau untuk selalu menjaga kebersihan tangan dengan sering cuci tangan, menggunakan sabun atau Hand sanitizer, menghindari kontak fisik seperti bersalaman atau berpelukan, serta menjaga jarak antar jamaah minimal satu meter.

“Kita himbau untuk tidak mengikutkan shalat bagi anak-anak dan warga yang lanjut usia yang rentan tertular penyakit, serta orang dengan sakit bawaan yang mempunyai resiko tinggi terhadap Covid-19” lanjutnya.

Mantan Kabag Protokol ini juga mengingatkan agar pelaksanaan Shalat Id tahun ini tidak dilaksanakan dilapangan demi menghindari pengumpulan orang dalam jumlah besar.

“Jika dimasjid, titik kumpul jamaah tidak terlalu besar dsn lebih mudah di kontrol protokol kesehatannya” ujarnya.

Sementara itu, terkait penyelenggaraan penyembelihan hewan Qurban, Aswis menyebut sejumlah persyaratan yang harus di penuhi diantaranya pemotongan hewan Qurban dilakukan di area yang memungkinkan penerapan jarak fisik.

“Pada saat penyembelihan hewan Qurban kami minta agar hanya di hadiri oleh panitia dan pihak yang berqurban. Selain itu juga harus diatur pada saat melakukan pemotongan, pengulitan, pencacahan dan pengemasan daging. Sedangkan untuk pendistribusian daging Qurban dilakukan oleh panitia ke rumah Mustahik” lanjutnya.

Satgas Operasi Pendisiplinan Prokes Digelar Senin

KabarMakassar.com — Sesuai Perpres Nomor 82 Tahun 2020, Pemerintah Daerah Kabupaten Bulukumba membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kabupaten Bulukumba. Satgas yang diketuai oleh Dandim 1411 memiliki tugas operasional dalam upaya memutus mata rantai wabah Covid-19.

Rencananya Satgas akan melaksanakan operasi pendisiplinan protokol kesehatan (Prokes) yang dimulai pada Senin 27 Juli mendatang dan akan berlangsung selama 14 hari.

“Kita akan menggelar operasi khusus selama 14 hari untuk penegakan disiplin protokol kesehatan seperti penggunaan masker dan jaga jarak,” ungkap Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali saat rapat persiapan pelaksanaan operasi di Ruang Pola Kantor Bupati Bulukumba, Jumat 24 Juli 2020.

Selama operasi, tambah Bupati, akan diawali dengan sosialisasi, mengedukasi dan mengajak dan menghimbau masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Ia mengatakan, hasil dari operasi pendisiplinan itu akan dievaluasi dan menjadi rujukan pertimbangan untuk membuka sekolah pada bulan Agustus mendatang, yang tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan sebagaimana yang telah diatur dalam Peraturan Bupati Nomor 23 Tahun 2020 tentang Pedoman Operasional Protokol Kesehatan Dalam Wilayah Kabupaten Bulukumba.

“Kita akan tegas jika ada warga tidak disiplin menerapkan standar protokol kesehatan sebagai upaya memutus mata rantai Covid-19 di Bulukumba. Kalo ada yang melanggar kita beri sanksi moral sampai sanksi berat dengan pencabutan izin usaha,” ucapnya.

Sementara itu, Dandim 1411 Bulukumba, Letkol ARM Joko Triyanto mengatakan operasi yang akan dilakukan oleh Satgas ini untuk menekan penyebaran Covid-19. Dalam pelaksanaan operasi pihaknya melibatkan seluruh elemen seperti TNI Polri, Satpol PP, Dishub, BPBD, Dinkes, Kemenag, OKP dan Media/Pers.

Operasi yang menurunkan dua ratusan lebih personil gabungan itu akan dilakukan di beberapa tempat, seperti pasar, warung kopi, warung makan, pertokoan, masjid, dan tempat umum lainnya seperti Lapangan Pemuda.

Terkait sejumlah titik tersebut, Dandim tetap meminta saran masyarakat jika ada lokasi tambahan yang harus dijaga ketat dalam penerapan protokol kesehatan.

“Semua wilayah penting, namun yang prioritas untuk operasi adalah di kota karena aktifitas ekonomi terpusat di kota Bulukumba,” ungkapnya.

Selama operasi tersebut, tim akan bekerja memantau dan mengawasi penerapan protokol kesehatan di sejumlah titik yang telah ditentukan. Para pelanggar juga akan dicatat identitasnya untuk diberikan teguran atau pun sanksi.

