Gubernur Sebut Prof Radi A Gani Sosok Paripurna

KabarMakassar.com — Berpulangnya Prof Radi A Gani pada Kamis (13/2) dini hari tadi, menjadi duka bagi civitas akademika Universitas Hasanuddin, termasuk Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah yang juga merupakan Guru Besar Fakultas Kehutanan Unhas.

Nurdin yang pertama kali mendengar kabar duka tersebut sedang berada di Soppeng melakukan kunjungan kerja, bergegas ke Makassar.
Nurdin mengaku punya kesan mendalam terhadap Rektor Unhas periode 1997-2006 dan Bupati Wajo periode 1985-1993 itu.

“Prof Radi A Gani sosok yang paripurna. Dulu beliau aktif sebagai dosen di Fakultas Pertanian, Sosial Skonomi, setelah itu oleh Prof. Amiruddin meminta menjadi bupati di Wajo, setelah Wajo, diminta lagi ke kampus menjadi rektor, jadi paripurna beliau,” kata Nurdin.
Saat memimpin Wajo, lanjut Nurdin, Radi menjadi salah satu bupati yang mampu mengaktifkan sawah tadah hujan di sana dengan proyek Pompanosasi.

Menurut Nurdin, dirinya terakhir berkomunikasi dengan Prof Radi di sebuah kesempatan sebelum almarhum sakit.

“Saaat itu beliau menyatakan, saya bangga kamu bisa lebih dari saya,” ujarnya.

Sebelumnya dikabarkan, PRof. Radi A Gani menghembuskan nafas terakhirnya di Ruang ICU Rumah Sakit Unhas Makassar, Kamis (13/2) pukul 02.13 WITA dinihari tadi.

Kabar meninggalnya Guru Besar Fakultas Pertanian Unhas ini beredar di sejumlah grup Whatsapp kalangan civitas akademika Unhas, Kamis (13/2) pagi.

“Innalihali wainna ilahi roji’un. Allahummagfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fuanhu. Telah berpulang ke rahmatulaah Bapak Prof. Rady A Gani di ruang ICU RS Unhas Makassar pada pukul 02.13 dinihari, Kamis (13/2/2020),”

Jenazahnya disemayamkan di rumah duka di Jalan Perintis Kemerdekaan KM 18, Makassar (depan Indogrosir, Sudiang). Rencananya, jjenazah akan dikebumikan siang ini (ba’da dzuhur) di Pemakaman Pate’ne Pekuburan Unhas.

Sekadar diketahui, selain pernah menjabat sebagai Bupati Wajo dan Rektor Unhas, almarhum Prof Rady A Gani juga pernah dipercaya menjadi anggota Dewan Perimbangan Presiden (Wantimpres) di era kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Prof Rady A Gany Mantan Rektor Unhas Berpulang

KabarMakassar.com – Innalilahi Wainnailahi Roji’un, kabar duka menyelimuti keluarga besar civitas akademika Universitas Hasanuddin (Uhas) Makassar. Prof Rady A Gani berpulang ke Rahmatullah.

Rektor Unhas periode 1997-2006 itu menghembuskan nafas terakhirnya di Ruang ICU Rumah Sakit Unhas Makassar, Kamis (13/2) pukul 02.13 WITA dinihari tadi.

Kabar meninggalnya Guru Besar Fakultas Pertanian Unhas ini beredar di sejumlah grup Whatsapp kalangan civitas akademika Unhas, Kamis (13/2) pagi.

“Innalihali wainna ilahi roji’un. Allahummagfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fuanhu. Telah berpulang ke rahmatulaah Bapak Prof. Rady A Gani di ruang ICU RS Unhas Makassar pada pukul 02.13 dinihari, Kamis (13/2/2020),”

Jenazah Bupati Wajo periode 1985-1993 kini disemayamkan di rumah duka di Jalan Perintis Kemerdekaan KM 18, Makassar (depan Indogrosir, Sudiang). Rencananya, jjenazah akan dikebumikan siang ini (ba’da dzuhur) di Pemakaman Pate’ne Pekuburan Unhas.

Sekadar diketahui, selain pernah menjabat sebagai Bupati Wajo dan Rektor Unhas, almarhum Prof Rady A Gani juga pernah dipercaya menjadi anggota Dewan Perimbangan Presiden (Wantimpres) di era kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil Presiden Jusuf Kalla.