Turut hadir dalam rapat persiapan operasi tersebut, Ketua Pengadilan Negeri Ketua Pengadilan Negeri, Khoiruman Pandi Kesuma Harahap, Kajari Hartam Ediyanto, Wakapolres Kompol Syarifuddin, Sekda Andi Bau Amal, beberapa Kepala OPD, Kepala Kemenag Ali Yafid dan sejumlah tokoh masyarakat pemuda dan pers.

Bupati Bantaeng Sidak AS di Wilayah Perkantoran

KabarMakassar.com — Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin didampingi Asisten I Bidang Pemerintahan, Hartawan Zainuddin, Asisten III Bidang Administrasi, Asruddin, sejumlah Kepala SKPD serta unsur TNI dan Polri melakukan inspeksi mendadak ke wilayah perkantoran di sekitar Jl. Andi Mannappiang. Sidak ini dilakukan guna memastikan seluruh ASN dan Non ASN menerapkan protokol kesehatan dengan baik.

Setiap memasuki area perkantoran, Ilham Azikin langsung menemui petugas yang ada di receptionis. Dia menekankan untuk tidak menyepelekan protokol kesehatan.

“Jangan sepelekan protokol kesehatan. Semua yang bersentuhan langsung dengan publik harus patuh dengan protokol kesehatan,” kata dia.

Protokol kesehatan sendiri adalah menggunakan masker, menyediakan wastafel umum untuk mencuci tangan, serta senantiasa menjaga jarak.

Ini merupakan salah satu bentuk pencegahan agar penyebaran Covid-19 tidak terlalu meluas, oleh karena itu seluruh ASN dan Non ASN diminta untuk tertib memperhatikan dan menerapkan protokol kesehatan.

Beberapa kantor yang menjadi sasaran antara lain, Kantor Pelayanan Pajak Pratama, Kantor Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Kantor Pertanahan Kabupaten Bantaeng, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Badan Kepegawaian dan Peningkatan SDM, Kantor Dinas PMD, PP dan PA, Kantor Dinas Pariwisata, Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kantor Kementerian Agama Kab. Bantaeng, serta Ruang Pelayanan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah.

Juru bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bantaeng, Andi Ihsan mengatakan, tim akan terus bergerak untuk melakukan upaya sosialisasi protokol kesehatan. Sejauh ini, selain perkantoran, sosialisasi juga dilakukan di sejumlah tempat umum seperti pasar dan mini market.

Dia menambahkan, sosialisasi ini perlu untuk terus digalakkan. Menururnya, upaya pencegahan Corona ini hanya bisa maksimal jika ada kesadaran masyarakat.

“ini untuk membangun kesadaran akan pentingnya protokol kesehatan,” jelas dia.

Pemkab Selayar Laksanakan Pendidikan dengan Protokol Kesehatan

KabarMakassar.com — Proses pelaksanaan pendidikan di Kabupaten Selayar terus berjalan di tengah pandemi Covid-19. Hal ini sesuai dengan keputusan Menteri Pendidikan yang tidak mengubah kalender akademik pendidikan.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Selayar melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah memulai kegiatan belajar mengajar pada 16 Juli 2020 mendatang sebagai awal dimulainya tahun ajaran baru 2020/2021.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Selayar, Drs. Mustakim KR MM.Pd mengatakan tahun ajaran baru kali ini dilaksanakan tidak seperti biasanya melihat kondisi nasional saat ini.

“Seperti kita ketahui anak-anak atau siswa-siswi termasuk kelompok yang sangat rentan terhadap Covid-19,” kata Mustakim.

Karena itu, kegiatan belajar mengajar akan dijalankan di rumah dengan cara daring (online) dan Luring (ofline) dengan maksimal enam siswa.

“Ini sesuai dengan arahan Menteri Pendidikan dan Keputusan bersama empat menteri bahwa daerah yang bukan berada di zona hijau tidak dianjurkan melaksanakan kegiatan di sekolah,” ujarnya.

Untuk itu, ia menghimbau kepada orang tua murid dan guru-guru untuk membimbing dan mendidik siswa siswi dengan memprioritaskan keselamatan, agar proses belajar mengajar berlangsung dengan baik aman dan lancar.

Sementara itu, Bupati Selayar, Basli Ali meminta kepada seluruh lapisan masyarakat agat tetap mematuhi protokol kesehatan dengan melakukan social distancing tetap memakai masker dan rajin mencuci tangan.

“Jaga kerja sama dengan baik antara masayarakat dan pemerintah dengan mematuhi himbauan pemerintah,“ kata Basli Ali.

Sebelumnya, Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid–19 Selayar menyatakan bahwa Selayar masih berada pada zona orange pandemi Covid–19.